Kamu pasti sudah tak asing lagi dengan Kiky Saputri yang kini telah menjadi istri Muhammad Khairi. Namun, pernikahan ini tidak hanya tentang kebahagiaan semata. Sebelum melangkah ke pelaminan, Kiky Saputri sudah mempertimbangkan segala kemungkinan, termasuk perceraian.
Kiky Saputri, dalam wawancara di channel YouTube Arafah Rianti, mengungkapkan bahwa sebelum menikah, ia telah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi. Ia dengan jujur mengakui bahwa sudah memikirkan konsekuensi dari perceraian.
"Sebelum gue melangkah ke pernikahan, gue betul-betul ngomong sama diri gue, 'Kiki, lo akan melangkah ke pernikahan, lo harus siap dengan perceraian, cerai mati atau cerai hidup'," ungkap Kiky Saputri.
Kiky Saputri juga berani membayangkan apa yang akan dilakukannya jika situasi buruk tersebut terjadi. Ia telah memikirkan segala kemungkinan dan mempersiapkan diri dengan baik.
"Gue tanya dulu tuh ke diri gue, gue siap nggak ya? Gue bayangin dulu. Kalau gue punya anak, gue punya tabungan buat anak gue. Kalau dia selingkuh gue punya rumah, punya orangtua, gue punya kendaraan," lanjutnya.
Dengan sikap realistis, Kiky Saputri juga menyadari bahwa kehidupan pernikahan tidak selalu indah dan manis. Ia menegaskan bahwa telah mempersiapkan diri secara mental untuk menghadapi segala kemungkinan pahit yang mungkin terjadi.
"Jadi hal-hal pahit gue benturin ke diri gue dulu. Jadi ketika gue merasa, gue bisa, gue siap kok, aman, jalan gue, nikah. Jadi sudah siap secara mental. Tidak mikir manis-manisnya doang," ungkapnya.
Dengan kisahnya, Kiky Saputri mengajarkan kita tentang pentingnya menjadi realistis dalam menjalani kehidupan pernikahan. Ia membuktikan bahwa persiapan mental adalah kunci utama untuk mengarungi segala kemungkinan dalam pernikahan.
Melalui pengalamannya, Kiky Saputri mengingatkan kita bahwa pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan semata, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi segala kemungkinan. Suatu perspektif yang patut untuk diperhitungkan oleh semua pasangan yang akan memasuki bahtera pernikahan.

