Pada gelaran Gamescom tahun ini di Koln, Jerman, Mercedes-Benz mengumumkan kemitraan dengan Boosteroid. Boosteroid adalah sebuah layanan cloud gaming yang menyajikan game-game triple-A dari platform populer seperti Steam dan Epic Games.
Dilansir dari ArenaEV, Rabu (28/8/2024), saat ini, Boosteroid memiliki lebih dari 1.000 judul dalam koleksinya yang dapat dimainkan di berbagai perangkat, termasuk PC, laptop, smartphone, dan smart TV.
Mercedes berencana menghadirkan pengalaman bermain game ini ke dalam kendaraan listrik mereka dengan memanfaatkan keahlian Boosteroid. Di booth SK Gaming, pengunjung dapat mencoba game-game ini melalui mobil Mercedes E-Class yang dipamerkan.
Layanan gaming ini akan tersedia untuk pemilik kendaraan yang telah memilih Paket Hiburan MBUX Plus dan sistem infotainment MBUX generasi ketiga. Namun, mode gaming ini hanya dapat diakses saat mobil dalam keadaan berhenti dan memerlukan koneksi kontroler game atau smartphone melalui Bluetooth.
Layar Mobil Jadi Arena Baru Gamer
Melansir TechRadar, Rabu (28/8/2024), layar infotainment mobil tampaknya akan menjadi arena baru dalam menarik minat gamer. Para gamer dapat melakukan streaming dan berkompetisi dalam ribuan judul game di dalam kendaraan mulai awal tahun depan.
Mercedes tak sendirian, Volkswagen juga menjadi produsen otomotif terbaru yang mengumumkan kolaborasi dengan platform gaming mobile AirConsole. Nantinya, pengemudi dan penumpang untuk melakukan streaming berbagai judul game saat kendaraan berhenti.
BMW Group telah menjalin kemitraan dengan AirConsole sejak tahun 2022. Mereka telah mulai memperkenalkan dukungan aplikasi di berbagai model BMW dan Mini, termasuk Mini listrik terbaru yang baru-baru ini diuji.
Waktu henti saat menunggu pengisian baterai pada mobil listrik memberikan kesempatan ideal untuk bermain game. AirConsole menawarkan berbagai permainan seperti Overcooked, kuis trivia Who Wants to be a Millionaire?, serta beberapa judul balapan dan teka-teki untuk mengisi waktu.
Di sisi lain, kabarnya Tesla malah beralih dari menyediakan game AAA di kendaraan mereka. Pabrikan otomotif milik Elons Musk itu menghentikan dukungan untuk game Steam pada Model S dan Model X tahun ini. Belum ada kepastian apakah hal ini akan berlanjut pada Model Y atau Model 3.
Ada spekulasi bahwa Tesla mungkin menghentikan dukungan ini karena kasus-kasus terkait gangguan pengemudi dan teknologi Full Self-Driving mereka, meskipun sistem tersebut hanya aktif saat kendaraan dalam posisi parkir. Alternatifnya, tindakan ini bisa jadi merupakan langkah penghematan biaya oleh Elon Musk.
Baca artikel dan berita menarik lainnya dari JalanTikus di Google News

