Coin Listing Binance: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Ditulis oleh Tanri Haidi - Wednesday, 23 March 2022, 12:00
Ternyata, coin listing Binance bukan cuma bermanfaat buat pengembang koin kripto, tapi juga kita sebagai investor. Cek penjelasan lengkapnya di sini!

Coin Listing Binance adalah hal yang wajib banget kamu tahu sebagai penggiat cryptocurrency alias kripto. Soalnya, dengan mengetahuinya kamu bisa mendapat cuan lebih banyak, baik sebagai investor maupun pengembang kripto.

Untuk terjun ke dunia kripto, kamu wajib banget tahu istilah-istilah yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah listing yang mewakili istilah pendaftaran koin kripto ke marketplace. Tanpa adanya listing, koin kripto takkan bisa dijual atau dibeli, geng!

Nah, di artikel ini Jaka bakal bahas secara khusus listing di Binance. Platform kripto ini terbilang sangat populer sehingga banyak pengembang maupun investor kripto yang mempercayakan Binance.

Tanpa perlu basa-basi lagi, yuk simak pembahasan seputar coin listing Binance, termasuk fungsi, keunggulan, serta cara melakukannya di artikel ini!

Apa Itu Listing Crypto?

Sumber foto: Cointelegraph

Popularitas kripto memang meroket sejak tahun lalu hingga saat ini. Bidang yang tadinya hanya dimengerti segelintir orang, kini kalangan awam pun mulai melek. Kita bisa lihat buktinya pada kasus NFT Ghozali Everyday atau peluncuran token ASIX milik Anang dan Ashanty.

Makanya, sekarang sudah banyak orang yang mulai paham dengan istilah-istilah dalam dunia kripto. Salah satunya adalah listing yang beberapa bulan belakangan cukup trending karena kabar pendaftaran koin ASIX di Indodax.

Bila dijelaskan, "listing" merupakan proses pendaftaran cryptocurrency atau mata uang kripto ke dalam bursa atau marketplace. Artinya, sebuah aset atau mata uang kripto baru bisa diperjualbelikan secara resmi setelah melalui proses listing.

ADVERTISEMENT

Istilah ini sebenarnya telah populer sejak lama di dunia investasi saham. Namun, popularitas kripto yang perkembangannya makin pesat membuat listing juga jadi digunakan di dunia kripto.

Kasus koin ASIX bisa menjadi contoh yang tepat untuk menjelaskan listing. Bulan lalu, koin ASIX sempat mengundang kontroversi karena sudah diluncurkan dan dijual secara tertutup, tapi ternyata dilarang peredarannya oleh Bappebti.

Nah, alasan kenapa koin ASIX menjadi permasalahan bagi Bappebti karena koin ini memang belum terdaftar secara resmi alias listing di bursa crypto. Hal ini pun juga telah diklarifikasi oleh badan terkait yang mengatakan mereka tidak pernah melarang peredaran koin tersebut selama terdaftar resmi.

Seputar Coin Listing Binance: Launchpad & Launchpool

Sumber foto: Binance.com

Binance juga tidak bisa lepas dalam pembahasan listing kripto. Sebab, platform kripto asal Tiongkok ini menyediakan fasilitas coin listing yang sangat menjanjikan dalam fitur bernama Launchpad & Launchpool.

FItur tersebut merupakan salah satu inovasi yang diluncurkan Binance untuk mendukung ekosistem kripto. Launchpad & Launchpool pun melengkapi coin listing Binance dengan cara langsung yang sudah ada sejak lama.

Sederhananya, Launchpad dan Launchpool adalah fitur coin listing Binance melalui sistem crowdfunding. Jadi, pengembang koin yang melakukan listing di fitur ini akan mendapatkan bantuan modal sekaligus eksposur ke penggunanya secara terbuka. Berbeda dengan sistem listing langsung yang ditujukan untuk koin yang telah populer, tapi belum listing di Binance.

Sumber foto: Binance.com

Karena melalui sistem crowdfunding, coin listing Binance di Launchpad & Launchpool bisa tumbuh dengan pesat. Salah satu contoh koin kripto yang "panen akbar" berkat fitur ini adalah ALICE yang mengalami peningkatan harga koin lebih dari 300x dari harga awal.

Benefit yang didapat dari dua fitur ini bukan cuma untuk pengembang koin. Investor alias pengguna Binance pun juga mendapat benefit berupa pembelian awal koin baru sebelum melantai di bursa.

Selain bisa mendapat harga yang lebih murah, investor juga bisa mengetahui proyek koin baru yang beredar di Binance. Hal ini pun menjadi solusi atas isu sulitnya mendapatkan informasi soal koin baru sebelumnya.

Perbedaan Sistem Launchpad dan Launchpool

Meski punya kesamaan, Launchpad dan Launchpool memiliki perbedaan konsep. Launchpad khusus ditujukan untuk proyek koin yang benar-benar baru meluncur dan belum pernah dibuat sebelumnya.

Koin yang baru di-listing di Launchpad akan dijual secara tertutup lewat proses initial exchange offering (IEO). Sistemnya kurang lebih sama dengan initial public offering (IPO) saham, tapi IEO dilakukan secara tertutup.

Sementara itu, Launchpool pada dasarnya merupakan sistem crowdfunding yang sama. Bedanya, Launchpool menggunakan sistem staking. Program ini juga bisa diikuti oleh pengembang yang sudah punya koin, tapi belum di-listing di Binance.

Jadi, investor akan mengunci token BNB, BUSD, atau mata uang kripto lainnya di sebuah pool. Pengembang koin akan mendapat dana dari koin yang sudah di-stake. Sementara itu, investor mendapat "upah" berupa token baru yang masuk ke program Launchpool. Investor yang telah staking bisa mendapat keuntungan pasif sesuai dengan koin yang di-stake.

Cara Listing Coin di Binance

Sumber foto: Binance.com

Sebagai salah satu platform kripto terbesar di dunia saat ini, Binance melalui situs resminya menyatakan komitmennya untuk mendukung komunitas kripto. Makanya, mereka membuka peluang bagi proyek atau pengembang koin untuk bergabung dengan mendaftarkan koinnya di sana.

Untuk pengembang koin atau kamu yang baru merencanakan proyek koin terbaru, Jaka bakal berikan tips melakukan listing di Binance. Tips dan panduan ini Jaka sadur dari beberapa sumber, termasuk dari situs Binance sendiri. Selamat menyimak!

  1. Buka situs Binance.
  2. Kunjungi halaman permohonan.
  3. Klik https://www.binance.com/en/usercenter/coin-apply untuk listing langsung atau tautan ini untuk permohonan Launchpad.
  4. Isi informasi dasar tentang proyek koinmu.
  5. Klik Berikutnya untuk melanjutkan ke Formulir Permohonan Listing Binance.
  6. Ikuti tautan untuk melengkapi informasi tambahan.
  7. Centang kotak di atas dan klik Berikutnya untuk mengirimkan permohonan.
Sumber foto: Binance.com

Setelah melakukan permohonan, kamu tinggal perlu menunggu hingga pihak Binance menghubungimu kembali.

Perlu dicatat, Binance menerima begitu banyak permohonan dan listing coin. Makanya, mereka melakukan seleksi yang sangat ketat agar proyek yang mereka dukung adalah proyek yang benar-benar valid dan potensial. Hal tersebut sangat berlaku bagi pemohon proyek yang ingin bergabung di program Launchpad.

Cara Mendapatkan Koin Kripto Baru di Launchpad & Launchpool

Sumber foto: Binance.com

Bukan cuma bisa digunakan oleh pengembang koin, fitur coin listing Binance Launchpad & Launchpool juga bisa dimanfaatkan oleh kamu sebagai investor dan penggiat kripto.

Hal yang kamu perlu lakukan untuk merasakan benefitnya adalah dengan bergabung ke program ini. Untuk mengetahui cara bergabung dan menggunakan Launchpad & Launchpool sebagai investor, silahkan simak pembahasannya di bawah ini.

1. Cara Menggunakan Launchpool bagi Investor

Jaka akan membahas cara bergabung dengan Launchpool terlebih dahulu. Sebab, Launchpool menjadi sistem yang lebih mainstream. Peluangnya sangat besar buatmu untuk bisa bergabung di program ini selama kamu telah menjadi verified user di Binance.

Berikut cara daftar dan menggunakan Launchpool di Binance:

  1. Pastikan akun Binance kamu telah terverifikasi.
  2. Buka Binance, lalu masuk ke laman Launchpad.
  3. Pilih Launchpool.
  4. Pilih proyek yang kamu minati.
  5. Pilih token milikmu yang ingin kamu stake (Jaka rekomendasikan BUSD & BNB).
  6. Klik "Stake".
  7. Masukkan jumlah token yang ingin kamu masukkan ke pool.
Sumber foto: Binance.com

Setelah menuntaskan panduan di atas, kamu bisa langsung memanen koin baru yang tergabung dalam proyek Launchpool setiap jamnya. Koin baru yang akan kamu dapat dipengaruhi oleh besaran nominal token yang kamu stake. Sistem staking ini biasanya akan berlangsung selama 30 hari.

2. Cara Menggunakan Launchpad bagi Investor

Berbeda dengan Launchpool yang lebih terbuka dan bisa diikuti oleh siapa saja, Launchpad lebih bersifat tertutup dan terbatas. Rentang waktu programnya juga berjalan lebih singkat ketimbang Launchpool.

Hal tersebut wajar mengingat Launchpad ditujukan untuk proyek koin yang benar-benar baru meluncur. Jadi, Binance akan benar-benar memantau prosesnya setelah melalui proses seleksi. Hal ini juga bertujuan agar harga koin baru tersebut tidak meroket dalam waktu yang singkat.

