Pinjaman Online Ilegal Tidak Usah Dibayar? Begini Landasan Hukum Pinjol Ilegal!

Pinjaman online ilegal alias pinjol ilegal tidak usah dibayar! Pernyataan ini memang sekilas terkesan tidak bertanggung jawab. Namun, pernyataan tersebut senada dengan Kominfo yang menyatakan bahwa pinjaman online ilegal tidak usah dibayar.

Pernyataan Kominfo ini diungkapkan oleh Semuel Abrijani Pangerapan dari Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Infrormatika (Kemenkominfo) lewat suatu wawancara tentang pinjol ilegal.

Bagaikan makan buah simalakama, kalau fintech ilegal alias perusahaan pinjol melaporkan nasabah tidak mau bayar hutang, malahan fintech itu sendiri yang bakal kena batunya alias usaha pinjol bisa ditutup.

Pinjol ilegal ini memang marak dan sulit diberantas, kali ini Jaka mau mengupas fintech ilegal yang menawarkan pinjol tanpa izin resmi.

Biar kamu tidak terjerumus kedalam jeratan hutang dari pinjol, yuk simak penjelasan lengkap dari Jaka berikut ini!

Alasan Pinjaman Online Ilegal Tidak Usah Dibayar

Pinjol Ilegal Gak Usah Dibayar 1c83c

Mungkin kamu bertanya-tanya landasan hukum dari pernyataan pinjol gak usah dibayar dari Kominfo. Landasan ini berkaitan dengan hak nasabah dan perizinan pinjol.

Ketika ada usaha pinjol yang beroperasi tanpa izin, ini menandakan kalau negara berhak tidak memberikan perlindungan hukum kepada pinjol apabila ada nasabah tidak mau bayar pinjaman.

Ini jelas bebeda dengan aplikasi pinjam uang online legal yang sudah diakui OJK, di mana peminjam yang akan kena masalah jika mangkir bayar cicilan.

Namun, pendapat tentang pinjol dari Kominfo juga harus dikaji dari sisi landasan hukum yang tepat. Jangan sampai kamu mengikuti pendapat seseorang yang berseberangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hukum Perjanjian Pinjam Meminjam Fintech

Biar tidak meyakini kebenaran secara subjektif tentang pinjol ilegal, Jaka mau mengulas tentang hukum yang berlaku terkait pinjol.

Pada ketentuan pasal 1320 KUH Perdata sudah dijelaskan bahwa transaksi pinjam meminjam punya syarat sah berikut ini.

  1. Kesepakatan saling rela untuk mengikat diri dalam perjanjian (subjektif).
  2. Cakap dalam membuat perikatan (subjektif).
  3. Punya tujuan pokok tertentu (objektif).
  4. Tidak mengandung sebab yang terlarang (objektif).

Dilansir dari hukumonline.com, dalam buku berjudul Hukum Perjanjian karya R.Subekti, jika dua syarat objektif tidak terpenuhi, secara otomatis perjanjian batal demi hukum.

Sedangkan kalau syarat subjektif tidak terpenuhi, salah satu pihak dari yang mengadakan perjanjian pinjam meminjam punya hak untuk meminta agar perjanjian itu bisa dibatalkan.

Nah, mulai dari sini sudah mulai terungkap alasan apakah memang dibenarkan kalau pinjaman online tidak harus dibayar. Soalnya, sudah ada landasan hukumnya.

Dasar Hukum Pinjaman Online (Pinjol)

Fintech Ilegal Tidak Usah Bayar D4cf5

Ngomongin landasan hukum pinjol, sebaiknya kamu juga harus baca landasan hukumnya pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 Tahun 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (POJK 77/2016).

Nah, pada Pasal 18 POJK 77/2016 secara khusus menerangkan tentang perjanjian yang ada didalam pinjol.

Kamu bisa mempelajari siapa saja yang terikat didalam perjanjian pinjol setelah membaca Perjanjian pelaksanaan Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi di bawah ini yang meliputi.

  1. Perjanjian antara pemberi pinjaman dengan penyelenggara.
  2. Perjanjian antara penerima pinjaman dengan pemberi pinjaman.

Dari hubungan perjanjian di atas, status dari penyelenggara hanyalah platform yang mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman.

Ini berarti bahwa antara ketiga pihak dalam Pasal 18 POJK 77/2016 adalah tiga entitas yang berbeda.

Jadi, yang sebenarnya melakukan perjanjian pinjam meminjam itu bukan penyelenggara melainkan hanya pinjol dengan nasabah saja.

Semisal pinjol sebagai pihak yang memberikan pinjaman online itu tidak punya izin dari OJK, maka bakal bakal kena Pasal 47 ayat (1) POJK 77/201.

Dengan pasal itu, OJK berwenang untuk melakukan beberapa tindakan berikut ini.

  1. Peringatan tertulis.
  2. Mengenakan denda yang harus dibayar sejumlah uang tertentu.
  3. Pembatasan kegiatan usaha pinjol.
  4. Pencabutan izin.

Yang perlu kamu tahu, tanpa menunggu peringatan tertulis OJK sudah punya wewenang untuk mengenakan denda, pembatasan aktivitas usaha pinjol, dan pencabutan izin.

Status Pinjol Fintech Ilegal

Fintech Ilegal Tidak Usah Dibayar Dba01

Soal status pinjol ilegal ini, pada Pasal 1330 KUH Perdata, I Ketut Oka Setiawan dalam buku Hukum Perikatan yang dikutip oleh Rusti Margareth Sibuea menjelaskan bahwa perjanjian antara pemberi pinjaman ilegal (fintech ilegal) dengan penerima pinjam bisa dibatalkan karena penyelenggara tidak punya izin.

Alhasil, para pihak harus tunduk pada pasal Pasal 1451 KUH Perdata. Pasal ini menjelaskan bahwa barang-barang harus dipulihkan seperti sebelum ada perjanjian pinjol.

Dengan demikian, buat kamu yang sudah terlanjur terikat dengan pinjol ilegal tetap berkewajiban membayar pinjaman sampai lunas. Hanya saja, yang harus kamu bayar adalah pokok pinjaman.

Akhir Kata

Sekarang kamu sudah tahu bagaimana menyikapi pendapat tentang pinjaman online fintech ilegal tidak usah dibayar. Jaka sudah jelaskan bagaimana landasan hukum pinjol buat para nasabah yang berhutang.

Jaka sarankan agar kamu tidak tergoda dengan tawaran pinjol ilegal untuk menghindarinya. Ini sebagai langkah kecil untuk membantu Satgas Waspada Investasi (SWI) dan OJK dalam menumpas fintech terlarang.

Baca juga artikel Fintech lainnya dari Nabila Ghaida Zia

ARTIKEL TERKAIT
Apa Itu Fintech Banner 81cbc
Penjelasan Lengkap Apa Itu Fintech, Manfaat, dan Jenisnya | Biar Makin Paham!
Cara Lapor Satgas Waspada Investasi Fa543
Daftar Aplikasi Terlarang SWI dan Cara Melaporkannya ke Pihak Berwajib
Uangteman Banner
Astagfirullah! Sekarang Ada Situs Riba Online
Cara Bayar Kartu Kredit Bri Efd4c
Cara Bayar Tagihan Kartu Kredit BRI Lewat ATM, Internet Banking, dan SMS Banking
Cara Cek Bi Checking Android Dan Ios D6152
Cara Cek BI Checking di HP Android Lewat Aplikasi 2021, Bisakah?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal