Ada kabar terbaru yang sedang ramai dibicarakan di media sosial. Kabarnya, Bumi akan mengalami kegelapan selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 8 April tahun ini. Tapi, apakah kabar tersebut benar adanya?
Dalam beberapa unggahan di Facebook, dikatakan bahwa fenomena ini disebabkan oleh masuknya Bumi ke dalam sabuk foton atau photon belt. Tapi jangan langsung percaya begitu saja, gengs.
Ahli astronomi dan astrofisika dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menyatakan bahwa kabar tersebut adalah hoaks belaka.

Menurut Thomas, narasi tentang Bumi memasuki photon belt tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Sabuk foton sendiri bukanlah konsep yang dikenal dalam sains. Jadi, jelas sekali bahwa kabar ini hanya sebuah hoaks belaka.

Thomas juga menjelaskan bahwa alasan yang dikemukakan sebagai penyebab kegelapan Bumi tidak memiliki dasar ilmiah yang valid. Meskipun pada masa lampau Bumi pernah mengalami kegelapan akibat tumbukan asteroid sebesar 10 kilometer sekitar 66 juta tahun yang lalu, namun saat ini tidak ada ancaman asteroid besar seperti itu.

Jadi, Kamu tidak perlu khawatir dengan kabar mengenai kegelapan selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 8 April. Kabar tersebut hanyalah hoaks belaka dan tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.
Jadi, jangan terpengaruh dengan kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya. Selalu cari informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum mempercayai suatu berita.

