J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              5 Startup Terkenal yang Sedang Diambang Kebangkrutan, Habis Modal?

              5 Startup Terkenal yang Sedang Diambang Kebangkrutan, Habis Modal?

              00
              Minggu, 2 Feb 2020, 20:00 WIB
              Penasaran kenapa startup nggak se-booming tahun-tahun lalu? Beberapa startup besar yang gagal ini bisa jadi jawaban kenapa tren starup cenderung turun.

              Kesuksesan dari sebuah startup atau individu di balik startup tersebut sering kali dijadikan impian oleh banyak orang yang.

              Penghasilan milyaran dolar, ketenaran, dan pengaruh yang besar kerap kali disandingkan dengan startup terkenal yang berhasil menarik banyak funding untuk ide mereka.

              Ternyata banyak juga startup yang sudah mendapatkan kucuran dana cukup banyak yang akhirnya harus rela untuk gulung tikar.

              5 Startup yang Mentereng yang Menemui Kegagalan

              Cerita kesulitan dari perusahaan teknologi ini sering kali tertutupi oleh cerita sukses mereka dan banyak orang bahkan tidak tahu menahu tentang kesulitan itu.

              Perusahaan di list ini sampai harus memecat sebagian besar karyawan mereka, dan menutup kantor cabang di berbagai tempat bahkan ada yang harus rela aset mereka dilikuidasi.

              Apa saja sih startup yang gagal dalam meraih kecuksesan meskipun sudah mendapat dana besar? Berikut informasi selengkapnya.

              1. CloudMine

              Technical Ly 8b6c7
              Sumber foto: technical.ly

              Startup yang satu ini sebenarnya sudah cukup baik dalam mendapatkan sumber dana dari beberapa investor ternama.

              Sayangnya, startup yang berfokus pada pengelolaan data untuk industri kesehatan ini tidak mampu untuk menutup biaya operasionalnya dari dana yang didapatkan.

              CloudMine harus rela seluruh asetnya untuk dilikuidasi karena tidak mampu untuk membayar kewajibannya kepada pihak yang meminjamkan dana.

              Industri kesehatan menerapkan proses yang lebih rumit ketimbang dengan industri umumnya, dan butuh dana yang besar untuk sebuah perusahaan teknologi jika ingin berinovasi di sektor ini.

              2. WeWork

              Timesofisrael Com 138f7
              Sumber foto: timesofisrael.com

              WeWork adalah sebuah startup yang berusaha untuk mengubah pola pandang kebanyakan orang mengenai lingkungan kerja.

              Startup ini menyewakan tempat kerja bagi perusahaan atau individu dengan konsep tata ruang yang nyaman dan jauh dari kesan kaku seperti kantor kebanyakan.

              Sayangnya, proses IPO yang diimpikan oleh perusahaan ini gagal memberikan hasil yang diinginkan. Nilai saham startup yang satu ini merosot jauh dari yang diharapkan.

              Adam Neumann sebagai pendiri dari startup ini pun harus rela tersingkir dari posisinya sebagai CEO perusahaan ini karena kegagalan ini.

              3. Juicero

              Youtubee Com 5cc83
              Sumber foto: youtube.com

              Startup yang satu ini berfokus pada pengembangan smart juicer yang dapat membuat jus buah segar dengan desain yang mewah dan fturistik.

              Juicero memulai untuk mencari dana untuk inovasinya ini pada tahun 2014, dan pada prosesnya Juicero berhasil mengumpulkan dana hingga 120 juta USD atau sekitar Rp1,6 triliun.

              Juicero pada akhirnya harus gagal karena produk hasil inovasi mereka ini dinilai buruk dalam hal kualitas dan tidak seperti inovasi yang mereka gembor-gemborkan di awal.

              Juicero sering kali dikategorikan sebagai kegagalan paling memalukan yang terjadi pada ekosistem startup di Sillicon Valley.

              4. Blogger

              Youtube Com 5228b
              Sumber foto: youtube.com

              Blogger merupakan sebuah platform buatan Evan Williams yang memungkinkan banyak orang untuk membuat blog mereka sendiri dengan mudah.

              Platform ini sempat digandrungi dan membuat Evan berhasil mengumpulkan dana dan membiayai operasional platform ini.

              Sayangnya, pada tahun 2000 Blogger mengalami masalah finansial serius yang mengharuskan mereka untuk merumahkan seluruh karyawannya.

              Evan bahkan harus bekerja seorang diri untuk membuat Blogger tetap hidup dan tidak menerima uang sepeserpun.

              Blogger pada akhirnya harus rela untuk diakuisisi oleh Google untuk bisa tetap mempertahankan operasionalnya.

              5. Kahuna

              Bizjournal Com 3a6dc
              Sumber foto: bizjournal.com

              Startup yang satu ini berfokus pada pengembangan aplikasi mobile dengan menggunakan teknologi AI yang bisa dikustomisasi oleh para pelanggannya.

              Kahuna didirikan pada tahun 2012 dan berhasil mendapatkan kucuran dana dengan besaran yang cukup banyak hingga mencapai 58 juta USD atau sekitar Rp798 miliar.

              Kahuna perlahan menutup bisnisnya pada tahun 2019 dan website kemudian tidak dapat diakses pada bulan Mei 2019.

              Banyak spekulasi mengenai kebankrutan dari startup yang satu ini dikarenakan startup ini tidak membeberkan alasan kebankrutan mereka kepada khalayak umum.

              Akhir Kata

              Itu dia 5 startup yang pada akhirnya harus rela untuk gulung tikar padahal telah mendapatkan kucuran dana yang cukup banyak.

              Kesuksesan dari banyak startup sering kali terlihat seperti one night success, tetapi pada faktanya banyak juga yang harus gagal dan rela tidak beroperasi lagi.

              Startup di list ini cuma sebagian kecil cerita dari sekian banyak startup yang pada akhirnya harus mengalami kegagalan besar setelah berdiri sekian lama.

              Baca juga artikel seputar Teknologi atau artikel menarik lainnya dari Restu Wibowo.

              Tags Terkait:

              Tunggu sebentar...

              Keluar dari JalanTikus

              Popup External Background JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal