Banyak orang mencari aplikasi pinjaman online bunga rendah lalu langsung membandingkan angka persennya. Cara itu paling cepat, dan paling sering menyesatkan.
Tujuh aplikasi populer di daftar ini datang dari TIGA kategori izin yang berbeda: bank, perusahaan pembiayaan atau multifinance, dan pindar alias fintech P2P lending. Aturan biaya untuk ketiganya tidak sama. Membandingkan angka persen tanpa melihat kategori izinnya bikin kamu salah ambil kesimpulan, karena batas biaya yang mengikat satu kategori belum tentu mengikat kategori lain.
Artikel ini menyebut kategori izin tiap aplikasi, nomor izinnya, dan angka biaya terbaru dari sumber resmi masing-masing per 23 Agustus 2026. Sebelum lanjut, ada baiknya kamu paham juga soal pinjol data busuk yang tetap cair supaya bisa membedakan mana yang berizin dan mana yang tidak.
Disclaimer:
Artikel ini mengandung link afiliasi, yang artinya kami bisa mendapatkan komisi jika kamu melakukan pembelian melalui link tersebut.
Tabel Perbandingan Pinjaman Online Bunga Rendah
| Aplikasi | Jenis Izin | Bunga Menurut Sumber Resmi | Limit | Tenor |
|---|---|---|---|---|
| Kredivo | Perusahaan pembiayaan | 0% hanya untuk tenor 1 bulan, berlaku di semua jenis akun; cicilan 3 bulan ke atas kena 1,99% sampai 3,99% per bulan di akun Premium dan Premium Plus, atau 4% per bulan di akun Basic | Rp1.000.000 sampai Rp50.000.000 tergantung jenis akun | 1 bulan, lalu 3, 6, 9, 12, 18, 24 bulan |
| Kredit Pintar | Pindar | 1 sampai 5% per bulan; listing Play menulis maksimum 36% per tahun | Maksimum Rp50.000.000 | 2 sampai 12 bulan menurut RIPLAY, 91 sampai 360 hari menurut listing Play |
| Tunaiku | Bank | 3 sampai 5% flat per bulan | Rp2.000.000 sampai Rp30.000.000 | 6 sampai 30 bulan |
| AdaKami | Pindar | Maksimal 0,3% per hari untuk tenor sampai 6 bulan, digambarkan 9% per bulan; 0,2% per hari untuk tenor di atas 6 bulan, digambarkan 6% per bulan. Listing Play menulis APR maksimum 36% per tahun | Rp300.000 sampai Rp80.000.000 | 3, 6, 12 bulan |
| SPinjam | Pindar | Mulai 1,8% per bulan, setara mulai 0,06% per hari | Hingga Rp50.000.000, dan Rp100.000.000 untuk SPinjam Xtra | Hingga 12 bulan, dan 24 bulan untuk SPinjam Xtra |
| Akulaku | Perusahaan pembiayaan | APR maksimum 24% per tahun di listing Play; maksimal 6% per bulan di RIPLAY | Rp300.000 sampai Rp15.000.000 di listing Play, hingga Rp25.000.000 di situs resminya | 3 sampai 12 bulan |
| Indodana | Perusahaan pembiayaan dan pindar | 0% tenor 30 hari; 3% flat per bulan untuk tenor lainnya | Maksimal Rp50.000.000 | 30 hari, 3, 6, 12, 18, 24 bulan |
Kolom Jenis Izin itu yang paling menentukan, dan alasannya ada di bagian berikutnya.
Kenapa Jenis Izin Menentukan Biaya yang Boleh Ditagih
Tiga kategori izin punya aturan main sendiri. Bank tunduk pada rezim perbankan. Perusahaan pembiayaan atau multifinance diatur OJK lewat aturan lembaga pembiayaan. Pindar diatur lewat aturan fintech lending.
Batas biaya harian yang sering dikutip orang berasal dari SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2025 tanggal 31 Juli 2025. Isinya, seluruh manfaat ekonomi paling tinggi 0,3% per hari kalender untuk tenor sampai 6 bulan, dan 0,2% per hari kalender untuk tenor di atas 6 bulan. Batas itu sudah mencakup bunga sekaligus biaya administrasi.
Ini bagian yang sering terlewat: batas tersebut mengikat PENYELENGGARA PINDAR. Bank dan perusahaan pembiayaan tunduk pada rezim aturan lain, jadi angka 0,3% per hari tidak bisa kamu pakai untuk menilai Kredivo, Akulaku, atau Tunaiku. Menempelkan patokan yang salah ke produk yang salah cuma bikin perbandinganmu meleset.
Ada juga batas total yang berlaku untuk pindar: seluruh manfaat ekonomi dan denda keterlambatan tidak boleh melebihi 100% dari nilai pendanaan yang tercantum di perjanjian.
Satu catatan istilah. OJK memakai kata pindar untuk penyelenggara yang berizin, dan pinjol untuk yang ilegal. Sejak POJK 10/2022 tingkatan "terdaftar" juga sudah tidak ada untuk fintech lending, jadi istilah yang benar sekarang "berizin dan diawasi OJK".
1. Kredivo
Kredivo pas buat kamu yang sering belanja online dan butuh cicilan tanpa kartu kredit. Bunga 0% yang jadi daya tariknya cuma berlaku di tenor 1 bulan, dan begitu kamu ambil cicilan, angkanya bergantung pada jenis akunmu.
- Jenis izin: perusahaan pembiayaan (multifinance), badan hukum PT Kredivo Finance Indonesia
- Nomor izin: KEP-205/KM.10/2012 tanggal 10 Mei 2012, tercantum di Direktori Lembaga Pembiayaan OJK per 30 April 2026. Kredivo tidak ada di daftar fintech lending berizin OJK
- Bunga: bunga 0% hanya berlaku untuk tenor 1 bulan, dan itu berlaku di semua jenis akun, cuma limitnya beda. Begitu masuk cicilan 3 bulan ke atas, akun Premium dan Premium Plus kena bunga mulai dari 1,99%, lalu 2,49%, 2,60%, 2,99%, atau 3,99% per bulan, sedangkan akun Basic kena 4% per bulan untuk cicilan 3 bulan. Akun Starter hanya punya tenor 1 bulan, jadi tidak ada pilihan cicilan
- Limit: hingga Rp50.000.000 untuk tenor cicilan di akun Premium. Tenor 1 bulan hingga Rp5.500.000. Akun Basic hingga Rp3.000.000, akun Starter hingga Rp1.000.000
- Tenor: 1 bulan, lalu cicilan 3, 6, 9, 12, 18, dan 24 bulan. Tenor 18 dan 24 bulan khusus Premium Plus
- Biaya: tenor 1 bulan bebas biaya admin, kecuali Dompet Digital yang kena 9% dari total transaksi. Akun Basic cicilan 3 bulan kena biaya admin 1% minimal Rp1.000. Pinjaman tunai kena biaya admin 6%
- Denda keterlambatan: pinjaman tunai kena denda dan bunga keterlambatan 0,3% per hari dari pokok tertunggak, dihitung sejak satu hari setelah jatuh tempo. Belanja atau paylater kena bunga keterlambatan 0,2667% per hari yang dikenakan sekaligus untuk 30 hari, ditambah biaya keterlambatan 4% dari sisa pokok
- Syarat: WNI, usia 18 sampai 60 tahun, berdomisili di Indonesia. Akun Starter dan Basic tersedia di seluruh Indonesia kecuali Aceh, akun Premium hanya di kota tertentu. Penghasilan minimal Rp3.000.000 per bulan
- Rating Play Store: 4,8 dengan 4,84 juta ulasan
>>> Cek Kredivo di Google Play <<<
Dua koreksi atas versi sebelumnya. Nomor S-236/NB.213/2018 yang dulu tercantum bukan nomor izin, melainkan tanda bukti terdaftar tahun 2018 milik PT FinAccel Digital Indonesia, entitas yang kemudian berizin KEP-81/D.05/2021 lalu berganti nama menjadi PT KrediFazz Digital Indonesia pada 26 April 2024 dan sekarang menjalankan aplikasi berbeda bernama KrediFazz. Lalu soal klaim bunga 0% untuk cicilan 3 bulan. Tidak ada satu pun jenis akun yang mendapat 0% di tenor itu menurut tabel biaya resmi Kredivo: akun Premium mulai 1,99% dan akun Basic 4%. Halaman FAQ Kredivo sendiri tidak konsisten, karena paragraf pembukanya menyebut 0% untuk cicilan 3 bulan sementara tabel biaya per jenis akun di halaman yang sama menetapkan angka tadi. Yang benar-benar 0% cuma tenor 1 bulan. Perlu dicatat juga, dokumen RIPLAY Kredivo meringkas rentang suku bunganya sebagai 0% sampai 3,99% per bulan, sedangkan angka per jenis akun di atas berasal dari halaman FAQ mereka. Untuk angka yang mengikat, lihat rincian biaya di layar konfirmasi sebelum menyetujui transaksi.
2. Kredit Pintar
Kredit Pintar pas buat kamu yang butuh dana cepat dengan tenor pendek. Bunganya ditentukan penilaian risiko, jadi angka yang kamu dapat belum tentu sama dengan orang lain.
- Jenis izin: pindar (LPBBTI), badan hukum PT Kredit Pintar Indonesia
- Nomor izin: KEP-83/D.05/2019 tanggal 30 September 2019, tercantum di daftar fintech lending berizin OJK per 2 April 2026
- Bunga: RIPLAY resminya menulis suku bunga 1 sampai 5% per bulan, ditentukan analisis penyelenggara berdasarkan kategori risiko peminjam. Listing Play menyebutkannya dari sisi lain, yaitu suku bunga tahunan tidak lebih dari 36%
- Limit: maksimum Rp50.000.000
- Tenor: RIPLAY menulis 2 sampai 12 bulan, sedangkan listing Play menulis 91 sampai 360 hari. Dua angka resmi ini tidak disatukan penyelenggaranya, jadi cek tenor yang ditawarkan ke akunmu di aplikasi
- Biaya: biaya administrasi maksimum 0,3% per hari, dan tidak ada biaya pelunasan dipercepat
- Denda keterlambatan: maksimum 0,3% per hari
- Syarat: WNI, usia 18 sampai 60 tahun saat pengajuan, KTP berlaku, rekening bank sesuai data KTP, berdomisili di Indonesia
- Rating Play Store: 4,3 dengan 2,4 juta ulasan
>>> Cek Kredit Pintar di Google Play <<<
Angka bunga 0,83% per bulan yang dulu tercantum tidak ditemukan di satu pun sumber resmi Kredit Pintar, begitu juga syarat usia 21 sampai 55 tahun. Dua klaim lama lainnya justru benar dan sudah dipertahankan di atas: APR maksimum 36% per tahun dan tenor 91 sampai 360 hari memang tercantum di listing Play mereka. Sebagai gambaran biaya sebenarnya, simulasi resmi mereka untuk pokok Rp1.000.000 tenor 3 bulan menghasilkan total biaya administrasi Rp180.098, dana yang diterima Rp935.000, total pengembalian Rp1.115.098, dan cicilan Rp371.700 per bulan.
3. Tunaiku
Tunaiku pas buat kamu yang butuh tenor panjang dengan angsuran tetap. Produk ini beda sendiri di daftar karena diterbitkan bank, bukan fintech.
- Jenis izin: produk bank, badan hukum PT Bank Amar Indonesia Tbk
- Nomor izin: situsnya menulis Tunaiku adalah produk PT Bank Amar Indonesia Tbk yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Sebagai produk bank, simpanan nasabahnya masuk penjaminan LPS, dan produk ini memang tidak punya nomor izin fintech lending
- Bunga: 3 sampai 5% flat per bulan
- Limit: Rp2.000.000 sampai Rp30.000.000
- Tenor: 6 sampai 30 bulan
- Biaya: biaya administrasi dan biaya provisi mulai dari 5% dari total pinjaman, dipotong di awal. Ada juga biaya pemeliharaan akun Rp550.000
- Denda keterlambatan: Rp150.000 per bulan
- Syarat: usia 21 sampai 60 tahun saat pengajuan, WNI, punya rekening bank aktif, punya pekerjaan atau penghasilan tetap bulanan, alamat KTP atau domisili dalam area layanan. Situsnya menulis cukup dengan KTP, tidak perlu NPWP dan kartu kredit
- Rating Play Store: 4,7 dengan 1,44 juta ulasan
Entri ini paling banyak dikoreksi. Nomor KEP-16/D.05/2021 yang dulu tercantum sebagai izin Tunaiku ternyata milik perusahaan lain, yaitu PT Kredit Plus Teknologi dengan platform Pinjam Gampang, izin tanggal 16 Maret 2021. Tunaiku produk bank, jadi memang tidak seharusnya punya nomor izin fintech lending. Versi sebelumnya juga menulis bunga 2 sampai 5%, limit maksimum Rp20 juta, tenor sampai 20 bulan, usia 21 sampai 55 tahun, dan NPWP wajib di atas Rp8 juta, yang semuanya berbeda dari keterangan resmi. Biaya provisi mulai 5% yang dipotong di depan dan biaya pemeliharaan akun Rp550.000 juga belum pernah disebut, padahal keduanya ikut menentukan total yang kamu bayar.
4. AdaKami
AdaKami pas buat kamu yang butuh limit besar. Angka bunganya perlu dibaca hati-hati karena dua sumber resmi mereka menampilkan satuan berbeda.
- Jenis izin: pindar (LPBBTI), badan hukum PT Pembiayaan Digital Indonesia. Nama badan hukumnya memang memuat kata Pembiayaan, tapi izinnya LPBBTI
- Nomor izin: KEP-128/D.05/2019 tanggal 13 Desember 2019, tercantum di daftar fintech lending berizin OJK per 2 April 2026
- Bunga: halaman RIPLAY di situs resminya menulis bunga maksimal 0,3% per hari untuk tenor sampai 6 bulan, yang mereka gambarkan sendiri sebagai 9% per bulan, dan 0,2% per hari untuk tenor 6 bulan ke atas, digambarkan 6% per bulan. Balasan CS AdaKami di listing Play juga menyebut 0,3% per hari. Sementara listing Play yang diperbarui 7 Agustus 2026 menulis suku bunga maksimum APR 36% per tahun dengan contoh 36% dibagi 12 sama dengan 3% per bulan
- Limit: Rp300.000 sampai Rp80.000.000
- Tenor: cicilan 3, 6, dan 12 bulan, setara 91 sampai 365 hari
- Biaya: listing Play menulis biaya layanan 1,42% dari pokok pinjaman, dan dalam contoh resminya biaya itu dikenakan tiap bulan. Untuk pokok Rp3.000.000 berarti Rp42.600 per bulan atau Rp255.600 selama 6 bulan
- Denda keterlambatan: tidak dipublikasikan di halaman resmi mana pun, jadi angkanya tidak bisa kami cantumkan
- Syarat: WNI, usia 18 sampai 60 tahun, punya pekerjaan atau sumber penghasilan paling sedikit Rp3.000.000 per bulan, nomor HP aktif, punya rekening bank
- Rating Play Store: 4,5 dengan 1,42 juta ulasan
>>> Cek AdaKami di Google Play <<<
Dua angka resmi di atas sama-sama berlaku dan tidak saling meniadakan, karena yang satu memakai satuan per hari dan yang lain per tahun. Versi sebelumnya menulis bunga maksimum 3% per bulan tanpa menyebut angka per hari di situs resminya. Kalau kamu mau berhitung aman, pakai angka per hari yang lebih ketat.
5. SPinjam
SPinjam pas buat kamu yang sudah aktif di Shopee dan malas pindah aplikasi. Produk ini berizin sebagai pindar dan berjalan di dalam ekosistem Shopee.
- Jenis izin: pindar (LPBBTI), badan hukum PT Lentera Dana Nusantara
- Nomor izin: KEP-49/D.05/2021 tanggal 2 Juni 2021, tercantum di daftar fintech lending berizin OJK per 2 April 2026
- Bunga: menurut Pusat Bantuan Shopee, suku bunga terkecil mulai 1,8% per bulan. Halaman bantuan lain menyebut angka yang sama dari sisi harian, yaitu biaya cicilan mulai dari 0,06% per hari
- Limit: Pusat Bantuan Shopee menulis SPinjam hingga Rp50.000.000 dan SPinjam Xtra hingga Rp100.000.000. Limit yang benar-benar kamu dapat tetap ditentukan penilaian Shopee
- Tenor: dua halaman bantuan Shopee berbeda. Satu menulis tenor 2, 3, 6, 9, 12, hingga 24 bulan, sedangkan yang lain membatasi SPinjam sampai 12 bulan dan menyediakan 24 bulan khusus SPinjam Xtra
- Biaya: tidak dipublikasikan terpisah
- Denda keterlambatan: 5% dari total tagihan
- Syarat: pengguna aktif Shopee yang sudah mengaktifkan ShopeePay dan tidak punya tunggakan di layanan Shopee lain
- Rating Play Store: SPinjam berjalan di dalam aplikasi Shopee dan tidak punya listing tersendiri, jadi rating aplikasi Shopee bukan rating produk pinjaman ini
>>> Cek Shopee di Google Play <<<
Versi sebelumnya menulis SPinjam "terdaftar dan diawasi OJK" tanpa nomor. Sejak POJK 10/2022 tingkatan terdaftar sudah tidak ada, dan nomor izinnya sekarang bisa kamu cek sendiri di daftar OJK. Perlu dicatat juga SPinjam berbeda dari SPayLater, karena SPayLater dijalankan PT Commerce Finance yang berjenis perusahaan pembiayaan. Angka bunga 1,95% dan limit Rp60 juta yang dulu tercantum juga tidak sesuai keterangan resmi Shopee.
6. Akulaku
Akulaku pas buat kamu yang butuh cicilan barang sekaligus pinjaman tunai. Perhatikan bahwa limitnya berbeda antar produk.
- Jenis izin: perusahaan pembiayaan (multifinance). Penerbit aplikasinya PT Akulaku Silvrr Indonesia, sedangkan lengan pembiayaannya PT Akulaku Finance Indonesia yang sebelumnya bernama PT Maxima Auto Finance
- Nomor izin: Direktori Lembaga Pembiayaan OJK per 30 April 2026 mencantumkan Nomor Izin KEP-162/KM.6/2004 tanggal 4 Mei 2004. KEP-436/NB.11/2018 tanggal 18 April 2018 juga nyata, yaitu keputusan pemberlakuan izin usaha setelah perubahan nama. Akulaku tidak ada di daftar fintech lending berizin OJK
- Bunga: listing Play yang diperbarui 21 Agustus 2026 menulis APR maksimum 24% per tahun untuk pinjaman tunai atau cicilan, dengan contoh Rp2.000.000 dikali 24% dibagi 12 dikali 3 bulan. Dokumen RIPLAY PT Akulaku Finance Indonesia untuk produk PayLater menulis maksimal bunga 6% per bulan
- Limit: sumber resminya berbeda. Listing Play menulis Rp300.000 sampai Rp15.000.000, sedangkan situs akulakufinance.co.id menulis limit hingga 25 juta
- Tenor: listing Play menulis 3 sampai 12 bulan, setara 91 sampai 365 hari, dengan periode pembayaran minimum 3 bulan. RIPLAY menyebut 30 hari atau cicilan maksimal 12 bulan
- Biaya: tidak dipublikasikan resmi
- Denda keterlambatan: telat satu hari saja sudah kena denda 6% yang dihitung untuk satu bulan keterlambatan, lalu dikenakan lagi 6% dari angsuran tiap 30 hari berikutnya, maksimal sampai 4 bulan keterlambatan
- Syarat: punya akun Akulaku, WNI, usia minimal 18 tahun, punya E-KTP valid, punya penghasilan tanpa angka minimum yang diterbitkan, berdomisili di Indonesia, nomor HP dan email aktif
- Rating Play Store: 4,5 dengan 3,46 juta ulasan
>>> Cek Akulaku di Google Play <<<
Versi sebelumnya menulis KEP-436/NB.11/2018 seolah izin fintech lending, padahal itu izin usaha perusahaan pembiayaan, dan kalau kamu cek direktori OJK nomor yang muncul justru KEP-162/KM.6/2004. Klaim bunga mulai 0% untuk promo juga tidak ditemukan di sumber resmi Akulaku mana pun, begitu juga klaim tenor 15 bulan. Satu lagi, KTA Asetku bukan produk Akulaku. Asetku platform P2P terpisah yang dijalankan PT Pintar Inovasi Digital.
7. Indodana
Indodana pas buat kamu yang butuh cicilan tenor panjang. Grupnya punya izin di dua kategori sekaligus, jadi kamu perlu tahu entitas mana yang menerbitkan produkmu.
- Jenis izin: grup ini punya izin di dua kategori. Dokumen RIPLAY produk konsumennya dan footer situs indodana.id menyebut nama penerbit PT Indodana Multi Finance, sebuah perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi OJK. Sementara izin fintech lending KEP-15/D.05/2020 terdaftar atas nama PT Artha Dana Teknologi. Cek nama penerbit yang tercantum di perjanjian yang kamu tanda tangani di aplikasi
- Nomor izin: KEP-15/D.05/2020 tanggal 19 Mei 2020 atas nama PT Artha Dana Teknologi, tercantum di daftar fintech lending berizin OJK per 2 April 2026
- Bunga: RIPLAY resminya menulis tenor 30 hari kena 0%, sedangkan tenor 3, 6, 12, 18, dan 24 bulan kena bunga 3% flat. Listing Play yang diperbarui 19 Agustus 2026 menulis suku bunga 3% untuk tenor 3, 6, dan 12 bulan dengan maksimum APR 36%
- Limit: maksimal Rp50.000.000
- Tenor: RIPLAY menyebut 30 hari, 3, 6, 12, 18, dan 24 bulan. Listing Play menyebut minimum 3 bulan dan maksimum 12 bulan
- Biaya: biaya provisi 1% dari nilai transaksi. Contoh resminya, pinjaman Rp4.000.000 tenor 12 bulan menghasilkan provisi Rp40.000, bunga Rp1.454.400, dan total Rp5.494.400. RIPLAY menulis biaya layanan 1% flat untuk semua tenor dengan minimum Rp1.000, sementara satu halaman FAQ Indodana menulis 3%
- Denda keterlambatan: RIPLAY resminya menulis denda 10% dari jumlah tagihan yang melewati jatuh tempo, terhitung dari keterlambatan hari pertama, dan berlaku akumulatif kalau keterlambatan masuk bulan berbeda
- Syarat: WNI, usia 18 sampai 70 tahun, penghasilan minimal Rp3.000.000 per bulan, sudah bekerja minimal 3 bulan, punya KTP dan swafoto dengan KTP
- Rating Play Store: 4,6 dengan 2,59 juta ulasan
>>> Cek Indodana di Google Play <<<
Versi sebelumnya menulis bunga mulai 2% per bulan, APR maksimum 56% per tahun, dan limit Rp30 juta, dan ketiganya berbeda dari keterangan resmi. Tautan lamanya juga memakai paket id.indodana.app yang sekarang 404 di Play, sedangkan paket yang hidup com.indodana.app. Satu catatan menarik: nomor KEP-16/D.05/2020 yang cuma beda satu digit dari izin Indodana adalah izin JULO yang terbit di hari yang sama, dan itu sumber banyak salah kutip di artikel lain.
Aturan OJK yang Melindungi Kamu Sebagai Peminjam
Selain batas biaya, ada aturan lain yang berdiri di pihak kamu.
Rasio pembayaran pokok dan manfaat ekonomi terhadap penghasilan dibatasi paling tinggi 40% pada 2025 dan 30% sejak 2026. Rasio ini dihitung terhadap SELURUH kreditur, termasuk bank, perusahaan pembiayaan, dan pergadaian. Jadi kalau cicilanmu di semua tempat sudah lewat sepertiga penghasilan, itu sinyal berhenti, bukan sinyal cari aplikasi baru.
Penyelenggara juga dilarang memberi pendanaan kepada orang yang sudah menerima pendanaan dari lebih dari 3 penyelenggara. Sejak 1 Januari 2026, penerima dana WNI harus berusia paling rendah 18 tahun atau sudah menikah, dan punya penghasilan bruto rata-rata paling sedikit Rp3.000.000 per bulan dengan bukti yang valid.
