Uang Kartal: Pengertian, Dasar Hukum, Jenis-jenis, dan Kelebihan & Kelemahannya

Default

Uang merupakan alat transaksi yang diterbitkan oleh bank sentral di suatu negara. Secara hukum, masyarakat wajib menerima uang riil alias uang kartal setiap melakukan transaksi di negara tersebut.

Berbeda dengan uang giral yang punya keterbatasan ketika bertransaksi, uang kartal punya bentuk fisik dan legalitas sah sebagai alat pembayaran resmi di seluruh wilayah negara.

Sebenarnya apa itu uang kartal dan kepentingannya bagi kita dalam kehidupan sehari-hari? Yuk, simak penjelasan dari Jaka terkait uang kartal sampai tuntas!

Apa Itu Uang Kartal?

Berikut Yang Mencetak Uang Kartal Ri Adalah Bank Indonesia 3bcd6

Uang kartal adalah uang kartal merupakan uang nyata (real money) alias uang tunai (cash) yang diterbitkan oleh bank sentral atas izin negara dan punya kekuatan hukum yang mempermudah aktivitas perdagangan di suatu negara.

Uang kartal merupakan alat transaksi atau pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat dalam bertransaksi jual beli setiap hari.

Uang kartal bisa berupa uang kertas maupun logam, dicetak dan diedarkan oleh Bank Indonesia selaku bank sentral NKRI.

Menilik Undang-undang Uang Pasal 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, pengertian uang adalah mata uang sah (Rupiah) yang diterbitkan oleh bank sentral Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang wajib digunakan di wilayah negara penerbitnya.

Uang kartal berbeda dengan uang giral, dimana uang giral biasanya tidak memiliki bentuk fisik.

Meskipun dalam kehidupan kita sehari-hari sudah sering menggunakan uang elektronik yang juga memiliki mata uang rupiah untuk mempermudah transaksi, uang kartal tetap harus ada dan beredar di masyarakat.

Jenis-jenis Uang Kartal

Gambar Dan Pengertian Uang Kartal 64ebe

Uang kartal (cash money) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) ada dua jenis, yaitu uang logam dan uang kertas.

Berdasarkan UU Pokok Bank Sentral No. 13 Tahun 1968 pasal 26 ayat, Bank Indonesia adalah satu-satunya pihak yang punya hak untuk menerbitkan uang logam dan uang kertas (hak oktroi) di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, UU Pokok Bank Indonesia No. 11 Tahun 1953 menjelaskan bahwa terdapat dua jenis uang kartal yang punya karakteristik tertentu, yaitu uang negara berupa uang berbahan plastik yang diterbitkan oleh pemerintah dan uang bank yang diterbitkan oleh bank sentral (Bank Indonesia) berupa uang kartal (uang kertas dan uang logam).

Ngomong-ngomong karakteristik uang kartal, kamu bisa pelajari penjelasan Jaka secara lengkap berikut ini, ya.

1. Uang Logam

Uang logam adalah uang yang punya nilai intrinsik (nilai bahan) dan nilai tukar yang kamu bisa gunakan dan menukarnya dengan barang tertentu.

Nah, soal bahan baku uang logam, jenis uang kartal ini menggunakan bahan emas atau perak dengan cetakan tertentu.

Penggunaan uang logam Indonesia juga sering kamu temukan di pasaran, nih. Contohnya, uang logam pecahan Rp50, Rp100, Rp200, Rp500, dan Rp1.000 yang tercantum nama Bank Indonesia.

Terdapat juga beberapa uang logam edisi khusus dari bahan emas dengan nominal khusus yang dicetak untuk merayakan peringatan-peringatan penting di Indonesia.

Contohnya adalah Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970 dengan nilai pecahan Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp25.000, dan Rp300.000 atau Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Presiden RI/1995 dengan nilai pecahan Rp850.000.

Hanya saja, berbeda dengan uang logam pecahan Rp1.000 ke bawah, uang logam edisi khusus ini tidak dipergunakan di masyarakat dan lebih berfungsi sebagai koleksi.

2. Uang Kertas

Berbeda dengan uang logam yang punya nilai intrinsik, uang kertas adalah jenis uang kartal yang terbuat dari kertas khusus dilengkapi gambar dan cap tertentu pada permukaannya.

Nah, pecahan uang kertas yang seringkali kamu lihat untuk jenis uang kartal ini di Indonesia adalah pecahan uang Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000.

Sama seperti uang logam, ada juga uang kertas edisi khusus yang diterbitkan oleh BI untuk memperingati peringatan penting di Indonesia.

Contohnya adalah uang kertas Rp75.000 edisi peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke-45 yang diterbitkan 17 Agustus 2020 kemarin.

Kelebihan dan Kelemahan Uang Kartal

Jenis Uang Kartal Untuk Transaksi 8a68a

Meski menjadi alat tukar yang sah dan wajib kamu gunakan suatu negara, uang kartal juga punya kelebihan dan kelemahan tersendiri. Itulah sebabnya uang giral diterbitkan oleh bank umum.

Biar bisa lebih mengerti apa saja kelebihan dan kelemahan uang kartal, Jaka sudah siapkan penjelasannya yang bisa kamu pelajari di bawah ini, ya.

Kelebihan Uang Kartal

  1. Alat pembayaran yang punya nilai intrinsik (uang logam) dan resmi yang dijamin oleh bank sentral.
  2. Peredaran uang kartal selalu dipantau oleh penerbitnya.
  3. Bisa digunakan di seluruh wilayah negara.
  4. Ketika terjadi kerusakan, bank sentral bertanggungjawab mencetak ulang.
  5. Alat hitung kekayaan.

Kelemahan Uang Kartal

  1. Merepotkan kalau dibawa atau disimpan dalam jumlah besar.
  2. Mudah rusak untuk jenis uang kertas.
  3. Risiko hilang tinggi, khususnya untuk uang logam.
  4. Sumber bakteri dan kuman karena banyak tersentuh tangan.
  5. Umumnya hanya berlaku di satu negara, kecuali mata uang dollar AS dan Euro yang biasa digunakan sebagai mata uang internasional.

Akhir Kata

Itulah penjelasan khusus untuk uang kartal agar kamu lebih mengerti beberapa jenis uang kartal sebagai alat pembayaran yang resmi dan wajib digunakan di suatu negara.

Semisal kamu punya teman yang sedang belajar dasar-dasar keuangan, boleh banget artikel ini dibagikan kepada mereka untuk menambah wawasan.

Baca juga artikel Investasi lainnya dari Nabila Ghaida Zia

ARTIKEL TERKAIT
Apa Itu Saham Ipo 9df71
Kupas Tuntas Apa Itu Saham, Jenis, Risiko, dan Istilah Lainnya, Newbie Masuk!
Investasi Dollar 0ee91
Investasi Dollar: Tips & Instrumen Penghasil Dollar Tercepat & Terbaru 2021
Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga A28f4
6 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Boros, Keluarga Cermat!
Flexi Cash Jenius 5b9eb
Flexi Cash Jenius: Cara Mendapatkan & Menggunakan Flexi Cash Terbaru 2021
Banner1 6bdb1
Mengenal Jenis dan Investasi Obligasi Sebelum Membelinya
Deposito Berjangka Adalah 37f0e
Strategi Deposito: Pengertian Deposito Berjangka, Manfaat & Cara Memilihnya
Obligasi Ritel Indonesia 35bb8
Obligasi Ritel Indonesia (ORI): Pengertian, Keuntungan, Risiko, dan Cara Membelinya
Rumah Kpr Adalah 97495
Mengenal KPR: Pengertian, Jenis, dan Syarat Pengajuannya Sebelum Membeli Rumah
Kpr Syariah 161b3
KPR Syariah Tanpa Riba: Pengertian, Jenis Akad, Syarat, dan Cara Mengajukannya
Belajar Trading Forex Untuk Pemula 8ab24
Panduan Belajar Trading Forex untuk Pemula | Mudah dan Menguntungkan
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal