7 Aplikasi Pinjaman Online Bunga Terendah Terdaftar OJK

Ditulis oleh Kiki - Sunday, 23 August 2026, 13:47
Butuh dana cepat? Ini 7 aplikasi pinjaman online bunga rendah terpercaya dan resmi OJK. Dapatkan limit tinggi dan tenor panjang dengan mudah!

Banyak orang mencari aplikasi pinjaman online bunga rendah lalu langsung membandingkan angka persennya. Cara itu paling cepat, dan paling sering menyesatkan.

Tujuh aplikasi populer di daftar ini datang dari TIGA kategori izin yang berbeda: bank, perusahaan pembiayaan atau multifinance, dan pindar alias fintech P2P lending. Aturan biaya untuk ketiganya tidak sama. Membandingkan angka persen tanpa melihat kategori izinnya bikin kamu salah ambil kesimpulan, karena batas biaya yang mengikat satu kategori belum tentu mengikat kategori lain.

Artikel ini menyebut kategori izin tiap aplikasi, nomor izinnya, dan angka biaya terbaru dari sumber resmi masing-masing per 23 Agustus 2026. Sebelum lanjut, ada baiknya kamu paham juga soal pinjol data busuk yang tetap cair supaya bisa membedakan mana yang berizin dan mana yang tidak.

Disclaimer:

Artikel ini mengandung link afiliasi, yang artinya kami bisa mendapatkan komisi jika kamu melakukan pembelian melalui link tersebut.

Tabel Perbandingan Pinjaman Online Bunga Rendah

Aplikasi Jenis Izin Bunga Menurut Sumber Resmi Limit Tenor
Kredivo Perusahaan pembiayaan 0% hanya untuk tenor 1 bulan, berlaku di semua jenis akun; cicilan 3 bulan ke atas kena 1,99% sampai 3,99% per bulan di akun Premium dan Premium Plus, atau 4% per bulan di akun Basic Rp1.000.000 sampai Rp50.000.000 tergantung jenis akun 1 bulan, lalu 3, 6, 9, 12, 18, 24 bulan
Kredit Pintar Pindar 1 sampai 5% per bulan; listing Play menulis maksimum 36% per tahun Maksimum Rp50.000.000 2 sampai 12 bulan menurut RIPLAY, 91 sampai 360 hari menurut listing Play
Tunaiku Bank 3 sampai 5% flat per bulan Rp2.000.000 sampai Rp30.000.000 6 sampai 30 bulan
AdaKami Pindar Maksimal 0,3% per hari untuk tenor sampai 6 bulan, digambarkan 9% per bulan; 0,2% per hari untuk tenor di atas 6 bulan, digambarkan 6% per bulan. Listing Play menulis APR maksimum 36% per tahun Rp300.000 sampai Rp80.000.000 3, 6, 12 bulan
SPinjam Pindar Mulai 1,8% per bulan, setara mulai 0,06% per hari Hingga Rp50.000.000, dan Rp100.000.000 untuk SPinjam Xtra Hingga 12 bulan, dan 24 bulan untuk SPinjam Xtra
Akulaku Perusahaan pembiayaan APR maksimum 24% per tahun di listing Play; maksimal 6% per bulan di RIPLAY Rp300.000 sampai Rp15.000.000 di listing Play, hingga Rp25.000.000 di situs resminya 3 sampai 12 bulan
Indodana Perusahaan pembiayaan dan pindar 0% tenor 30 hari; 3% flat per bulan untuk tenor lainnya Maksimal Rp50.000.000 30 hari, 3, 6, 12, 18, 24 bulan

Kolom Jenis Izin itu yang paling menentukan, dan alasannya ada di bagian berikutnya.

Kenapa Jenis Izin Menentukan Biaya yang Boleh Ditagih

Tiga kategori izin punya aturan main sendiri. Bank tunduk pada rezim perbankan. Perusahaan pembiayaan atau multifinance diatur OJK lewat aturan lembaga pembiayaan. Pindar diatur lewat aturan fintech lending.

Batas biaya harian yang sering dikutip orang berasal dari SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2025 tanggal 31 Juli 2025. Isinya, seluruh manfaat ekonomi paling tinggi 0,3% per hari kalender untuk tenor sampai 6 bulan, dan 0,2% per hari kalender untuk tenor di atas 6 bulan. Batas itu sudah mencakup bunga sekaligus biaya administrasi.

ADVERTISEMENT

Ini bagian yang sering terlewat: batas tersebut mengikat PENYELENGGARA PINDAR. Bank dan perusahaan pembiayaan tunduk pada rezim aturan lain, jadi angka 0,3% per hari tidak bisa kamu pakai untuk menilai Kredivo, Akulaku, atau Tunaiku. Menempelkan patokan yang salah ke produk yang salah cuma bikin perbandinganmu meleset.

Ada juga batas total yang berlaku untuk pindar: seluruh manfaat ekonomi dan denda keterlambatan tidak boleh melebihi 100% dari nilai pendanaan yang tercantum di perjanjian.

Satu catatan istilah. OJK memakai kata pindar untuk penyelenggara yang berizin, dan pinjol untuk yang ilegal. Sejak POJK 10/2022 tingkatan "terdaftar" juga sudah tidak ada untuk fintech lending, jadi istilah yang benar sekarang "berizin dan diawasi OJK".

1. Kredivo

Kredivo pas buat kamu yang sering belanja online dan butuh cicilan tanpa kartu kredit. Bunga 0% yang jadi daya tariknya cuma berlaku di tenor 1 bulan, dan begitu kamu ambil cicilan, angkanya bergantung pada jenis akunmu.

>>> Cek Kredivo di Google Play <<<

Dua koreksi atas versi sebelumnya. Nomor S-236/NB.213/2018 yang dulu tercantum bukan nomor izin, melainkan tanda bukti terdaftar tahun 2018 milik PT FinAccel Digital Indonesia, entitas yang kemudian berizin KEP-81/D.05/2021 lalu berganti nama menjadi PT KrediFazz Digital Indonesia pada 26 April 2024 dan sekarang menjalankan aplikasi berbeda bernama KrediFazz. Lalu soal klaim bunga 0% untuk cicilan 3 bulan. Tidak ada satu pun jenis akun yang mendapat 0% di tenor itu menurut tabel biaya resmi Kredivo: akun Premium mulai 1,99% dan akun Basic 4%. Halaman FAQ Kredivo sendiri tidak konsisten, karena paragraf pembukanya menyebut 0% untuk cicilan 3 bulan sementara tabel biaya per jenis akun di halaman yang sama menetapkan angka tadi. Yang benar-benar 0% cuma tenor 1 bulan. Perlu dicatat juga, dokumen RIPLAY Kredivo meringkas rentang suku bunganya sebagai 0% sampai 3,99% per bulan, sedangkan angka per jenis akun di atas berasal dari halaman FAQ mereka. Untuk angka yang mengikat, lihat rincian biaya di layar konfirmasi sebelum menyetujui transaksi.

2. Kredit Pintar

Kredit Pintar pas buat kamu yang butuh dana cepat dengan tenor pendek. Bunganya ditentukan penilaian risiko, jadi angka yang kamu dapat belum tentu sama dengan orang lain.

>>> Cek Kredit Pintar di Google Play <<<

Angka bunga 0,83% per bulan yang dulu tercantum tidak ditemukan di satu pun sumber resmi Kredit Pintar, begitu juga syarat usia 21 sampai 55 tahun. Dua klaim lama lainnya justru benar dan sudah dipertahankan di atas: APR maksimum 36% per tahun dan tenor 91 sampai 360 hari memang tercantum di listing Play mereka. Sebagai gambaran biaya sebenarnya, simulasi resmi mereka untuk pokok Rp1.000.000 tenor 3 bulan menghasilkan total biaya administrasi Rp180.098, dana yang diterima Rp935.000, total pengembalian Rp1.115.098, dan cicilan Rp371.700 per bulan.

3. Tunaiku

Tunaiku pas buat kamu yang butuh tenor panjang dengan angsuran tetap. Produk ini beda sendiri di daftar karena diterbitkan bank, bukan fintech.

Entri ini paling banyak dikoreksi. Nomor KEP-16/D.05/2021 yang dulu tercantum sebagai izin Tunaiku ternyata milik perusahaan lain, yaitu PT Kredit Plus Teknologi dengan platform Pinjam Gampang, izin tanggal 16 Maret 2021. Tunaiku produk bank, jadi memang tidak seharusnya punya nomor izin fintech lending. Versi sebelumnya juga menulis bunga 2 sampai 5%, limit maksimum Rp20 juta, tenor sampai 20 bulan, usia 21 sampai 55 tahun, dan NPWP wajib di atas Rp8 juta, yang semuanya berbeda dari keterangan resmi. Biaya provisi mulai 5% yang dipotong di depan dan biaya pemeliharaan akun Rp550.000 juga belum pernah disebut, padahal keduanya ikut menentukan total yang kamu bayar.

12 APK Dapat Saldo DANA Gratis Tanpa Deposit Cuan Gampang
12 APK penghasil saldo DANA gratis terbukti membayar 2026, tanpa deposit, langsung cair ke e-wallet kamu. Cek daftarnya di sini!
LIHAT ARTIKEL

4. AdaKami

AdaKami pas buat kamu yang butuh limit besar. Angka bunganya perlu dibaca hati-hati karena dua sumber resmi mereka menampilkan satuan berbeda.

>>> Cek AdaKami di Google Play <<<

Dua angka resmi di atas sama-sama berlaku dan tidak saling meniadakan, karena yang satu memakai satuan per hari dan yang lain per tahun. Versi sebelumnya menulis bunga maksimum 3% per bulan tanpa menyebut angka per hari di situs resminya. Kalau kamu mau berhitung aman, pakai angka per hari yang lebih ketat.

5. SPinjam

SPinjam pas buat kamu yang sudah aktif di Shopee dan malas pindah aplikasi. Produk ini berizin sebagai pindar dan berjalan di dalam ekosistem Shopee.

>>> Cek Shopee di Google Play <<<

Versi sebelumnya menulis SPinjam "terdaftar dan diawasi OJK" tanpa nomor. Sejak POJK 10/2022 tingkatan terdaftar sudah tidak ada, dan nomor izinnya sekarang bisa kamu cek sendiri di daftar OJK. Perlu dicatat juga SPinjam berbeda dari SPayLater, karena SPayLater dijalankan PT Commerce Finance yang berjenis perusahaan pembiayaan. Angka bunga 1,95% dan limit Rp60 juta yang dulu tercantum juga tidak sesuai keterangan resmi Shopee.

6. Akulaku

Akulaku pas buat kamu yang butuh cicilan barang sekaligus pinjaman tunai. Perhatikan bahwa limitnya berbeda antar produk.

>>> Cek Akulaku di Google Play <<<

Versi sebelumnya menulis KEP-436/NB.11/2018 seolah izin fintech lending, padahal itu izin usaha perusahaan pembiayaan, dan kalau kamu cek direktori OJK nomor yang muncul justru KEP-162/KM.6/2004. Klaim bunga mulai 0% untuk promo juga tidak ditemukan di sumber resmi Akulaku mana pun, begitu juga klaim tenor 15 bulan. Satu lagi, KTA Asetku bukan produk Akulaku. Asetku platform P2P terpisah yang dijalankan PT Pintar Inovasi Digital.

7. Indodana

Indodana pas buat kamu yang butuh cicilan tenor panjang. Grupnya punya izin di dua kategori sekaligus, jadi kamu perlu tahu entitas mana yang menerbitkan produkmu.

>>> Cek Indodana di Google Play <<<

Versi sebelumnya menulis bunga mulai 2% per bulan, APR maksimum 56% per tahun, dan limit Rp30 juta, dan ketiganya berbeda dari keterangan resmi. Tautan lamanya juga memakai paket id.indodana.app yang sekarang 404 di Play, sedangkan paket yang hidup com.indodana.app. Satu catatan menarik: nomor KEP-16/D.05/2020 yang cuma beda satu digit dari izin Indodana adalah izin JULO yang terbit di hari yang sama, dan itu sumber banyak salah kutip di artikel lain.

Aturan OJK yang Melindungi Kamu Sebagai Peminjam

Selain batas biaya, ada aturan lain yang berdiri di pihak kamu.

Rasio pembayaran pokok dan manfaat ekonomi terhadap penghasilan dibatasi paling tinggi 40% pada 2025 dan 30% sejak 2026. Rasio ini dihitung terhadap SELURUH kreditur, termasuk bank, perusahaan pembiayaan, dan pergadaian. Jadi kalau cicilanmu di semua tempat sudah lewat sepertiga penghasilan, itu sinyal berhenti, bukan sinyal cari aplikasi baru.

Penyelenggara juga dilarang memberi pendanaan kepada orang yang sudah menerima pendanaan dari lebih dari 3 penyelenggara. Sejak 1 Januari 2026, penerima dana WNI harus berusia paling rendah 18 tahun atau sudah menikah, dan punya penghasilan bruto rata-rata paling sedikit Rp3.000.000 per bulan dengan bukti yang valid.

Soal penagihan, POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 62 mengatur penagihan wajib dilakukan dengan cara berikut:

Penagih yang menelepon keluargamu tengah malam sedang melanggar aturan itu, dan tanggung jawabnya tetap ada di penyelenggara jasa keuangannya.

Kamu juga punya hak mengadu. Pengaduan wajib ditanggapi tertulis paling lama 10 hari kerja sejak dokumen lengkap diterima, bisa diperpanjang paling lama 10 hari kerja, dan penyelenggara dilarang memungut biaya untuk layanan pengaduan.

Cara Cek Sendiri Izin Aplikasi Pinjaman

Jangan percaya klaim "resmi OJK" di iklan mana pun sebelum kamu cek sendiri. Ada tiga jalur.

Pertama, daftar fintech lending berizin OJK, yang per 2 April 2026 memuat 95 penyelenggara, di https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/direktori/fintech/Default.aspx

Kedua, Direktori Lembaga Pembiayaan dan Perusahaan Modal Ventura, dengan data per 30 April 2026, di https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/direktori/lembaga-pembiayaan/Default.aspx

Ketiga, OJK Kontak 157 lewat telepon 157, WhatsApp 081157157157, email konsumen@ojk.go.id, atau portal kontak157.ojk.go.id. Cara paling cepat, kirim nama aplikasinya lewat WhatsApp dan OJK akan menjawab status izinnya.

Kalau kamu menemukan penawaran yang mencurigakan, laporkan ke Satgas PASTI, Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal.

NOTE:

Nomor izin dan angka biaya berubah sewaktu-waktu. Cek sendiri di direktori OJK dan di aplikasi penyelenggaranya sebelum mengajukan.

FAQ

Apa bedanya pindar dan pinjol?

Pindar adalah istilah OJK untuk penyelenggara pinjaman daring yang sudah berizin dan diawasi. Pinjol dipakai OJK untuk yang ilegal. Sejak POJK 10/2022 tingkatan terdaftar sudah tidak ada, jadi yang benar berizin dan diawasi OJK.

Berapa batas bunga pinjaman online yang legal?

Menurut SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2025 tanggal 31 Juli 2025, seluruh manfaat ekonomi paling tinggi 0,3% per hari kalender untuk tenor sampai 6 bulan dan 0,2% per hari kalender untuk tenor di atas 6 bulan, sudah termasuk biaya administrasi. Batas ini berlaku untuk pindar, dan tidak dipakai menilai produk bank atau perusahaan pembiayaan.

Apa risiko kalau gagal bayar?

Denda berjalan terus sesuai ketentuan masing-masing penyelenggara, riwayat pembayaranmu tercatat di SLIK dan terbaca saat kamu mengajukan kredit berikutnya, dan akan ada penagihan. Penagihan itu wajib mengikuti POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 62.

Ke mana melapor kalau menemukan pinjaman ilegal?

Laporkan ke Satgas PASTI lewat kanal OJK Kontak 157: telepon 157, WhatsApp 081157157157, email konsumen@ojk.go.id, atau portal kontak157.ojk.go.id.

Akhir Kata

Balik ke cara membandingkan di awal tadi. Angka persen paling kecil tidak otomatis paling murah, karena biaya admin, provisi, biaya layanan, dan denda ikut menentukan total yang kamu bayar. Tunaiku jadi contoh paling jelas: bunganya kelihatan wajar, tapi ada provisi mulai 5% yang dipotong di depan dan biaya pemeliharaan akun Rp550.000 yang tidak muncul di angka bunga.

Yang juga menentukan adalah kategori izinnya, karena itu yang memutuskan aturan mana yang melindungi kamu. Sebelum mengajukan, cek nomor izinnya di direktori OJK, baca rincian biaya di layar konfirmasi aplikasinya, dan hitung dulu rasio cicilan terhadap penghasilanmu.

Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News

Nomor izin, bunga, biaya, dan syarat diperiksa ke sumber resmi masing-masing penyelenggara dan direktori OJK pada 23 Agustus 2026. Angka bisa berubah sewaktu-waktu, cek langsung sebelum mengajukan pinjaman.

Kembali Keatas