Soal penagihan, POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 62 mengatur penagihan wajib dilakukan dengan cara berikut:
- Tidak menggunakan cara ancaman, kekerasan, dan/atau tindakan yang bersifat mempermalukan konsumen
- Tidak menggunakan tekanan secara fisik maupun verbal
- Tidak kepada pihak selain konsumen
- Tidak secara terus menerus yang bersifat mengganggu
- Di tempat alamat penagihan atau domisili konsumen
- Hanya pada hari Senin sampai dengan Sabtu di luar hari libur nasional, dari pukul 08.00 sampai 20.00 waktu setempat
Penagih yang menelepon keluargamu tengah malam sedang melanggar aturan itu, dan tanggung jawabnya tetap ada di penyelenggara jasa keuangannya.
Kamu juga punya hak mengadu. Pengaduan wajib ditanggapi tertulis paling lama 10 hari kerja sejak dokumen lengkap diterima, bisa diperpanjang paling lama 10 hari kerja, dan penyelenggara dilarang memungut biaya untuk layanan pengaduan.
Cara Cek Sendiri Izin Aplikasi Pinjaman
Jangan percaya klaim "resmi OJK" di iklan mana pun sebelum kamu cek sendiri. Ada tiga jalur.
Pertama, daftar fintech lending berizin OJK, yang per 2 April 2026 memuat 95 penyelenggara, di https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/direktori/fintech/Default.aspx
Kedua, Direktori Lembaga Pembiayaan dan Perusahaan Modal Ventura, dengan data per 30 April 2026, di https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/direktori/lembaga-pembiayaan/Default.aspx
Ketiga, OJK Kontak 157 lewat telepon 157, WhatsApp 081157157157, email konsumen@ojk.go.id, atau portal kontak157.ojk.go.id. Cara paling cepat, kirim nama aplikasinya lewat WhatsApp dan OJK akan menjawab status izinnya.
Kalau kamu menemukan penawaran yang mencurigakan, laporkan ke Satgas PASTI, Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal.
NOTE:
Nomor izin dan angka biaya berubah sewaktu-waktu. Cek sendiri di direktori OJK dan di aplikasi penyelenggaranya sebelum mengajukan.
FAQ
Apa bedanya pindar dan pinjol?
Pindar adalah istilah OJK untuk penyelenggara pinjaman daring yang sudah berizin dan diawasi. Pinjol dipakai OJK untuk yang ilegal. Sejak POJK 10/2022 tingkatan terdaftar sudah tidak ada, jadi yang benar berizin dan diawasi OJK.
Berapa batas bunga pinjaman online yang legal?
Menurut SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2025 tanggal 31 Juli 2025, seluruh manfaat ekonomi paling tinggi 0,3% per hari kalender untuk tenor sampai 6 bulan dan 0,2% per hari kalender untuk tenor di atas 6 bulan, sudah termasuk biaya administrasi. Batas ini berlaku untuk pindar, dan tidak dipakai menilai produk bank atau perusahaan pembiayaan.
Apa risiko kalau gagal bayar?
Denda berjalan terus sesuai ketentuan masing-masing penyelenggara, riwayat pembayaranmu tercatat di SLIK dan terbaca saat kamu mengajukan kredit berikutnya, dan akan ada penagihan. Penagihan itu wajib mengikuti POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 62.
Ke mana melapor kalau menemukan pinjaman ilegal?
Laporkan ke Satgas PASTI lewat kanal OJK Kontak 157: telepon 157, WhatsApp 081157157157, email konsumen@ojk.go.id, atau portal kontak157.ojk.go.id.
Akhir Kata
Balik ke cara membandingkan di awal tadi. Angka persen paling kecil tidak otomatis paling murah, karena biaya admin, provisi, biaya layanan, dan denda ikut menentukan total yang kamu bayar. Tunaiku jadi contoh paling jelas: bunganya kelihatan wajar, tapi ada provisi mulai 5% yang dipotong di depan dan biaya pemeliharaan akun Rp550.000 yang tidak muncul di angka bunga.
Yang juga menentukan adalah kategori izinnya, karena itu yang memutuskan aturan mana yang melindungi kamu. Sebelum mengajukan, cek nomor izinnya di direktori OJK, baca rincian biaya di layar konfirmasi aplikasinya, dan hitung dulu rasio cicilan terhadap penghasilanmu.
Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News
Nomor izin, bunga, biaya, dan syarat diperiksa ke sumber resmi masing-masing penyelenggara dan direktori OJK pada 23 Agustus 2026. Angka bisa berubah sewaktu-waktu, cek langsung sebelum mengajukan pinjaman.