Untuk menggunakan fitur Launchpad sebagai investor, kamu bisa ikuti langkah-langkah simpelnya di bawah ini (khusus APK Binance):

  1. Buka APK Binance.
  2. Pilih menu Home
  3. Pilih menu More untuk pindah ke kolom Services.
  4. Klik Launchpad.
  5. Pilih token baru yang kamu inginkan.
  6. Klik View Details.
Sumber foto: Binance.com

Setelah memilih token IEO yang kamu inginkan, kamu harus memenuhi beberapa syarat dan melewati tahapan-tahapan ini sebelum bisa benar-benar join ke program Launchpad:

1. Periode penghitungan limit partisipasi nasabah

Batas partisipasimu akan ditentukan oleh saldo BNB rata-rata selama periode perhitungan tertentu. Kamu tidak perlu melakukan stake atau melakukan aktivitas lain dengan BNB selama periode ini (biasanya seminggu).

2. Penentuan jumlah BNB untuk IEO

Setelah menghitung besaran partisipasi, Binance akan memintamu memasukkan berapa besaran BNB yang ingin kamu gunakan untuk ditukarkan dengan koin baru. Dana yang kamu "pinjamkan" tersebut akan dikunci oleh sistem sehingga tidak bisa kamu gunakan selama periode yang telah ditentukan.

3. Kalkulasi Token

Setelah periode komitmen BNB usai, sistem Binance akan menghitung alokasi token setiap pengguna selama sekitar 1 jam.

4. Pemotongan BNB

Setelah alokasi akhir setiap pengguna ditentukan, sebagian BNB kamu yang telah terkunci akan dipotong untuk token baru dari IEO. Token IEO tersebut akan ditransfer ke wallet Binance kamu.

Keunggulan Coin Listing Binance

Seperti yang sudah Jaka singgung sebelumnya, program coin listing Binance Launchpad & Launchpool tidak hanya bermanfaat untuk pengembang koin. Kamu sebagai investor dan penggiat kripto juga bisa bergabung dengan program ini untuk merasakan benefitnya!

Untuk pengembang koin, fitur ini tentu penuh faedah karena dapat membantu sebuah proyek kripto baru untuk berkembang lebih pesat lagi berkat sistem crowdfunding. Selain itu, proyek koin baru yang bergabung di program ini juga bisa lebih dikenal oleh pengguna Binance.

Bagi investor, keuntungan yang dirasa dari program ini adalah mendapatkan koin kripto terbaru duluan dibanding pengguna lain. Hal ini membuatmu bisa mendapatkan koin dengan harga murah dan bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi saat dirilis resmi.

Kenapa harganya bisa berpotensi naik dan jadi lebih mahal? Token atau koin yang listing di Binance biasanya punya potensi dan telah mendapat "lampu hijau" dari Binance setelah seleksi ketat. Makanya, koin tersebut diprediksi bakal ngetren dan bisa jadi listing di bursa/marketplace besar lainnya.

Hasilnya, potensi keuntungan juga bisa makin besar. Sebab, ada potensi volume dan likuiditas yang lebih tinggi sehingga harganya pasti naik dari saat penjualan awal melalui IEO.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan pasif lewat sistem staking di Launchpool. Hal ini tentu sangat menjanjikan buat kamu yang ingin mendapatkan cuan kripto tambahan.

Akhir Kata

Itulah dia penjelasan lengkap mengenai coin listing Binance beserta fitur, keunggulan, serta cara kerjanya. Ternyata, listing di Binance bukan cuma bermanfaat buat pengembang koin. Kita sebagai investor juga bisa mendapatkan benefitnya, loh. Lumayan banget buat nambah cuan selain dengan cara yang kamu gunakan selama ini!

Baca juga artikel soal Decentralized Autonomous Organization (DAO), game NFT mirip Genshin Impact, serta artikel lain seputar Crypto Blockchain, DApps, NFT, atau artikel menarik lainnya dari Tanri Raafani Haidi.

BACA JUGA

Begini Cara Membeli Tanah di Decentraland, Bisa Jadi Pilihan Investasi!

Jangan Ketinggalan Zaman, Inilah 6 Profesi yang Paling Dibutuhkan di Era Metaverse!

Deretan NFT Milik Netizen +62 dengan Harga Gak Masuk Akal, Sampai Rp700 Triliun Per Item!

12 NFT Teraneh yang Dijual Netizen Indonesia di OpenSea, Mau Ikuti Jejak Ghozali?

Viral Penampakan Sosok Kuntilanak di NFT Ghozali Everyday, Jadi Bernilai Rp4,5 Miliar!

Setelah NFT Ghozali Everyday Laris Manis, Terbitlah Ghozali Token

ARTIKEL TERKAIT

Saingi Axie Infinity, Thetan Arena Bisa Jadi Game Play-to-Earn Nomor 1: Bisa Cuan Banyak!

5 Koleksi NFT Seni Digital Terlaris dalam Seminggu Terakhir, Terjual Ratusan Miliar!

Kembali Keatas