Dibawa Hujan-Hujanan, Tesla Model Y Mogok dan Butuh Rp 300 Jutaan Buat Service!

Default

Mobil Tesla memang jadi opsi terbaik buat para pecinta otomotif mewah. Meski harganya selangit, namun kualitasnya yang mumpuni bikin pengendaranya rela merogoh kocek. Salah satu jenis mobil Tesla yang jadi favorit karena harganya yang "terjangkau" dan fitur yang canggih adalah Tesla Model Y.

Namun, siapa sangka kalau Tesla Model Y ini bisa rusak hanya karena terguyur hujan? Kejadiaan nahas ini benar-benar dialami sepasang sejoli asal Skotlandia, Johnny Bacigalupo dan Rob Hussey. Menurut pengakuan mereka, mobil Tesla mereka tak bisa dinyalakan setelah sebelumnya di guyur hujan di parkiran di kawasan Edinburgh.

Kejadian ini bermula ketika Bacigalupo dan Hussey makan malam berdua di kawasan tersebut. Awalnya, mobil Tesla yang mereka kendarai baik-baik saja sebelum kemudian macet. Karena mobil yang tak bisa dinyalakan tersebut, akhirnya mereka menghubungi layanan darurat Tesla untuk mengatasi permasalahan mobil listrik yang dialami tersebut.

Sayangnya, mereka berdua harus menunggu selama lima jam hingga Tesla mengirim truk dereknya. Menurut mereka, layanan darurat Tesla ini memang kurang responsif.

"Setelah beberapa panggilan lanjutan yang sangat sulit dan satu upaya pengambilan yang gagal, mobil kami dijemput dan dikirim ke Tesla Edinburgh sekitar pukul 1 pagi," ujar Bacigalupo.

Mobil Rusak Karena Baterai yang Terkena Air

Setelah dibawa ke Tesla Edinburgh, dikatakan bahwa ternyata baterai mobil rusak karena masuknya air. Cuaca Skotlandia yang buruk bisa jadi penyebab air masuk ke dalam baterai. Bacigalupo mengatakan memang belakangan hujan kerap mengguyur beberapa kawasan di Skotlandia. Namun intensitasnya masih normal.

Rusaknya baterai mobil Tesla ini memang bukan merupakan kesalahan pengendara, tetapi Tesla juga tidak bertanggung jawab untuk membayar garansi. Menurut penjelasan Bacigalupo dan Hussey, baterai kendaraan yang rusak ini tidak termasuk dalam garansi selama 8 tahun. Padahal biata perbaikannya dibanderol hampir 17.500 atau setara dengan lebih dari Rp 300 jutaan.

"Pada hari Rabu, mereka mengatakan baterai rusak karena masuknya air dan sayangnya tidak tercakup dalam garansi baterai selama 8 tahun sehingga biaya perbaikannya hampir 17.500...Saya terperangah dan tidak dapat menemukan kata-kata," ungkap Bacigalupo. Awalnya, Bacigalupo mengira bahwa biaya perbaikannya hanya sekitar 1.000 atau Rp 19 jutaan.

Menurut Tesla, kasus seperti ini memang bisa terjadi pada mobil mewah seperti Range Rover dan Mercy. Karena kejadian ini, nampaknya Bacigalupo menyesal telah membeli mobil mewah Tesla satu ini. Jadi, apakah mobil ini cocok dikendarai di Skotlandia?

Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal