Kamu pasti akan merasa terenyuh mendengar kisah Umi Pipik yang baru saja melepas anak sulungnya, Adiba Khanza, untuk menempuh hidup berumah tangga.
Namun, kini dia harus merelakan anak bungsunya, Attaya Bilal Rizkillah, untuk menimba ilmu di Yaman. Detik-detik keberangkatan Bilal penuh dengan nuansa haru biru dan air mata dari Umi Pipik, walaupun dia telah berusaha sekuat tenaga untuk menahan tangisnya.
Kedua kalinya Umi Pipik harus merelakan anaknya pergi, kali ini melepas Bilal, sang bungsu, untuk melanjutkan sekolah di kota Tarim, Hadromaut selama tiga tahun.
Dalam unggahan terbarunya, Umi Pipik menuliskan, "Sedih pasti, udah berusaha nggak mau nangis depan anak. Insya Allah keridhoan umi mempermudah segala jalannya Bilal untuk mengejar ilmu akhirat."
Tampaknya, kepergian Bilal sangat dirasakan oleh Umi Pipik dan ketiga anaknya, Adiba Khanza, Abidzar Al Ghifari, dan Alya Azuhro. Momen itu menjadi momen yang penuh haru karena harus berpisah untuk sementara waktu.
Bilal tidak sendirian. Remaja berusia 15 tahun itu ditemani oleh beberapa orang dewasa yang akan menjadi wali selama dia berada di Yaman. Selain itu, Bilal juga akan bergabung dengan rombongan lainnya untuk memulai perjalanan pendidikannya di kota Tarim.
Meski berat, Umi Pipik akhirnya merelakan kepergian Bilal dengan keridhoan dalam hati. Dia berharap agar putra bungsunya itu selalu dalam keadaan sehat dan diberi kesabaran selama menuntut ilmu di sana.
Pernikahan Adiba Khanza dengan Egy Maulana Vikri pada Minggu lalu juga sempat menjadi momen haru bagi Umi Pipik. Namun, kini Umi Pipik kembali membuktikan kesuksesannya sebagai seorang ibu yang mampu mendidik anak-anaknya dengan baik, bahkan mampu menyekolahkan mereka ke luar negeri untuk menuntut ilmu agama.
"Semoga Bilal dan seluruh santri lainnya selalu dalam lindungan Allah, sampai tujuan. Aamiin. Love you nak."

