Perjuangan Turi, Anak Yatim Piatu dari Keluarga Sederhana yang Berhasil Lulus S2 dengan IPK Sempurna 4.0

Ditulis oleh Jaka Gledek - Saturday, 10 February 2024, 08:21
Dari Mohammad Turi kita belajar bahwa keberhasilan tidak tergantung pada latar belakang ekonomi. Hebat banget kamu Turi orangtua munpasti bangga, di mana pun mereka berada!

Mohammad Turi, mahasiswa lulusan S2 dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menjadi perbincangan hangat berkat pencapaian gemilangnya. Meski berasal dari latar belakang keluarga sederhana dan kehilangan kedua orangtuanya, Turi berhasil menyelesaikan studi S2-nya dengan nilai IPK yang membanggakan, mencapai 4,00.

BACA JUGA
  • 11 Game Penghasil Saldo DANA Gratis Ditransfer Hari Ini
  • 9 APK Cuan Gratis Tanpa Deposit Penghasil Uang Nyata, Langsung WD ke Saldo DANA!
  • Ini Cara Dapat Saldo DANA Gratis Februari 2025, Bisa Dapet Saldo Hingga Rp.600 Ribu!

Turi, yang secara resmi bernama Mohammad Turi, mampu menyelesaikan pendidikan magister dalam waktu singkat, hanya 1,4 tahun, di Unesa. Prestasinya tidak hanya terbatas pada kelulusan saja, tetapi juga dinobatkan sebagai lulusan terbaik dalam acara Wisuda ke-109 Unesa.

Kondisi ekonomi yang pas-pasan tidak menghalangi Turi untuk mengejar pendidikan tinggi. Sejak kecil, Turi hidup bersama neneknya setelah ditinggal kedua orangtuanya. Untuk membiayai kuliahnya, Turi harus bekerja keras dengan mengikuti event olahraga regional dan nasional sambil tetap aktif dalam kegiatan akademis. Meskipun mengalami kelelahan fisik, Turi tetap bertekad mengejar impian akademisnya.

Baca Juga: PMmax Technology Limited: Cara Baru untuk Menghasilkan Uang, Amankah?

Keberhasilan Turi tidak lepas dari dukungan dan dorongan dari teman-teman dan dosen di Unesa. Mereka memberikan inspirasi dan motivasi kepada Turi untuk terus belajar dan meraih cita-cita tertingginya. Hasil kerja kerasnya terbayar dengan berbagai pencapaian membanggakan, termasuk mendapatkan tawaran beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S3 di Unesa dan di luar negeri.

Selain Turi, perhatian juga tertuju pada Edysul Isdar, wisudawan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, yang sukses mendapatkan beasiswa S2 di dua universitas top dunia, yakni Harvard University dan Stanford University. Prestasi ini membuat banyak orang terkesan, termasuk Profesor Hamdan Juhannis yang mengakui keinginannya untuk meneladani kesuksesan Edysul Isdar.

Baca Juga: 9 Aplikasi Penghasil GoPay Gratis Tercepat 2023, Aman & Terbukti Bayar 100%!

Dengan kerja keras dan dedikasi, Turi dan Edysul Isdar telah membuktikan bahwa latar belakang ekonomi dan keadaan keluarga bukan penghalang untuk meraih cita-cita akademis tertinggi.

ADVERTISEMENT

Bacaan Menarik Lainnya

Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News

Kembali Keatas