Baru-baru ini, dunia maya dihebohkan dengan viralnya joki Strava yang menawarkan jasanya melalui media sosial untuk berlari dengan pace dan rute tertentu. Namun, fenomena baru pun muncul yang tak kalah menarik perhatian publik. Seorang pendaki gunung menawarkan jasa "titip" video dan foto di puncak gunung.
Seorang perempuan dengan akun @riskaoutdoor menjadi sorotan setelah ia membagikan pengalamannya sebagai penyedia jastip foto dan video di gunung. Dalam unggahannya, ia berterima kasih kepada para pelanggan yang telah menggunakan jasanya untuk mendukung biaya pendakiannya ke Gunung Rinjani.
Ternyata, Riska bukanlah pendatang baru dalam bisnis ini. Ia sebelumnya sudah pernah masuk berita televisi karena menawarkan jasa serupa di gunung-gunung lainnya. Melalui platform TikTok, Riska memperlihatkan sekian banyak foto dari orang-orang yang telah menggunakan jasanya.

Tarif yang dipasang oleh Riska pun bervariasi, mulai dari Rp50.000 hingga Rp200.000. Bagi Riska, bisnis ini sangat menguntungkan karena dengan lebih dari seratus klien, ia bisa mengantongi uang hingga Rp10 juta sekali naik gunung.
Di luar dugaan, jasa yang ditawarkan oleh Riska mendapatkan respon positif dari ratusan orang. Sebelum berangkat naik gunung, Riska selalu mengonfirmasi ulang pesanan dari para pelanggan dan mencetak foto-foto mereka sebagai bukti.
Tak hanya foto dan video pemandangan alam, Riska juga menerima permintaan khusus seperti ucapan selamat ulang tahun dan doa dengan menyebutkan nama orang yang membayarnya. Ia bahkan membuka layanan menulis puisi atau surat dengan isi yang sangat panjang.
Selain itu, Riska juga membagikan pengalaman-pengalamannya dalam mendaki gunung melalui akun TikTok pribadinya. Meskipun tak sedikit jumlah orang yang mengomentari kontennya, tayangan videonya sudah ditonton ribuan kali.

Fenomena ini pun tak lepas dari perhatian warganet. Banyak dari mereka merasa terkejut dan mengapresiasi kekreatifan Riska dalam menjalankan bisnis ini. Beberapa warganet bahkan tertarik untuk menggunakan jasanya setelah melihat unggahan tersebut.
Perlu diketahui bahwa tren joki Strava sendiri sudah menjadi pembicaraan hangat di media sosial sebelumnya. Berbagai akun di platform X menawarkan jasa serupa dengan harga yang disesuaikan dengan gambar yang diinginkan oleh pelanggan.

Meski ada beberapa komentar negatif terkait fenomena ini, banyak warganet yang tetap memberikan dukungan kepada para penyedia jasa tersebut. Mereka melihat hal ini sebagai bentuk kreasi dan cara untuk bertahan hidup di era digital.
Dalam kesimpulannya, bisnis jastip video dan foto di puncak gunung ini menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para pendaki. Selain mendapatkan kenangan indah dalam bentuk foto dan video, pelanggan juga bisa merasakan kenyamanan dengan tidak perlu repot mengurus dokumentasi sendiri.

Jadi, jika kamu memiliki rencana mendaki gunung dan ingin membawa pulang kenangan yang tak terlupakan, mungkin layanan jastip ini bisa menjadi pilihanmu. Hubungi Riska melalui akun TikTok @riskaoutdoor untuk informasi lebih lanjut.

