Asteroid yang Mampu Hancurkan Benua Kemungkinan Menabrak Bumi, Paling Cepat Oktober 2024

Default

Sebuah asteroid yang sebelumnya hilang dari pantauan ilmuwan selama satu dekade telah kembali muncul dan menimbulkan potensi ancaman terhadap Bumi. NASA baru-baru ini mengonfirmasi keberadaan asteroid FT3 2007, yang awalnya ditemukan pada tahun 2007 namun kehilangan jejak penerbangannya.

FT3 2007 diberi label sebagai "asteroid yang hilang" setelah ilmuwan kehilangan pelacakan terhadapnya. NASA menyatakan bahwa asteroid ini memiliki kemungkinan sangat kecil, sekitar 0,0000096 persen, untuk menabrak Bumi pada tanggal 3 Maret 2030. Namun, perkiraan lain mengindikasikan peluang 0,0000087 persen, atau 1 dari 11,5 juta, untuk benturan pada 5 Oktober 2024.

Potensi dampak asteroid ini, jika terjadi, diperkirakan dapat melepaskan energi setara dengan ledakan 2,6 miliar ton TNT. Meskipun dapat menyebabkan kerusakan regional, dampaknya tidak cukup untuk menciptakan peristiwa global yang berdampak parah seperti kepunahan dinosaurus.

Sementara FT3 2007 menimbulkan kekhawatiran, NASA menyoroti asteroid lain sebagai ancaman yang lebih signifikan, yaitu asteroid 29075 (1950 DA). Asteroid ini, yang pertama kali terlihat pada tahun 1950, hilang dari pantauan selama 50 tahun sebelum akhirnya ditemukan kembali.

Asteroid 29075 memiliki potensi menabrak Bumi pada 16 Maret 2880 dengan peluang 0,0029 persen, atau 1 dalam 34.500. Ancaman ini dianggap lebih serius karena asteroid tersebut bisa melepaskan energi setara dengan 75 miliar ton TNT, cukup untuk mengakhiri keberlangsungan hidup umat manusia.

Meskipun perhitungan ini memberikan gambaran potensial, para ilmuwan terus memantau dan mengkaji asteroid-asteroid ini untuk memahami dampak sebenarnya dan mengembangkan strategi untuk melindungi Bumi dari ancaman luar angkasa.

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal