CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2025 2026 akhirnya resmi memasuki babak yang paling dinanti-nantikan oleh para penggemar esports FPS di kawasan Asia Tenggara. Kompetisi ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan panggung pembuktian bagi tim-tim elit untuk menunjukkan dominasi mereka dalam game legendaris yang kini hadir di perangkat mobile. Jaka yakin banget, buat kamu yang ngaku jago nembak di dalam game, pasti nggak mau ketinggalan aksi seru dari turnamen bergengsi ini.
Setelah melalui serangkaian kualifikasi yang ketat sejak akhir tahun lalu, kini saatnya kita menyaksikan bentrokan strategi tingkat tinggi dari negara-negara tetangga. CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2025 2026 ini menjadi momentum penting karena merupakan kejuaraan regional perdana yang akan menentukan siapa raja CrossFire: Legends pertama di Asia Tenggara. Penasaran siapa saja perwakilan Indonesia dan bagaimana format pertandingannya? Simak ulasan lengkap Jaka di bawah ini ya, Gengs!
Era Baru Esports FPS Mobile di Asia Tenggara

Bulan Januari 2026 ini menjadi tonggak sejarah baru karena CFLC resmi memasuki fase regional Asia Tenggara. Ajang ini mempertemukan tim-tim terkuat dari lima negara sekaligus, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Kompetisi ini diadakan sepenuhnya secara daring alias online, jadi para atlet esports bisa bertanding dari negara masing-masing namun tetap dalam satu arena digital yang panas.
Nggak main-main, total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini mencapai angka yang fantastis, Gengs. Total prize pool yang disiapkan adalah sebesar USD 70.000 atau setara dengan Rp1,1 Miliar. Hadiah sebesar ini tentu menjadi motivasi ekstra bagi para pro player untuk mengerahkan kemampuan terbaik mereka demi mengharumkan nama bangsa dan tentu saja, membawa pulang cuan yang melimpah.
Kilas Balik Perjalanan Menuju Panggung Utama
Sebelum sampai ke tahap regional yang seru ini, perjalanan panjang sudah dilalui oleh para peserta. Turnamen ini sebenarnya sudah dimulai sejak November 2025 lalu dengan sistem kompetisi yang sangat terstruktur. Semuanya diawali dengan babak CFLC Open Qualifiers pada 20 23 November 2025 yang terbuka untuk tim-tim dari Indonesia, Filipina, Thailand, dan Malaysia.
Persaingan makin memanas ketika empat tim terbaik dari masing-masing negara melaju ke babak National Qualifiers pada 10 14 Desember 2025. Di sini, mereka harus berhadapan dengan tim profesional undangan untuk memperebutkan hadiah fase nasional sebesar USD 24.600 atau sekitar Rp411 juta.
Antusiasme penonton juga luar biasa, lho. Tercatat lebih dari 56.000 penonton menyaksikan siaran langsung babak final nasional tersebut. Puncaknya, babak National Qualifier Finals digelar pada 20-21 Desember 2025, yang akhirnya menyaring dua tim terbaik dari setiap negara untuk mewakili merah putih mereka di kancah Asia Tenggara.
Daftar Tim Elite dan Jadwal Group Stage
Nah, ini dia bagian yang paling kita tunggu-tunggu. Fase regional berlanjut ke babak CFLC Group yang berlangsung cukup panjang, mulai dari 7 Januari hingga 1 Februari 2026. Ada sepuluh tim yang siap saling sikut demi poin kemenangan.
Berikut adalah daftar tim yang bertanding di fase grup:
- Indonesia: EVOS dan PRMX
- Filipina: KDM dan VF
- Thailand: eArena dan FullSense
- Malaysia: TXD dan O2
- Vietnam: EVO dan HF
Format pertandingannya pun bervariasi untuk menguji konsistensi dan mental para pemain. Pertandingan akan dimainkan dengan format Best of One (BO1), Best of Three (BO3), hingga Best of Five (BO5). Di fase ini saja, mereka sudah memperebutkan hadiah total lebih dari USD 45.500 atau sekitar Rp761 juta, sekaligus tiket emas menuju babak Grand Finals.
Menuju Puncak Grand Finals
Rangkaian panjang turnamen ini akan ditutup dengan sangat epik pada bulan Februari. Babak Semifinal dijadwalkan pada 7 Februari 2026, dan sehari setelahnya, yaitu pada 8 Februari 2026, kita akan menyaksikan CFLC Grand Finals.
Di sinilah gelar juara CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara pertama akan ditentukan. Siapapun yang menang nanti, mereka akan mencatatkan sejarah sebagai penguasa pertama scene kompetitif regional game ini. Sebagai kompetisi tingkat regional, CFLC 2025 2026 ini menjadi wadah penting untuk memamerkan talenta esports mobile FPS Asia Tenggara dalam ekosistem yang berkelanjutan.
Sekilas Tentang CrossFire: Legends
Buat kamu yang mungkin baru dengar atau ingin tahu lebih dalam, CrossFire: Legends adalah adaptasi mobile resmi dari CrossFire, game FPS global yang sangat populer buatan Smilegate asal Korea Selatan. Game ini dikembangkan oleh TiMi Studio Group dan diterbitkan oleh Level Infinite, dengan membawa mekanik inti dan intensitas kompetitif versi PC ke dalam genggaman smartphone.
Game ini menawarkan mode multiplayer cepat seperti Search & Destroy dan Team Deathmatch. Dibangun menggunakan Unity engine, CrossFire: Legends menjanjikan performa optimal di berbagai perangkat, lengkap dengan kustomisasi kontrol yang detail mulai dari sensitivitas bidik hingga kalibrasi giroskop.
Akhir Kata
CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2025 2026 jelas menjadi tontonan wajib buat kamu penggemar FPS di awal tahun ini. Dengan hadirnya EVOS dan PRMX sebagai perwakilan Indonesia, dukungan kita sangat berarti buat mereka agar bisa membawa pulang piala ke Tanah Air. Jangan lupa untuk pantau terus informasinya di akun media sosial resmi mereka seperti Facebook, TikTok, Instagram, dan YouTube CrossFire: Legends ya, Gengs. Mari kita dukung #IndoPride!
***Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News***

