Menakjubkan! Salju Turun di Gurun Sahara, Fotonya Tampak Tidak Nyata!

Default

Gurun Sahara yang terletak di barat laut Aljazair, tepatnya di luar kota Ain Sefra, diliputi oleh bukit bergaris kristal es sejauh mata memandang pada Selasa, 19 Januari 2021.

Karim Bouchetata, seorang fotografer lokal berhasil menangkap cuaca yang tidak biasa dalam foto dan video yang menjadi berita utama di seluruh dunia.

Salju Turun Di Gurun Sahara 0db7e
Sumber foto: Karim Bouchetata/Geoff Robinson Photography

Ain Sefra berada sekitar 3.280 kaki (1.000 meter) di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh Pegunungan Atlas, dekat perbatasan Aljazair-Maroko.

Menurut Sky News, walaupun suhu musim panas di wilayah tersebut biasanya melonjak di atas 100 derajat Fahrenheit (38 derajat Celcius), tapi suhu rata-rata di bulan Januari jauh lebih ringan yaitu 57 Fahrenheit (14 Celcius).

Foto Salju Turun Di Gurun Sahara 33a5c
Sumber foto: Karim Bouchetata/Geoff Robinson Photography

Penumpukan salju dan es di Sahara utara memang tidak biasa, tetapi bukan tidak pernah terjadi sebelumnya. Hari Selasa (19/01/2021) menandai keempat kalinya dalam 42 tahun Ain Sefra diselimuti salju, dengan kejadian sebelumnya pada 1979, 2016, dan 2018.

Fenomena salju di masa lampau justru lebih berat dari yang terjadi pada minggu ini. Menurut laporan Live Science, pada tahun 2018, beberapa daerah di barat laut Aljazair diliputi salju setinggi 15 inci (40 sentimeter), sedangkan badai salju pada tahun 2016 menumpahkan lebih dari 3 kaki (1 m) di daerah tertentu.

Salju Tebal Di Gurun Sahara Add41
Sumber foto: Karim Bouchetata/Geoff Robinson Photography

Sebagai gurun panas terbesar di dunia, Sahara membentang lebih dari 3,3 juta mil persegi (8,6 juta kilometer persegi) melintasi Afrika utara antara Samudra Atlantik dan Laut Merah. (Antartika dan Arktik yang mencakup wilayah yang lebih banyak daripada Sahara juga dianggap gurun dingin).

Dalam sebuah pernyataan mengenai fenomena salju di tahun 2018, NASA melaporkan gurun Sahara memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk mengalami hujan salju di ketinggian yang lebih tinggi, seperti di Pegunungan Atlas.

Selain itu, NASA juga menambahkan sisi Maroko dari Pegunungan Atlas juga mengalami hujan salju yang cukup besar pada tahun 2005, lalu disusul pada tahun 2012.

Baca artikel mengenai Sains atau artikel menarik lainnya dari Michelle Cornelia.

ARTIKEL TERKAIT
Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains Banner 1c498
7 Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains, Bikin Merinding!
Penemu Yang Membenci Temuannya Sendiri Banner 1574e
5 Penemu yang Membenci Temuannya Sendiri, Apa Penyebabnya?
Untitled Design 2021 01 19t224159 359 D2937
5 Tokoh Sejarah yang Paling Banyak Membunuh | Tak Punya Nurani!
Kim Jong Un Banner New 93afb
Serem! Nonton Drakor di Korea Utara Bakal Dipenjara 15 Tahun
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal