J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Jelang Pesta Demokrasi, Ini Langkah Google Tangkal Hoax di Media Tanah Air

              Jelang Pesta Demokrasi, Ini Langkah Google Tangkal Hoax di Media Tanah Air

              00
              Selasa, 26 Jun 2018, 18:15 WIB
              Google News Initiative dan News Lab memperkuat kerja sama dengan media massa di Indonesia. Hal ini dilakukan demi menangkal pemberitaan hoax dan misinformasi jelang pesta demokrasi di Tanah Air, Pilkada 2018 dan Pemilu Presiden 2019.

              Tak terasa, dalam 12 bulan mendatang ada tiga pesta demokrasi terbesar yang diselenggarakan di dunia. Pemilu Nasional dan Negara Bagian di India, Pilkada di Indonesia dan Pemilu Sela di Amerika Serikat.

              Google News Initiative dan News Lab kali ini bekerja sama dengan media dan jurnalis untuk mencegah penyebaran mis-informasi untuk mendukung para pemilih menunaikan hak pilihnya.

              BACA JUGA
              • Begini Cara Melihat Hari Libur dan Tanggal Merah 2016 di Google Calendar
              • #SelaluTauMusik, Cara Baru Google Bikin Netizen Paham Musik Indonesia
              • Pengabdi Setan! Inilah Daftar Pencarian Google Terpopuler 2017

              Google News Initiative dan News Lab Perkuat Kerja Sama dengan Media

              Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, akan kembali menggelar pesta demokrasi dalam Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018 mendatang. Hal ini juga sembari dalam menyambut Pemilihan Presiden pada tahun 2019.

              Google News Initiative Program A2477

              Menjelang pesta demokrasi, tentu maraknya 'fake news' alias berita palsu dan hoax akan selalu hadir dan menjadikan perdebatan di negeri ini.

              Maka dari itu, Dewan Pers Indonesia telah menyerukan kepada semua pihak untuk waspada terhadap 'media massa palsu yang tidak terverifikasi' yang bertujuan menyebar hoax jelang Pemilu.

              Google News Lab bekerja sama dengan Internews dan AJI (Aliansi Jurnalis Independen), meluncurkan jaringan pelatihan yang berfokus pada upaya periksa fakta dan verifikasi. Terutama dalam melatih 1.800 jurnalis sampai dengan akhir tahun ini.

              Platform CekFakta untuk Melawan Hoax Jelang Pesta Demokrasi Indonesia

              Untuk mendukung hal tersebut, pada 5 Mei lalu, 22 perusahaan media telah meluncurkan CekFakta, sebuah upaya kolabirasi dalam melakukan verifikasi dan melawan hoax bersama Google News Lab, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Internews dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

              Kolaborasi ini sendiri terinspirasi dari proyek Crosscheck di Perancis yang juga didukung oleh Google sebelumnya.

              Trusted Media Summit 2018 33558

              "CekFakta adalah bukti bahwa ekosistem anti-hoax di Indonesia berkembang dengan cepat dan siap untuk melawan hoax dan disinformasi yang menyebar di dua ajang Pemilu mendatang. Ini bukan hanya tantangan bagi media saja, melainkan juga masyarakat sipil di luar sana," kata Wahyu Dhyatmika, Sekjen AMSI dan Pemimpin Redaksi Tempo.co.

              Sebelumnya, Google dan para pendiri CekFakta telah menggelar acara "Trusted Media Summit", pelatihan anti-hoax berskala besar selama dua hari dari jaringan Google News Initiative di Indonesia.

              Baca juga artikel seputar Google atau artikel menarik lainnya dari Satria Aji Purwoko.

              APPS TERKAIT
              Mobile Legends Bang Bang Icon
              Mobile Legends: Bang bang Terbaru
              Games Moonton
              Pubg Mobile Player Unknown Battleground 0a737
              PUBG Mobile (Player Unknown Battleground) 0.12.0
              Apps
              Babe Baca Berita Indonesia Icon
              Babe - Baca Berita 7.6.2
              Apps Mainspring
              Jalantikus Icon
              JalanTikus 2.5.2
              Apps JalanTikus.com

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal