Sony Tutup Dua Studio Pengembang Game, Ratusan Karyawan Terancam PHK

Default

Sony memutuskan untuk menutup dua studio pengembang game, Firewalk Studio dan Neon Koi. Keputusan ini diambil setelah game terbaru mereka, Concord, gagal mencapai target penjualan yang diharapkan.

Firewalk Studio dikenal sebagai pengembang game untuk konsol PlayStation, dengan Concord sebagai proyek utama mereka.

Concord dirilis pada 23 Agustus untuk PlayStation 5 dan PC, tetapi hanya bertahan beberapa minggu di pasar.

Pada awal September, game ini ditarik dari peredaran setelah penjualan hanya mencapai di bawah 25.000 kopi.

Puncak pemain aktif di platform Steam tercatat hanya 697 orang. Angka ini jauh dari ekspektasi Sony dan menjadi alasan utama keputusan tersebut.

Sementara itu, Neon Koi, yang sebelumnya bernama Savage Game Studios, berfokus pada pengembangan game AAA untuk perangkat mobile.

Meskipun Sony mengakuisisi Neon Koi pada 2022 dengan harapan memperkuat segmen game mobile, proyek terbarunya tidak dilanjutkan.

Penutupan Firewalk Studio dan Neon Koi berdampak pada sekitar 210 karyawan. Sebagian dari mereka mungkin akan dipindahkan ke studio lain milik Sony Interactive Entertainment. Namun, sebagian besar terancam mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Keputusan ini menambah daftar panjang PHK di industri game yang telah berdampak pada ribuan pekerja dalam beberapa tahun terakhir.

Hermen Hulst, CEO PlayStation Studios, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan upaya Sony untuk menjaga stabilitas dan keberlangsungan hidup perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

"Kami percaya langkah ini akan membantu menjaga keberlanjutan perusahaan ke depannya," ungkap Hulst.

Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal