Betrand Peto, yang dikenal sebagai putra angkat dari Ruben Onsu, telah menjadi figur terkenal di dunia hiburan Indonesia. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa latar belakang keluarganya sangat sederhana. Fakta ini terungkap melalui video yang diunggah di kanal YouTube Ferdy Peto Channel.
Betrand lahir dan besar di Desa Cancar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di desa yang asri inilah, ia tumbuh dalam keluarga yang hidup dengan kesederhanaan. Meskipun kini telah dikenal luas, Betrand tetap menghargai asal-usul dan kenangan masa kecilnya.
Keluarga Betrand tinggal di sebuah rumah sederhana yang dikelilingi suasana pedesaan yang tenang. Di samping rumah mereka, terdapat sebuah toko kelontong yang menjadi sumber mata pencaharian keluarga. Toko ini tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga menunjukkan semangat kerja keras dan kebersamaan keluarga Betrand.
Di sisi rumah, terdapat makam kakek buyut Betrand, Petrus Peto, yang telah diperindah dengan keramik. Makam ini merupakan bagian penting dari kehidupan keluarga mereka, menandakan penghormatan terhadap leluhur.
Rumah keluarga Betrand terlihat sederhana namun cukup nyaman. Tempat tinggal ini menjadi saksi perjuangan keluarga Betrand dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Salah satu yang menonjol adalah penggunaan dapur tradisional untuk memasak, menunjukkan bagaimana mereka mempertahankan cara hidup yang sederhana dan autentik.
Keluarga Betrand sering memanggilnya dengan nama panggilan "Onyo," sebuah sebutan akrab yang memperlihatkan kehangatan dalam keluarga. Rumah ini, meskipun sederhana, penuh dengan kenangan berharga bagi Betrand dan keluarganya.
Meski tak semewah rumah para selebritas lainnya, rumah sederhana milik Betrand Peto tetap menjadi tempat yang penuh makna dan kerinduan. Keluarga ini menunjukkan bahwa kebahagiaan dan kekayaan sejati tidak selalu diukur dari kemewahan, tetapi dari kebersamaan dan kerja keras yang dijalani bersama.