Meggy Wulandari, mantan istri Kiwil, tiba-tiba membagikan cerita tentang kehidupan rumah tangganya bersama suami barunya, Mamad Muhammad. Ia bahkan mengaku merasa lelah. Meski jarang menjadi sorotan publik, kini Meggy menjadi perhatian setelah curhat mengenai kehidupan rumah tangganya yang penuh liku.
Melalui akun Instagram pribadinya, Meggy Wulandari membuka hatinya tentang kondisi rumah tangganya bersama Mamad Muhammad. Melalui story di Instagram, Meggy menyebutkan pahala bagi suami yang mengajak istri dan anak-anak berbuka puasa. Namun, ia juga mengakui bahwa ia sudah lelah dengan pura-pura bahagia yang selama ini dilakukan.
"Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah. Jika suami mengajak istri dan anak-anak untuk buka puasa, maka pahalanya sangat banyak. Membahagiakan istri juga memiliki banyak pahala. Tapi sungguh melelahkan ketika harus pura-pura bahagia," ungkap Meggy pada Rabu (27/3/2024).

Tidak hanya itu, Meggy juga mengungkapkan kerinduannya pada rumah orangtuanya karena merasa tak sanggup lagi dengan lelahnya menjalani kehidupan rumah tangga saat ini. Ia berkata bahwa jika hatinya sudah terlalu lelah, ia ingin pulang ke rumah ibunya yang menjadi tempatnya mencari ketenangan.
Meggy pun juga mencurahkan perasaannya mengenai perpisahan dalam rumah tangga melalui unggahan di akun Instagramnya. Ibu tiga anak ini mengungkapkan bahwa selama menikah dengan Mamad Muhammad, ia hanya ingin mendapatkan kebahagiaan dan dicintai sepenuh hati.

"Bismillah.. Tidak ada rumah tangga yang ingin berpisah. Citra baik akan terus ditampilkan karena itu merupakan bagian dari doa. Tapi ada saat-saat ketika aku merasa lelah. Ya Allah, aku hanya ingin dicintai dan dihargai keberadaanku. Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk anak-anakku," papar Meggy Wulandari.
Ia pun turut menyebut tentang anak-anaknya, di mana mereka tak bisa dimasukkan ke Kartu Keluarga yang baru.
"Aku slalu berusaha baik untuk banyak orang, Aku hanya ingin dicintai disayangi sepenuh hati begitu juga anak-anak ku.Perpisahan akan berdampak untuk anak-anak, sekuat apapun aku bertahan rasanya runtuh, hidup selalu disalahkan tidak pernah benar dengan bawa anak yang bukan anak kandungnya yang selalu ada gesekan yang bahkan soal kartu keluarga saja.Tidak diizinkan anak-anak ku masuk dalam Kartu keluarga," jelasnya.

"Aku jual semua aset ku untuk beli rumah di Makassar kelak rumah itu ada untuk anak dan kami pindah dan anak ku bisa punya Kartu keluarga sendiri.Batin sakit terombang ambing di kampung orang bawa 3 anak," lanjutnya.
"Ini anak-anak kiwil harus kiwil yang biayai bukan salah ku kiwil gak tanggung jawab.Untuk bisa diterima mandi air mata Astagfirullah ampuni aku yaa rabb," sambung Meggy.

"Aku nyerah.Aku sudah berjuang bersama kamu itu cita-cita ku melihat km sukses duduk kembali.Doa ku dikabulkan ALLAH.Aku punya impian yang sudah patah bertubi oleh kata-kata yang sangat menyaktikan selama ini.Aku jaga semua tapi akhirnya tetap hancur," tutupnya.

