Membeli baju baru menjelang Lebaran sudah menjadi tradisi yang melanda masyarakat Indonesia, terutama umat muslim. Pusat perbelanjaan dipadati orang-orang yang berburu kebutuhan Lebaran beberapa hari sebelumnya.
Namun sempat muncul kabar bahwa seorang pendakwah terkenal, Ustaz Khalid Basalamah, melarang pembelian baju lebaran. Betulkah demikian?
Ternyata, Ustaz Khalid tidak melarang umat muslim untuk membeli baju baru tersebut. Bahkan ia mengungkapkan bahwa membeli baju Lebaran adalah bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW.
Namun, Ustaz Khalid menegaskan agar jangan sampai kita baru membeli baju Lebaran pada 10 hari terakhir Ramadhan. Lantas, apa alasannya?

Fokus pada Ibadah
Ustaz Khalid menjelaskan bahwa pada 10 hari terakhir Ramadhan, Nabi Muhammad SAW lebih fokus untuk beribadah. Dalam sebuah riwayat yang sahih, disebutkan bahwa ketika masuk 10 hari terakhir Ramadhan, Nabi Muhammad SAW akan lebih serius dan intens dalam ibadahnya. Beliau akan mengeraskan ikatan sarungnya dan membangunkan keluarganya.

Kesempatan Mulia untuk Beribadah
Maka dari itu, Ustaz Khalid menekankan pentingnya memperbanyak ibadah pada 10 hari terakhir Ramadhan. Beliau mengatakan bahwa saat itu adalah hari-hari yang sangat mulia, dan jangan sibukkan diri dengan hal-hal lain seperti berbelanja baju Lebaran.
Sebaliknya, manfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah seperti iktikaf di masjid atau mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.

Akhir Kata
Meskipun membeli baju baru sebagai persiapan Lebaran termasuk bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar kita melakukannya sebelum Ramadhan atau dalam beberapa hari awal Ramadhan.
Pada 10 hari terakhir Ramadhan, fokuslah pada ibadah dan manfaatkan kesempatan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan demikian, kita dapat meraih makna sejati dari bulan suci Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan hati yang bersih dan penuh berkah. Gimana, setuju?

