J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              5 Tim eSport yang Pernah Didiskualifikasi di Turnamen | No. 5 Karena Rebut Slot Orang?

              5 Tim eSport yang Pernah Didiskualifikasi di Turnamen | No. 5 Karena Rebut Slot Orang?

              00
              Selasa, 27 Agt 2019, 16:45 WIB
              Terbukti melakukan kecurangan, berikut adalah beberapa tim eSport yang pernah didiskualifikasi saat mengikuti sebuah turnamen, geng!

              Kompetisi eSports kini semakin diramaikan oleh hadirnya banyak sekali tim eSport dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

              Munculnya tim-tim eSport itu pun tentunya diimbangi oleh hadirnya kompetisi-kompetisi eSport yang menjadi wadah bagi mereka untuk berkompetisi dengan tim lain.

              Mengikuti suatu kompetisi eSports tidaklah mudah dan menjadi kebanggaan bagi tim, tapi ternyata ada juga kasus di mana tim eSport didiskualifikasi saat turnamen karena melakukan kecurangan, geng.

              Tim eSport yang Didiskualifikasi Saat Turnamen

              Memenangkan sebuah kompetisi tentunya menjadi impian setiap tim eSport di seluruh dunia.

              Tapi terkadang, ambisi untuk menang yang terlalu berlebihan justru membuat mereka melakukan hal yang sebenarnya dilarang dalam kompetisi eSports, geng.

              Terbukti melakukan kecurangan, berikut adalah beberapa tim eSport yang pernah didiskualifikasi saat turnamen.

              1. EVOS Esports

              EVOS Esports Custom 57aa0

              Buat kamu pecinta gaming pastinya sudah nggak asing lagi dong dengan tim EVOS Esports atau yang biasa dikenal EVOS, geng?

              Tim eSports asal Indonesia ini semakin membuktikan kemampuan mereka lewat beberapa kompetisi eSports yang diselenggarakan baik di Indonesia ataupun luar negeri.

              Dibentuk pertama kali pada tahun 2016 lalu, EVOS ternyata pernah juga lho didiskualifikasi dalam sebuah kompetisi eSports, geng.

              Hal itu terjadi pada tim EVOS divisi Mobile Legends yang saat itu tengah mengikuti turnamen Garuda Cup Mobile Legends yang digelar pada tahun 2018 lalu.

              Hal itu dipicu oleh salah satu pemain yang menggunakan skin saat pertandingan berlangsung.

              Padahal seperti yang kita tahu, penggunaan skin dalam game Mobile Legends sendiri dapat meningkatkan status pada hero dan tentunya hal itu dilarang oleh panitia, geng.

              2. OpTic India

              OpTic India Custom 39298

              Tim eSport selanjutnya yang pernah didiskualifikasi dalam turnamen adalah OpTic India, geng.

              Saat itu, salah satu pemain OpTic India, Nikhil "forsaken" Kumawat, terbukti menggunakan cheat saat melawan tim eSport Revolution di turnamen eXTREMESLAND.

              Dalam ajang profesional CS:GO tersebut, Nikhil terbukti melakukan alt-tab dan panitia eXTREMESLAND juga melihat bahwa dia menjalankan aplikasi mencurigakan yang berjalan di background.

              Sebagai bentuk hukuman atas tindakan tersebut, OpTic India harus didiskualifikasi dari turnamen dan tim eSport Revolution berhasil maju ke babak selanjutnya.

              3. NM Esports

              NM Esports Custom 2e12f

              Salah satu tim eSport asal Indonesia, NM Esports, harus menelan pil pahit akibat ulah salah satu pemainnya, Messyah, yang ketahuan menggunakan cheat.

              Hal ini terjadi saat mereka berlaga di PGL Asia Minor Championship SEA & India Qualifier.

              Menurut co-founder komunitas CS:GO Indonesia, Jimmy Lie, Messyah memang sudah dikenal sebagai cheater di grup komunitas CS:GO Indonesia.

              Akibat kecurangan yang dilakukan oleh salah satu anggotanya itu, tim NM Esports akhirnya didiskualifikasi dalam turnamen yang sedang berlangsung.

              Nggak cuma itu saja, gelar pemenang pun langsung diberikan kepada Entity Esports yang merupakan tim eSport asal India.

              4. Thunder Predator

              Thunder Predator Custom 35562

              Dalam turnamen game Dota 2 bertajuk The International 2018 yang digelar di Vancouver, Kanada, Thunder Predator didiskualifikasi karena kecurangan yang dilakukan salah satu anggotanya.

              Juan "Atun" Ochoa , yang merupakan anggota dari Thunder Predator terbukti menggunakan semacam Code Script Macro agar dapat menggunakan skill Hero lebih cepat dari pemain normal.

              Hal tersebut tentunya dilarang oleh Valve Corporation selaku penyelenggara acara. Akibatnya, tim eSports asal Peru ini didiskualifikasi dari babak Playoff Qualifier TI 2018.

              5. Test123

              Test123 Custom B3345

              Test123 menjadi tim eSport selanjutnya yang pernah didiskualifikasi saat mengikuti turnamen, geng.

              Tim eSport yang sebelumnya dikenal dengan nama paiN X ini didiskualifikasi dari Chongqing Major karena terbukti melanggar peraturan.

              Awalnya, tim paiN X berhasil meraih peringkat pertama dan mendapatkan slot dari regional South America untuk bermain di Chongqing Major.

              Namun, setelah tweet dari seseorang mengungkapkan bahwa anggota tim Test123 nggak berdomisili di wilayah South America, pihak Valve akhirnya turun tangan.

              Valve secara tegas mengungkapkan bahwa pemain yang mengikuti qualifier regional harus berdomisili di regional tersebut, sedangkan 4 dari 5 anggota Test123 berasal dari North America.

              Dengan keputusan dari Valve tersebut, tim Test123 akhirnya didiskualifikasi dari Chongqing Major dan sisa satu slot dari regional South America tersebut diberikan kepada tim Thunder Predator.

              Keputusan ini muncul karena banyak tim lain yang merasa Test123 merebut slot yang seharusnya milik tim dari region bersangkutan, mengingat mereka bukan berasal dari domisili South America.

              Akhir Kata

              Nah, itulah tadi beberapa tim eSports yang pernah didiskualifikasi saat mengikuti sebuah turnamen eSports, geng.

              Dari beberapa kasus diskualifikasi yang terjadi, rata-rata hal itu terjadi karena kecurangan yang dilakukan oleh salah satu anggota timnya.

              Baca juga artikel seputar eSport atau artikel menarik lainnya dari Shelda Audita.

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal