Kamu pasti tak akan percaya bagaimana perjalanan Chef Arnold Poernomo, atau yang akrab disapa Chef Arnold, dari mencuci piring hingga menjadi salah satu pengusaha kuliner sukses. Kisahnya sungguh menginspirasi dan mungkin sedikit kontroversial.
Semua dimulai ketika kedua orangtuanya mengalami kebangkrutan pada tahun 1998 dan pindah ke Australia. Karena kondisi ekonomi keluarganya yang sulit, Chef Arnold sering merasa lapar dan hanya mampu menyantap ramen setelah pulang sekolah.
Namun, keadaan berubah saat ia mendapat kesempatan untuk bekerja di sebuah kafe sebagai kitchen hand meski usianya masih di bawah batas legal untuk bekerja. Meskipun terbatas dalam jam kerja karena masih harus sekolah, gajinya yang sebelumnya tak pernah memiliki uang menjadi sekitar 100-150 dolar Australia per minggu atau setara dengan Rp 1 juta hingga 1,5 juta.
Baca Juga: 7 Pinjol yang Mudah di ACC dan Cair Tanpa Ribet 2024, Wajib Coba!
Dari mencuci piring, Chef Arnold kemudian mendapat kesempatan belajar menjadi barista dan akhirnya membantu chef di dapur. Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan kuliner formal, pengalamannya di dapur profesional membuatnya merangkak naik dan sukses dalam dunia kuliner.
Meskipun telah mencapai kesuksesan besar sebagai seorang pengusaha kuliner, Chef Arnold tidak pernah memandang rendah profesi apa pun. Ia bahkan tidak mau menamakan dirinya sebagai seorang chef karena ia sadar bahwa gelar tersebut butuh waktu dan proses belajar yang panjang.
Baca Juga: Cara Beli Motor Tarikan Leasing yang Aman dan Terpercaya, Harga Miring!
Kisah Chef Arnold membuktikan bahwa ketekunan dan semangat pantang menyerah dapat mengubah nasib seseorang. Dari cuci piring hingga meraih kesuksesan dalam dunia kuliner, perjalanan hidupnya sungguh memukau.
Bacaan Menarik Lainnya
Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News