Masih Kerabat dengan Primata, Mengapa Manusia Tidak Memiliki Ekor? Ini Kata Peneliti

Ditulis oleh Jaka Gledek - Sunday, 05 May 2024, 08:17
Nggak kebayang kalo manusia punya ekor gimana jadinya, mungkin kayak Avatar ya? Duhh celana sama rok jadi harus dibolongin dong, wkwkwkwkwk

Sudah menjadi rahasia umum bahwa nenek moyang manusia adalah hewan primata yang memiliki ekor panjang. Tetapi mengapa manusia modern saat ini tidak lagi memilikinya? Hal ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

BACA JUGA
  • Gempi Merengek Minta Adik, Gading Marten Langsung Godain Gisel: Kita Coba Lagi Mah, Kawinnya Ntar Dulu
  • 18 APK Live Coolmex Bar Bar Terbaik 2026: Unlock Room & Anti-Banned (Resmi vs MOD)
  • Sarwendah Bantah Tudingan Hubungan Terlarang dengan Betrand Peto: Mau Bongkar CCTV Silakan!

'Satu dari Sejuta'

Ekor pada hewan berguna untuk menjaga keseimbangan, sebagai penggerak, dan untuk komunikasi dalam beraktivitas. Hampir semua hewan memiliki ekor dengan fungsinya masing-masing. Namun, seiring dengan diversifikasi dan evolusi primata, nenek moyang manusia modern serta kerabat primata terdekat seperti simpanse dan bonobo membuang ekor mereka seluruhnya.

Hilangnya ekor dianggap sebagai bagian dari perubahan latar belakang manusia menuju bipedalisme atau berjalan menggunakan dua kaki. Namun, bagaimana tepatnya manusia kehilangan ekor masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Cara Bobol WiFi Voucher: Mengakses Internet Gratis dengan Mudah!
Cara Bobol WiFi Voucher: Mengakses Internet Gratis dengan Mudah!
LIHAT ARTIKEL

Parasit Genetik Penyebab Hilangnya Ekor

Para ilmuwan telah menelusuri alasan mengapa manusia kehilangan ekornya. Ternyata tidak adanya ekor pada manusia dan beberapa jenis kera seperti monyet disebabkan oleh parasit genetik.

Sebagai contoh, 25 juta tahun yang lalu ada parasit dalam bentuk rangkaian kecil DNA berulang yang disebut elemen Alu. Parasit ini terkait dengan gen Tbxt yang menghentikan perkembangan ekor pada manusia dan kera. Penyisipan elemen Alu ini mengubah gen Tbxt sehingga memicu perbedaan penting antara monyet yang memiliki ekor sedangkan kera tidak.

Peran Gen dalam Kehilangan Ekor

Eksperimen dengan tikus yang dimodifikasi secara genetik telah membuktikan bahwa penyisipan elemen Alu pada gen Tbxt dapat menghasilkan variasi panjang ekor. Semakin banyak protein yang dihasilkan oleh gen, maka semakin pendek pula ekornya.

Hal menarik lainnya adalah saat manusia masih berkembang dalam kandungan sebagai embrio, mereka juga memiliki ekor sementara. Namun, pada minggu kelima hingga keenam kehamilan, ekor tersebut mulai hilang dan pada minggu kedelapan janin, biasanya sudah tidak ada lagi.

Temuan baru ini memberikan pemahaman lebih baik tentang hilangnya ekor pada manusia dan implikasinya terhadap perkembangan janin serta malformasi tabung saraf yang mungkin terjadi selama proses tersebut.

ADVERTISEMENT

Dampak Penemuan Ini

Penelitian ini dapat membawa manfaat dalam pemahaman tentang cacat neurologis seperti spina bifida. Ketika beberapa tikus kehilangan ekornya akibat rekayasa genetik, mereka mengalami kelainan bentuk tabung saraf yang mirip dengan spina bifida pada manusia. Hal ini menunjukkan bahwa penemuan ini dapat menjadi landasan untuk mempelajari lebih lanjut tentang kondisi ini dan mengembangkan pengobatan yang lebih efektif di masa depan.

Meskipun masih banyak yang perlu dieksplorasi, penemuan ini memberikan wawasan baru tentang hilangnya ekor pada manusia dan kera. Gen tambahan dan faktor genetik lainnya juga kemungkinan berkontribusi terhadap perubahan ini pada nenek moyang primata kita.

100+ Nama FF Bucin dan Couple-an Keren Terbaru 2023, Makin Kompak Sama Ayang!
Mau makin kompak ngegame bareng ayang? Couple-an nama FF bucin, yuk! Cek di sini.
LIHAT ARTIKEL

Kesimpulan

Misteri mengapa manusia tidak memiliki ekor akhirnya mulai terpecahkan. Penyisipan elemen Alu pada gen Tbxt menjadi penyebab utama kehilangan ekor pada manusia dan beberapa jenis kera. Temuan ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang perkembangan embrio manusia serta potensi pengobatan cacat neurologis di masa depan. Meskipun masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, penelitian ini membuka pintu untuk memahami lebih dalam tentang evolusi manusia dan perubahan genetik yang terjadi selama proses tersebut.

BACA JUGA
  • Daftar Cheat GTA 5 PS3, PS4, PS5, PC dan Xbox Bahasa Indonesia Lengkap 2024
  • 9 Cara Membobol WiFi dengan HP Tanpa Root & Laptop, Bisa Akses Internet Gratis!
  • 19 Cara Membuka HP yang Lupa Kata Sandi, Praktis dan Pasti Works!
  • 9 APK Cuan Gratis Tanpa Deposit Penghasil Uang Nyata, Langsung WD ke Saldo DANA!
Kembali Keatas