Siapa sangka, artis lawas ini sebenarnya adalah seorang agen intelijen! Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan Sofia Waldy atau yang lebih dikenal dengan nama Sophia WD. Namun, tahukah kamu bahwa di balik pesonanya sebagai artis ternyata tersembunyi tugas-tugas pengamatan demi keamanan NKRI?
Sofia WD adalah seorang aktris Indonesia kelahiran Bandung pada tanggal 12 Oktober 1924. Di usia muda, Sofia menikah dengan Eddy Endang, seorang kapten dari kesatuan Siliwangi. Keduanya kemudian bergabung menjadi anggota Field Preparation (FP) yang didirikan oleh Kolonel TNI Zulkifli Lubis pada tahun 1946.
Sebagai perwira intelijen, Sofia WD dan suaminya bertanggung jawab dalam bidang propaganda seni. Namun sebelum menjadi agen intelijen, Sofia telah memulai karirnya di dunia hiburan sebagai aktris. Dia bergabung dengan grup sandiwara Irama Massa dan awalnya hanya bertugas sebagai pembawa pesan perusahaan kepada penonton.
Baca Juga: Download GameHouse PC Offline Terbaik 2023, Ringan & Seru Abis!
Namun bakat aktingnya membuat Sofia dipercaya untuk menjajaki bidang seni peran. Pada tahun 1948, ia membintangi film perdananya yang berjudul "Air Mata Mengalir di Tjitaroem". Setelah itu, Sofia WD kerap mendapat peran dalam ratusan film.
Meskipun kesuksesannya sebagai aktris papan atas, hidupnya tidak selalu berjalan mulus. Sang suami, Eddy Endang, gugur dalam menjalankan tugasnya. Namun Sofia tidak patah semangat dan tetap melanjutkan karirnya di dunia hiburan.
Tidak hanya sebagai aktris, Sofia WD juga menjajaki profesi baru sebagai sutradara dan kepala produksi film. Dia berhasil menyutradarai film pertamanya yang berjudul "Badai Selatan" pada tahun 1960. Selain itu, dia juga mendirikan Libra Film dengan film pertamanya yang berjudul "Si Bego dari Muara Condet".
Baca Juga: 7 Aplikasi Baca Novel Dapat Uang Langsung Cair ke DANA, Sudah Coba?
Kehidupan pribadi Sofia turut mengalami perubahan. Dia menikah dengan pelawak S Waldy setelah ditinggalkan oleh suaminya yang gugur. Namun pernikahan tersebut tidak bertahan lama dan mereka memutuskan untuk bercerai. Akhirnya, Sofia menemukan tambatan hati baru dalam sosok Wagino Dachrin Mochtar dan mereka hidup bahagia hingga akhir hayat.
Sayangnya, sebelum meninggal dunia pada 22 Juli 1986 karena serangan jantung, Sofia belum sempat merealisasikan mimpinya untuk membuat film yang mengisahkan perjuangannya sebagai seorang prajurit di masa kemerdekaan.
Sofia WD adalah contoh nyata bahwa seorang artis ternyata dapat memiliki kehidupan yang luar biasa di luar panggung hiburan. Terlepas dari popularitasnya sebagai aktris terkenal, dia juga memilih menjadi agen intelijen demi keamanan negara.
Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News
Bacaan Menarik Lainnya

