Kisah Rivalitas Bill Gates dan Steve Jobs, Dari Kawan Jadi Lawan!

Siapa sih yang nggak familiar dengan nama Bill Gates dan Steve Jobs? Keduanya merupakan pendiri sekaligus tokoh paling penting dalam perkembangan teknologi di dunia.

Bill Gates adalah pendiri perusahaan teknologi raksasa Microsoft, sementara Steve Jobs adalah pendiri kompetitor abadinya, Apple Inc. yang masih berjaya hingga kini.

Nah, nggak banyak yang tahu bahwa di balik rivalitas mereka, Gates dan Jobs dulunya merupakan sahabat karib, sebelum idealisme dan ambisi masing-masing membuat mereka jadi musuh bebuyutan. Penasaran? Simak ulasannya berikut!

Usia Sama, Beda Minat

Gates1 Custom D6afa

Steve Jobs dan Bill Gates sama-sama lahir pada tahun 1955. Menariknya, keduanya sudah menunjukkan minat yang besar pada dunia teknologi sejak kecil.

Bedanya, jika Jobs tertarik pada sistem mekanika dan hardware secara umum, Gates lebih memfokuskan minatnya pada data coding dan pengembangan software. Hal ini pula yang memengaruhi mereka saat mendirikan perusahaan masing-masing.

Salah satunya, kamu bakal melihat aneka prediksi atau ramalan Jobs bakal banyak berbicara seputar perkembangan teknologi-teknologi cerdas di masa depan.

Selisih Setahun Dirikan Perusahaan

Gates4 Custom E2e0f

Menariknya lagi, keduanya secara kebetulan sama-sama mendirikan perusahaan teknologi di bulan yang sama dengan selisih hanya setahun saja. Padahal mereka belum saling mengenal, loh!

Gates sendiri mulai merintis dan mendirikan Microsoft di Seattle pada bulan April 1975 bersama rekan sesama alumni Lakeside School, Paul Allen. Ia percaya bahwa produk-produknya bakal mendulang kesuksesan besar.

Sementara itu, Jobs mendirikan Apple Inc. di San Fransisco pada April 1976 bersama rekannya, Steve Wozniak yang kebetulan memiliki visi misi yang sama dengannya.

Jalin Kerja Sama di Akhir 1970an

Gates2 Custom E2f4d

Selagi Jobs dan Wozniak mengembangkan perangkat komputer Apple, mereka mulai tertarik dengan sofware bikinan Gates yang terkenal. Hingga kemudian, Gates dan Jobs mulai intens bertemu di akhir dekade 1970an.

Dalam pertemuan tersebut, mereka berhasil merumuskan perjanjian kerja sama yang intinya, Gates bakal membantu mengembangkan software Apple.

Gates juga memasukkan aneka program-program produktivitas yang kini kita kenal dengan Microsoft Word dan Excel. Siapa sangka, program-program tersebut terinspirasi dari kerja sama mereka berdua!

Gates Mulai Nggak Sreg dengan Apple, dan Jobs!

Gates3 Custom 25da4

Seiring berjalannya waktu, timbul aneka gesekan antar Gates dan Jobs. Bahkan, Gates berpikir bahwa sebenarnya Jobs sama sekali nggak tertarik dengan software garapannya.

Selama bekerja sama dengan Jobs, ia merasa sedang "dipecundangi" karena Jobs seolah-olah sedang memamerkan produk-produknya tanpa ada ketertarikan untuk menggunakan ide maupun produknya Gates.

Apalagi setelah Apple berhasil sukses besar lewat produk-produk mereka, terutama Macintosh yang dirilis tahun 1984, Gates merasa sudah saatnya ia pecah kongsi dengan Jobs.

Puncaknya, setelah rilisnya Windows pada tahun 1985, mereka saling memutuskan kontrak dan hubungan. Uniknya, baik Jobs maupun Gates sama-sama merasa bahwa ide mereka sedang dicuri dan dipakai untuk kepentingan pribadi. Waduh!

Saling Sindir dan Menusuk di Belakang

Gates5 Custom 8ff80

Ternyata rivalitas mereka nggak berhenti sampai situ. Bahkan ketika dua-duanya menjadi pimpinan perusahaan teknologi terbesar di dunia, mereka tetap saling menyindir.

Bahkan, sindiran mereka sudah masuk ke ranah pribadi, loh! Jobs menyindir produk-produk Gates yang nggak berkualitas dan nggak sebanding dengan etos kerja Gates yang berlebihan. Ia bahkan menyindir Gates sebagai pribadi yang aneh dan nerd.

Gates pun nggak mau kalah. Ia juga menyindir Jobs sebagai pribadi obsesif yang aneh, serta terlalu ambisius dalam mengekspansi produknya sampai-sampai lalai terhadap manajemen perusahaannya.

Uniknya, para bawahan mereka di masing-masing perusahaan mengungkapkan baik Jobs maupun Gates adalah bos yang sangat jahat dan tanpa ampun terhadap kompromi sekecil apapun.

Tetap Bersahabat Hingga Akhir Hayat

Gates6 Custom 6cc12

Biarpun begitu, keduanya tetap menaruh rasa hormat dan diam-diam saling membantu satu sama lain. Contohlah saja ketika Apple nyaris bangkrut di awal dekade 1990an.

Saat itu, Jobs baru saja dipecat dari Apple, sementara Microsoft garapan Gates menjadi perusahaan teknologi tersukses di dunia.

Jobs pun sempat dipanggil untuk membenahi internal Apple di tahun 1996, namun ternyata hal tersebut nggak cukup. Lalu apa yang dilakukan?

Tanpa diduga, Gates bersedia membuat kerja sama dengan Apple dengan nilai investasi hingga 150 Miliar USD! Hal inilah yang akhirnya menyelamatkan Apple dan berhasil sukses hingga kini.

Jobs dan Gates pun tetap bersahabat secara personal, walau mereka tetap saling mengkritik produknya. Bahkan beberapa bulan sebelum Jobs wafat akibat kanker di tahun 2011, Gates mengaku bahwa ia sering menghabiskan waktu berdua bersama Jobs.

Jadi, biarpun Bill Gates dan Steve Jobs berseteru soal produk garapan mereka, nggak mengubah hubungan pribadi mereka ya, geng.

Akhir Kata

Itulah tadi pembahasan khusus Jaka mengenai love-hate relationship alias persahabatan - rivalitas yang terjadi antara Bill Gates dan Steve Jobs. Gimana menurutmu, geng?

Jangan lupa tuliskan pendapat kamu pada kolom komentar di bawah. Sampai jumpa di artikel Jaka yang selanjutnya!

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Diptya.

ARTIKEL TERKAIT
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal