Kabar mengejutkan datang dari rumah tangga komedian dan presenter ternama, Irfan Hakim. Sang istri, Della Sabrina Indah Putri, mengaku mengizinkan suaminya untuk menikah lagi, namun dengan satu syarat wajib.
Irfan Hakim, yang dikenal luas sebagai aktor, pembawa acara, dan pelawak kenamaan, kerap menjadi perbincangan publik. Kariernya yang gemilang di dunia hiburan Tanah Air membuatnya sering tampil sebagai pembawa acara di berbagai program televisi swasta.
Tak heran, kehidupan pribadi Irfan Hakim juga sering disorot, termasuk rumah tangganya dengan Della Sabrina Indah Putri, putri seorang jenderal, yang dinikahinya pada 7 Juli 2007.

Selama ini, rumah tangga Irfan dan Della dikenal harmonis dan jauh dari gosip. Mereka dikaruniai lima anak: Aisha Maydina Hakim, Rakana Hakim, Raina Hakim, Chafidz Djalu Hakim, dan Dzaky Mohammed Hakim. Kehidupan mereka yang adem ayem menambah kebahagiaan keluarga ini.
Namun, baru-baru ini, Della membuat pengakuan mengejutkan saat tampil di acara FYP yang disiarkan melalui kanal YouTube Trans7 Official pada Senin (17/6/2024). Dalam acara tersebut, Irfan Hakim menanyakan kepada Della apa yang akan dilakukannya jika Irfan menikah lagi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Della mengungkapkan bahwa dia sebenarnya pernah memberikan izin kepada Irfan untuk menikah lagi.
"Aku udah pernah nanya sih, 'Ayah kalau ayah mau nikah lagi aku mah gak apa-apa'," ujar Della.
Meski begitu, Irfan dengan tegas menolak ide tersebut.
"'Tapi ayah sanggup gak?' dianya (Irfan Hakim) terus jawab 'Aku mah gak sanggup'," lanjut Della.

Irfan pun mengungkapkan alasannya. "Ya nggak sangguplah," jawab Irfan.
"Ya dianya aja satu belum beres diurusin," tambah Della.
Irfan menjelaskan bahwa satu istri saja sudah cukup membuatnya sibuk dan belum bisa memberikannya waktu dan kebahagiaan yang maksimal.
"Satu aja belum diberikan waktu dengan baik, satu aja belum bisa dibahagiakan. Gak usahlah sok-sokan nambah-nambah bikin repot," tutup Irfan.

Pengakuan ini menggambarkan betapa kuat dan realistisnya hubungan mereka, menunjukkan bahwa meskipun terbuka untuk diskusi, mereka tetap memilih untuk fokus pada kebahagiaan dan kesejahteraan satu sama lain serta keluarga mereka.

