Kamu pasti tidak akan percaya apa yang dialami oleh seorang laki-laki asal Nias bernama Azzam Abdillah Ramadhan. Melalui tayangan iklan bulan suci Ramadhan di televisi, ia akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam sebagai mualaf. Kisahnya yang unik ini berhasil mengundang perhatian banyak orang.
Sebelumnya, Azzam adalah seorang pemeluk agama Protestan yang taat beribadah. Namun, semenjak duduk di kelas SMP, ketertarikan Azzam pada agama Islam mulai tumbuh. Ia mengakui bahwa iklan-iklan bulan puasa yang sering ditayangkan di televisi menjadi salah satu faktor penting dalam keputusannya.
"Iklan-iklan bulan puasa itu menunjukkan kebersamaan dan semangat dalam menjalankan ibadah. Saya tergerak hati melihat obor saat sahur dan barisan sholat berjamaah," ungkap Azzam dalam wawancara dengan YouTube Ngaji Cerdas.
Baca Juga: Pinjol Tanpa KTP yang Legal dan Terpercaya, Langsung Cair ke DANA Tanpa Jaminan!
Namun, lingkungan sekitar yang mayoritas pemeluk agama Kristen membuat Azzam kesulitan untuk menjalani minat barunya tersebut. Untunglah, ketika ada ustaz datang ke kampung halamannya untuk berdakwah, Azzam memiliki kesempatan untuk belajar lebih lanjut tentang Islam.
Pada tahun 2012, Azzam akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam dan mengucapkan syahadat. Namun, di daerahnya tidak ada sumber pengetahuan yang memadai tentang Islam. Untuk memperdalam pemahamannya, Azzam pun memutuskan pergi ke Jakarta dan belajar bersama Ustaz Abdul Aziz.
Baca Juga: 45+ Aplikasi Penghasil Uang Resmi Terbaru Langsung Cair ke DANA 2024, Membayar & Terdaftar di OJK!
Meskipun perjalanannya tidak mudah, Azzam berhasil mendapatkan bantuan donasi agar bisa menuntut ilmu di pesantren di Jakarta.
Kisah Azzam yang unik ini menginspirasi banyak orang. Baginya, iklan-iklan bulan Ramadhan bukan hanya sekadar tayangan biasa, tetapi juga menjadi jalan baginya untuk menemukan jati diri dan menjalani hidup dengan penuh keyakinan.
Baca Juga: 10+ Aplikasi Pinjol Cair ke DANA 2024, Resmi Terdaftar OJK Langsung Acc!
Jadi, dari kisah inspiratif ini kita dapat belajar bahwa kadang-kadang hal-hal kecil seperti iklan televisi dapat memiliki dampak besar dalam hidup seseorang.
Dalam kelanjutan kisahnya, Azzam menceritakan saat anak pamannya pulang kampung ke Nias dan menanyakan kepadanya tentang keputusannya menjadi mualaf. Walaupun sudah memberikan penjelasan, Azzam merasa ada ketidakpuasan dalam pemahamannya. Suatu hari, seorang ustaz tiba di kampungnya untuk menyampaikan dakwah. Setelah belajar dan mengajukan pertanyaan kepada ustaz tentang Islam, Azzam akhirnya memantapkan niatnya untuk memeluk Islam pada tahun 2012.
"Dengan tekad yang bulat, pada tanggal 25 Ramadhan saya memutuskan untuk memeluk Islam ketika saya masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Saya mengumumkan keputusan tersebut dan akhirnya disyahadatkan," paparnya.
Baca Juga: 6 Cara Pinjam Uang di DANA, Mudah & Cepat dengan Limit sampai Rp10 Juta!
Meskipun sudah menjadi penganut Islam, Azzam merasa kesulitan dalam mendalami pengetahuan Islam lebih lanjut. Daerahnya yang minim informasi mengenai Islam menjadi kendala. Oleh karena itu, Azzam memilih untuk pergi ke Jakarta dan menimba ilmu bersama Ustaz Abdul Aziz. Meskipun sempat bingung mengenai biaya, namun berkat adanya donasi, Azzam dapat melanjutkan perjalanannya ke Jakarta untuk menuntut ilmu di pesantren.
Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News
Artikel Menarik Lainnya:

