Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh seorang remaja asal Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, yang memiliki nama yang sangat singkat dan unik. Siswa MTs tersebut bernama UB, sebuah nama yang hanya terdiri dari dua huruf.
Viralnya nama UB bermula dari sebuah video yang diunggah di akun TikTok @zain.izza. Dalam video tersebut, terlihat seorang guru yang mempertanyakan nama unik siswa tersebut, sementara teman-teman sekelasnya tertawa mendengar penuturan UB. Video ini dengan cepat menarik perhatian warganet dan telah ditonton lebih dari 2 juta kali.
UB sendiri mengaku terkejut dengan viralnya video tersebut. "Kaget kalau bisa viral, waktu itu ngiranya hanya 2 ribu yang nonton ternyata sampai 2 juta," ungkapnya.
Meski demikian, UB menyatakan bahwa dia tidak keberatan dengan perekaman dan pertanyaan mengenai namanya, karena hal tersebut sudah menjadi hal yang biasa baginya.
Indah Puspita Riastrini (53), ibu UB, mengungkapkan bahwa pemilihan nama putranya tidak didasari alasan khusus. Nama tersebut muncul begitu saja setelah kelahiran anaknya.
"Memang sengaja cari nama yang unik, berbeda dengan yang lainnya. Akhirnya saya pilih UB, terdiri dari satu huruf vokal dan huruf konsonan," jelasnya.
Sebagai guru prakarya dan seni budaya, Indah melihat keunikan sebagai unsur penting dalam pemberian nama. Menurutnya, UB dapat mengandung berbagai makna, termasuk singkatan dari Universitas Brawijaya, Uang Banyak, atau Usaha Barokah.
"UB ini kan unik, bisa mengandung banyak makna. Entah itu Universitas Brawijaya, Uang Banyak dan sebagainya," tambahnya.
Menanggapi komentar netizen yang menyamakan nama UB dengan singkatan Universitas Brawijaya dan berharap UB bisa kuliah gratis di kampus tersebut, UB sendiri menanggapinya dengan santai.
"Lihat (komentar) ya biasa-biasa saja. Enggak tahu nanti gimana (bakal kuliah di UB atau tidak)," ujarnya.
Fenomena viralnya nama UB ini menunjukkan bagaimana keunikan dapat menarik perhatian publik di era digital. Meskipun demikian, baik UB maupun keluarganya tetap menanggapi popularitas mendadak ini dengan tenang dan bijaksana. Kisah ini juga mengingatkan kita akan kreativitas dalam pemberian nama dan dampaknya terhadap kehidupan seseorang di masa depan.