J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

REVIEW PIXELS THE MOVIE

REVIEW PIXELS THE MOVIE

Kamis, 30 Jul 2015, 11:25 WIB
PIXELS menawarkan kisah serangan alien unik dalam wujud 8-bit 3D berukuran raksasa yang meluluh-lantakkan kota-kota besar dunia. Ikuti petualangan seru ini di bioskop terdekat, sekarang juga!

Bayangkan jika tiba-tiba saja ada PAC-MAN segede gaban mengacaukan seisi kota dan meluluh-lantakan semua barang yang ada didepanya? Seru bukan? Nah, ide ini pada tahun 2010 lalu diwujudkan dalam sebuah film pendek besutan Patrick Jean dan Matias Boucard berjudul PIXELS. Kini, ide tersebut dikembangkan dengan bujet Hollywood oleh HAPPY MADISON dan Sony Pictures. Sebelum masuk ke dalam review film PIXELS (2015), mungkin kamu bisa saksikan dulu short movienya dibawah ini:

8-Bit Attack!

PIXELS berkisah tentang seorang anak laki-laki pemain video game bernama Sam Brenner (Anthony Ippolito) yang bertarung sengit di pertandingan Arcade 1982 Video Game Championship melawan Eddie Plant (Andrew Bambridge) yang narsis dan jago luar biasa. Sayangnya kehebatan videogame keduanya jadi tak berguna ketika mereka tumbuh dewasa. Di tahun 2015, baik Brenner (Adam Sandler) maupun Eddie (Peter Dinklage) dewasa tidak meraih kesuksesan di bidang karir, maupun percintaan.

Namun semua itu akan segera berubah, ketika tiba-tiba saja bumi diserang oleh mahluk-mahluk 8-bit 3D yang datang entah dari mana. Mereka menyerang markas militer Amerika di Guam dan bahkan menculik salah satu personilnya sebagai piala . Salah seorang sahabat Brenner, Ludlow Lamonsoff (Josh Gad) menerima pesan dari mahluk-mahluk yang akhirnya diketahui sebagai alien tersebut lewat jaringan rahasia miliknya dan menjelaskan bahwa mereka akan kembali menyerang bumi dalam waktu dekat.

Baru

Brenner bersama Lamonsoff pun akhirnya bekerja sama dengan pemerintah Amerika untuk menghadapi para alien pengacau tersebut di lokasi yang telah ditentukan. Berbekal senjata cahaya berteknologi canggih dan pengetahuan unik keduanya, Brenner bersama Lamonsoff dan sang penantang Eddie Plant bergabung menjadi pasukan khusus bernama ARCADER yang ditugaskan untuk menyelamatkan bumi dari ancaman alien tersebut. Berhasilkah, mereka?

Color Burst Everywhere

Bagi mereka yang familiar dengan game-game klasik seperti PAC-MAN, CENTIPEDE, GALAGA dan DONKEY KONG, pilm PIXEL pastinya sudah sangat ditunggu-tunggu. Elemen nostalgia yang ditawarkan sangat kental, apalagi didukung oleh kualitas efek khusus dan CGI terbaik, film yang juga dibintangi oleh Michelle Monaghan dan Ashley Benson ini mampu menghibur para penonton dari semua kalangan. Meski alur ceritanya tidak masuk akal dan overly simplified, PIXEL masih mampu menyajikan sebuah tontonan hiburan menarik lewat ledakan-ledakan warna dan kubus berkilapan disepanjang film.

Baru2

Bagian favorit saya adalah ketika game TETRIS muncul dan meratakan gedung, lantai demi lantai. Sayangnya, adegan tersebut hanya sekejap saja! Oh ya, tak perlu repot menunggu sampai akhir credits, karena sang Sutradara Christopher Columbus tak jadi menyematkan after-credits scene yang tadinya bakal memunculkan karakter Super Mario. Namun, karakter tersebut konon diselipkan di tengah-tengah film, hanya saja kamu harus bisa lebih jeli menemukannya. Have fun at the movies!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
Nonton Film 3D Bisa Bikin Kamu Lebih Pintar

Nonton Film 3D Bisa Bikin Kamu Lebih Pintar

10 Game Android Keren yang Dibuat dari Film Bioskop (Box Office)

10 Game Android Keren yang Dibuat dari Film Bioskop (Box Office)

Beginilah Wujud Asli Film Sebelum dan Sesudah Editing

Beginilah Wujud Asli Film Sebelum dan Sesudah Editing

10 Film Sadis dan Kontroversial yang Dicekal Banyak Negara

10 Film Sadis dan Kontroversial yang Dicekal Banyak Negara

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal