Bukan Lagi Sekadar Mimpi, Semua Orang Bisa Terbang ke Luar Angkasa! Harga Tiketnya Rp 860 Miliar!

Default

Pada Kamis (18/1/2024) sore waktu setempat, empat astronot dari Turki, Swedia, Italia, dan Amerika Serikat meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dari pangkalan Kennedy Space Center NASA di Cape Canaveral, Florida. Mereka memanfaatkan pesawat luar angkasa SpaceX, Crew Dragon, milik Elon Musk, dalam penerbangan komersial Axiom Space.

BACA JUGA
  • Cara Cek Saldo PKH lewat HP 2023, Praktis Cuma Butuh 5 Menit!
  • 9 Cara Melacak Lokasi dan Identitas Orang Lain Pakai WhatsApp

Uji Coba di Luar Angkasa Selama 14 Hari

Keempat astronot, semua berlatar belakang pilot militer, akan berada di luar angkasa selama 14 hari. Misi mereka difokuskan pada 30 eksperimen untuk memahami dampak penerbangan luar angkasa terhadap kesehatan dan penyakit manusia.

Harga Tiket Rp 80 Miliar

Misi Axiom-3 menandai kolaborasi ketiga antara Axiom Space, NASA, dan SpaceX dalam dua tahun terakhir. Perbedaannya kali ini adalah semua penumpangnya didanai oleh pemerintah masing-masing dengan harga tiket sekitar 55 juta dollar AS atau sekitar Rp 860 miliar.

Baca Juga: Download Aplikasi Whatsapp Sniffer Versi 1.0.3, Sadap WA Orang Lain Tanpa Ketahuan!

Sempat Tertunda

Sebelumnya, perjalanan antariksa ini direncanakan bakal terwujud pada adalah Rabu (17/1/2024) lalu. Namun, peluncuran terpaksa ditunda karena masalah parasut pada kapsul Crew Dragon. Tim SpaceX bekerja keras sepanjang akhir pekan untuk menyelesaikan pemeriksaan akhir sebelum peluncuran.

Sejarah Baru: Astronot Pertama dari Turki

Misi ini menandai tonggak sejarah bagi Turki, dengan Alper Gezeravci menjadi astronot pertama dari negara tersebut. Bersama dengan astronot dari Italia, Swedia, dan Axiom Space, mereka membawa cendera mata medali Hadiah Nobel dari Swedia, pasta fusili dari Italia, dan tanda-tanda budaya nomaden dari Turki.

Baca Juga: 7 Cara Mengetahui Dia Chat dengan Siapa Saja di WhatsApp, Aman Dilakukan?

Bisnis Komersial dan Era Baru Eksplorasi Angkasa

Axiom Space, berbasis di Houston, AS, menjalankan bisnis komersial dengan mengirimkan astronot ke orbit Bumi dengan dukungan pemerintah asing atau perusahaan swasta. Misi Axiom dirancang untuk menawarkan penerbangan ke ISS kepada siapa pun yang mampu membeli tiket.

Peran SpaceX dan NASA

SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, menyediakan kendaraan peluncuran dan kapsul awak Axiom berdasarkan kontrak. NASA, selain menyediakan lokasi peluncuran di Cape Canaveral, juga bertanggung jawab atas para astronot setelah mereka tiba di ISS.

Baca Juga: Cara Sadap WA Terbaru 2023 Lewat Internet, Tanpa Aplikasi dan Anti Ketahuan!

Pandangan ke Masa Depan: Stasiun Luar Angkasa Komersial

Axiom Space, yang dipimpin oleh mantan manajer program ISS NASA, tengah membangun stasiun luar angkasa komersial sebagai pengganti ISS yang berusia 25 tahun. ISS dijadwalkan dipensiunkan oleh NASA pada tahun 2030, dan Washington membuka pintu bagi stasiun luar angkasa swasta untuk mengambil alih.

Bacaan Menarik Lainnya

Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal