Wajib Baca! Ini 5 Nasehat Sukses untuk Millennial dari Para Kreator

2 May 2017

Tidak sedikit stigma negatif yang melekat pada millennial ketika dihubungkan dengan tempat kerja. Beberapa diantaranya adalah pemalas, kutu loncat, tidak sabar dan tidak fokus. Ini merupakan tantangan besar bagi kehidupan karir generasi millennial. Namun, ini bukan hal yang sulit diubah, jika mereka mendapatkan arahan dan dukungan yang tepat.

Seorang millennial tentu selalu terinspirasi oleh para kreator yang sukses menciptakan karya yang dikenal dan dibicarakan banyak orang. Banyak pelajaran penting yang bisa diambil untuk terus maju di kehidupan karir. Siapa sajakah kreator ini? Pelajaran apa yang harus diambil generasi millennial untuk bisa sukses dalam dunia karir?

Wajib Baca! Ini 5 Nasehat Sukses untuk Millennial dari Para Kreator

1. Menyadari Bahwa Sesuatu yang Besar Tidak Datang dengan Mudah – Simon Sinek

Simon Sinek merupakan penulis sekaligus public speaker. Ia fokus menulis dan juga berbicara mengenai kepemimpinan. Dalam satu talk show di insidequest, Sinek berbicara mengenai permasalahan yang dialami generasi millennial sekarang yaitu patient atau sabar.

Salah satu tantangan terbesar untuk generasi millennial adalah menjadi lebih sabar. Sinek mengajarkan bahwa millennial harus bisa lebih sabar ketika sedang membangun karir. Menjadi sukses, ahli dalam suatu hal, mendapatkan promosi, menjadi lebih bahagia ketika bekerja, bisa melakukan pekerjaan dengan lebih baik, semua ini melalui proses dan butuh waktu yang tidak sebentar.

Untuk para millennial yang sekarang bekerja di industri apapun, baik di startup, perbankan atau bahkan pemerintahan, belajar untuk menikmati semua tugas dan tanggung jawab saat ini. Kurangi waktu untuk mengeluhkan permasalahan yang kita alami, fokus untuk cari solusi dari masalah tersebut, dan jadi lebih sabar.

2. Ide penting, namun Eksekusi yang Utama – Gary Vaynerchuk

Gary Vaynerchuk merupakan entrepreneur, investor dan juga pengusaha sukses. Ia merupakan CEO dari Vayner Media, digital agency yang berlokasi di New York. Di YouTube, Garry mendokumentasikan kegiatan sehari-harinya. Ia selalu menekankan bahwa eksekusi dan aksi merupakan hal yang paling utama.

Banyak millennial yang memiliki ide cemerlang untuk mengatasi masalah yang ada di komunitas sekitar. Namun, sedikit yang dapat mengubah ide tersebut kedalam eksekusi. Gary mengajarkan hal sederhana yang harus dilakukan generasi millennial saat ini, yaitu eksekusi. Ide tidak akan berarti apa-apa jika tidak ada eksekusi. Digital Agency yang ia miliki sekarang tidak akan berkembang dengan pesat jika ia tidak mengubah ide-ide yang ia miliki menjadi aksi.

Mulai sekarang, kalau kita memiliki ide untuk membuat blog mengenai entrepreneur, gaming, teknologi atau makanan, tulis semua ide dan langsung mulai buat akun di platform blogging yang tersedia sekarang, bisa Blogspot atau Wordpress. Cari inspirasi dari blog dengan tema yang sama, mulai menulis dan mempublikasikan tulisan. Sama halnya jika ingin membuat channel YouTube soal masakan atau traveling, ambil apapun kamera yang kita miliki mulai dari smartphone atau DSLR, cari software untuk mengedit video, ada yang gratis sampai yang berbayar dan mulai merekam.

3. Jangan Pernah Menyerah – Elon Musk

Elon Musk merupakan CEO dan CTO dari SpaceX, co-founder dan CEO dari Tesla Inc dan juga CEO dari beberapa perusahaan lainnya. Dalam satu wawancara di 60 Minutes ia disugukan pertanyaan mengenai roket Falcon 9 yang gagal mendarat untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Pembawa acara bertanya kepada Musk apakah ia akan menyerah setelah kegagalan ketiga ini? Namun Musk dengan tegas menjawab, "Saya tidak akan menyerah"

Musk mengajarkan kepada kita jangan pernah menyerah untuk hal-hal yang kita anggap penting dan benar. Dari dulu ia bermimpi untuk bisa mendaratkan sesuatu ke orbit dan merasa bahwa ini adalah hal yang benar untuk ia lakukan. 3 kali gagal mendaratkan Falcon 9 didarat bukan harga yang murah. Namun, 8 minggu kemudian akhirnya Musk berhasil mendaratkan Falcon 9.

Jika kita saat kita tidak dapat mencapai KPI yang diberikan manager, jangan menyerah. Coba analisa kira-kira ada kesalahan di mana. Apa kita kurang teliti, kurang fokus, tidak mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh. Belajar dari kesalahan kita lalu tingkatkan performa kita di proyek yang selanjutnya. Kalau saat ini sedang membangun startup dan harus melakukan pivot, lakukan dengan benar. Pelajari kesalahan-kesalahan apa yang sebelumnya dilakukan dan jangan ulangi kesalahan tersebut pada model bisnis yang baru.

4. Terbiasalah dengan Penolakan – Jack Ma

Jackma adalah salah satu pebisnis paling sukses yang berasal dari Asia Tenggara. Ia merupakan founder dari Alibaba Group, yang sekarang juga telah mengakuisisi Lazada Group. Ketika berbicara dalam acara World Economic Forum, ia membagikan fakta menarik mengenai penolakan yang ia terima, mulai dari Harvard sampai dengan KFC.

Apa yang Jack Ma ajarkan ke generasi millennial adalah penolakan merupakan hal yang biasa dalam hidup. Ma selalu menekankan untuk terus mencoba dan fokus meningkatkan kualitas diri. Jika Ma menganggap penolakan sebagai bentuk kegagalan, mungkin ia tidak akan ada di posisinya sekarang ini.

Jika ide bisnis ditolak oleh investor, jangan langsung anggap ini adalah akhir dari dunia. Coba bertaya kepada calon investor apa ekspektasi dan juga saran dari mereka. Jika saat ini kita kita ditolak ketika melamar di sebuat perusahaan startup, jangan sedih. Coba lihat, apakah yang mereka butuhkan sudah sesuai dengan apa yang dimiliki saat ini.

5. Bekerja Lebih Keras – Casey Naistat

Casey Naistat merupakan film maker, daily vlogger dan founder dari aplikasi mobile BEME yang saat ini telah diakuisisi oleh CNN. Ia sering menyisipkan pesan-pesan motivasi dalam vlog yang ia buat. Salah satu hal yang selalu ia tekankan adalah kita harus bekerja lebih keras.

Saat ini banyak millennial yang hanya bekerja normal dari jam 9 pagi sampai 5 sore, namun bermimpi untuk menjadi orang yang sukses. Casey mengajarkan generasi millennial untuk bekerja lebih keras jika ingin mendapatkan hasil yang lebih dari orang lain. Kesuksesan yang saat ini ia dapatkan, merupakan hasil kerja kerasnya selama ini sebagai pembuat film.

Untuk para millennial yang sedang memulai startup, luangkan waktu lebih banyak untuk mengembangkan bisnis tersebut. Jalin hubungan dengan orang-orang yang benar, belajar dari teman-teman yang sudah lebih sukses dan jangan berharap dapat sukses dalam waktu yang singkat. Untuk para millenial yang sedang bekerja di perusahaan atau organisasi, luangkan waktu dan juga tenaga untuk bisa mencapai hasil yang diluar ekspektasi. Lakukan hal ini untuk diri kita dan bukan untuk orang lain.

Membaca artikel ini dan melihat kisah sukses para kreator ini mungkin dapat memotivasi kita, namun ingat, semua ini tidak akan ada gunanya jika hanya sebatas merasa termotivasi namun tidak diubah ke dalam bentuk aksi.

Sumber: Andrew Prasatya, Iprice Group

SUKA
0%
LUCU
0%
KAGET
0%
ANEH
0%
TAKJUB
0%
SEDIH
0%
MARAH
0%
TAKUT
0%

Tentang Penulis

Profile Picture
REPUTASI
KONTRIBUSI

Komentar