Mengapa Orang Indonesia Tidak Bisa Bahasa Belanda Meski Dijajah Ratusan Tahun?

Ditulis oleh Jaka Gledek - Thursday, 09 May 2024, 08:32
Kalo kata sejarah, Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun. Harusnya sih kita udah cas cis cus bahasa Belanda ya, lumayan buat gombalin bule di Omegle 😭

Kamu pasti tahu bahwa saat ini banyak orang di Malaysia dan Singapura yang fasih berbahasa Inggris. Hal ini dipengaruhi oleh masa penjajahan Inggris yang telah berlangsung ratusan tahun di dua negara tersebut. Namun, pernahkah kamu bertanya mengapa hal serupa tidak terjadi di Indonesia? Meskipun Indonesia juga pernah dijajah selama ratusan tahun oleh Belanda, mengapa orang-orang Indonesia tidak bisa berbahasa Belanda?

BACA JUGA
  • Okestream Link, Nonton Live Streaming Bola Gratis Kualitas HD!
  • 1111.90 l50 204 Youtube 18 Japanese Curry, Kode Bokeh di Browser yang Bahaya!
  • IPTV Playlist M3U Indonesia Terbaru 2026: Link Gratis, Cara Setting & Nonton Bebas Iklan!

Perbedaan corak kolonialisme antara Belanda dan Inggris menjadi alasan utama mengapa orang Indonesia tidak bisa bahasa Belanda. Saat itu, Inggris sengaja melakukan 'invasi' kultural Barat ke masyarakat Melayu sehingga kebudayaan lokal mulai membaur dengan kebudayaan barat atau bahkan menghilang.

Tidak seperti Inggris, Belanda tidak melakukan upaya serupa kepada penduduk Indonesia. Sejarawan Christopher Reinhart menjelaskan bahwa ada dua alasan mengapa Belanda bersikap beda terhadap kebudayaan lokal. Pertama, struktur kolonialisme Belanda menempatkan masyarakat lokal dan orang Belanda pada posisi yang sangat berbeda. Orang Belanda dianggap lebih tinggi daripada penduduk lokal, sehingga mereka enggan membagikan kebudayaan Belanda agar struktur sosial tersebut tetap terjaga.

Cara Bobol WiFi Voucher: Mengakses Internet Gratis dengan Mudah!
Cara Bobol WiFi Voucher: Mengakses Internet Gratis dengan Mudah!
LIHAT ARTIKEL

Alasan kedua adalah fokus Belanda pada aspek ekonomi. Mereka melihat perspektif eksploitasi ekonomi sebagai ciri negara kolonial. Bagi Belanda, yang terpenting adalah melakukan eksploitasi dan memperoleh keuntungan secara ekonomi, bukan menyebarkan kebudayaan mereka.

Sebuah kutipan menarik dari pejabat pemerintah kolonial Belanda, Snouck Hurgronje, mengatakan bahwa "masalah kebudayaan tidak usah dipaksa. Biarlah bertumbuh dengan sendirinya, tanpa menghilangkan budaya lokal." Pernyataan tersebut mencerminkan sikap Belanda yang tidak ingin merusak kebudayaan lokal Indonesia.

Meskipun penduduk Indonesia tidak bisa berbahasa Belanda seperti orang Malaysia dan Singapura yang fasih berbahasa Inggris, hal ini sebenarnya tidak perlu menjadi kekecewaan. Bahasa Belanda bukanlah bahasa pergaulan internasional seperti bahasa Inggris. Bahasa lokal, bahasa Melayu, dan bahasa Indonesia tetap tumbuh dan berkembang dengan baik.

Jadi, meskipun kita tidak bisa berbahasa Belanda, kita tetap memiliki kekayaan bahasa lainnya yang patut kita banggakan. Teruslah belajar dan menjaga serta melestarikan bahasa-bahasa tersebut!

BACA JUGA
  • Daftar Cheat GTA 5 PS3, PS4, PS5, PC dan Xbox Bahasa Indonesia Lengkap 2024
  • 9 Cara Membobol WiFi dengan HP Tanpa Root & Laptop, Bisa Akses Internet Gratis!
  • 19 Cara Membuka HP yang Lupa Kata Sandi, Praktis dan Pasti Works!
  • 9 APK Cuan Gratis Tanpa Deposit Penghasil Uang Nyata, Langsung WD ke Saldo DANA!
Kembali Keatas