J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

7 Kebohongan Terbesar di Industri Game | Demi Dapat Untung Berlipat?

7 Kebohongan Terbesar di Industri Game | Demi Dapat Untung Berlipat?

Selasa, 29 Sep 2020, 19:00 WIB
Kamu mau tahu fitur-fitur apa saja yang pernah dijanjikan untuk game dan konsol namun nggak pernah terwujud? Simak penjelasannya berikut ini.

Bermain game menjadi aktivitas yang seru untuk dilakukan sebagai pelepas lelah atau mengisi waktu luang. Pilihan game juga banyak, bisa kamu mainkan di PC, smartphone, maupun konsol.

Dalam memilih sebuah game, pasti kamu mempertimbangkan beberapa aspek yang sesuai dengan kesukaanmu, seperti genre yang diusung, alur cerita yang dijadikan sebagai background story, serta fitur-fitur yang diunggulkan.

Tapi, bagaimana kalau fitur yang kamu dapatkan justru nggak sesuai dengan yang sudah dijanjikan oleh pihak developer? Bukankah hal ini mengecewakan? Kalau kamu pernah mengalaminya, maka kamu nggak sendirian.

Dalam industri game, pernah terjadi beberapa ketidaksesuaian antara promosi yang dilakukan oleh pihak pembuat game dengan produk yang diterima oleh gamer. Kamu bisa simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

7 Kebohongan Besar di Dunia Game yang Bikin Kecewa

Supaya produknya terlihat menarik dan bisa laris, nggak jarang pihak pengembang game menjanjikan fitur-fitur canggih yang akan didapatkan oleh para penggemar jika membeli game besutan mereka.

Namun, nggak semua hal yang mereka katakan ternyata ada benarnya. Beberapa klaim yang dikeluarkan oleh developer terkenal justru terbukti sebagai sebuah kebohongan. Berikut adalah 7 kebohongan besar dalam sejarah gaming yang pernah terjadi.

1. Janji Game Gratis dari Electronic Arts

Battlefield 3 39ca4

Electronic Arts Inc. alias EA adalah perusahaan video game terkenal yang berbasis di Redwood City, California. Sudah banyak game buatan mereka yang menuai sukses besar di pasaran, salah satunya adalah The Sims 3.

Sayangnya, EA juga terkenal akan kebohongannya atas janji pemberian game gratis. Mereka sempat mengumumkan bahwa semua pelanggan yang membeli game Battlefield 3 untuk PlayStation 3 akan mendapatkan game Battlefield 1943 gratis.

Ternyata, banyak pembeli game Battlefield 3 yang tertipu karena mereka tetap nggak dapat game gratis yang dijanjikan. Kemudian, EA pun meralat pernyataannya dengan mengatakan bahwa game Battlefield 1943 akan tersedia lebih awal untuk PS3, bukan gratis.

2. Dev Kit Bohongan dari Xbox One

Xbox One 8dcb8

Awal perilisan Xbox One pada 2013 sempat mengalami beberapa masalah. Microsoft sebagai developer gencar mempromosikan konsol ini pada aspek konten, streaming, dan hiburan, sehingga fungsi gaming-nya justru terasa dilupakan.

Selain itu, mereka juga menjanjikan Xbox One sebagai dev kit. Hal ini berarti Xbox One bisa digunakan untuk menciptakan, mengembangkan, dan mempublikasikan game langsung dari konsol tersebut.

Sayangnya, selama 3 tahun, Microsoft gagal memenuhi janji tersebut. Pada akhirnya, konsep dev kit baru terealisasi pada Maret 2016.

3. Grafis Killzone 2 Nggak Memenuhi Ekspektasi

Killzone 2 1d12e

Perusahaan game umumnya menggunakan berbagai teknik untuk membuat game mereka seolah memiliki grafis berkualitas tinggi pada trailer yang dirilis. Sayangnya, ketika mereka resmi menjual gamenya, pengalaman yang didapat oleh para pemain justru mengecewakan.

Teknik tersebut juga digunakan oleh Guerilla Games, sebuah perusahaan game yang berbasis di Belanda, ketika mereka menayangkan trailer game Killzone 2 pada acara Electronic Entertainment Expo (E3) 2005 di Los Angeles.

Game tersebut terlihat memiliki kualitas gambar yang sangat keren pada trailer-nya. Namun, ketika benar-benar dimainkan, ternyata kualitasnya nggak sebagus itu, geng.

4. Konsol Wii U Nggak Sehebat Itu

Wii U 85cf3

Ketika sebuah konsol game baru dirilis, banyak janji manis yang ditawarkan oleh pihak developer. Tapi, kalau kamu sudah memainkannya selama setahun atau lebih, pada akhirnya kamu akan merasa bahwa konsol tersebut nggak sehebat yang dijanjikan.

Hal ini juga berlaku untuk konsol Nintendo Wii U. Konsol ini merupakan generasi selanjutnya dari Wii original yang menjadi salah satu konsol game paling laris sepanjang masa.

Gamepad Wii U yang memiliki fitur kontrol konsol standar dan layar kecil dijanjikan bisa dihubungkan dengan konsolnya. Namun kenyataannya, produksi Wii U sudah dihentikan dan justru diganti dengan Nintendo Switch.

5. PS3 (Nggak) Bisa Berfungsi pada 120 FPS

Playstation 3 F4db7

Ketika Ken Kutaragi, mantan CEO Sony Computer Entertainment, membuat klaim bahwa PS3 bisa menampilkan grafis hingga 120 frame per second (FPS), banyak penggemar game yang skeptis terhadap hal ini.

Bukan tanpa alasan, konsol yang mampu menampilkan lebih dari 60 FPS pasti membutuhkan kemampuan grafis yang sangat kuat dan memiliki spesifikasi yang terlalu tinggi, bahkan untuk PC paling mahal sekalipun.

Sepanjang PS3 dijual di pasaran, konsol ini nggak berhasil memenuhi klaim yang dikeluarkan. Menurut beberapa gamer, FPS tertinggi yang didukung oleh PS3 adalah 60 FPS.

6. No Man's Sky yang Hanya Bisa Single Player

No Mans Sky 19940

Game survival No Man's Sky dari Hello Games nggak hanya dianggap melanggar janji yang diberikan kepada para penggemar, namun juga mengecewakan.

Sean Murray, pencipta game ini, mengklaim bahwa No Man's Sky akan memiliki fitur multiplayer. Tapi kenyataannya, kemungkinan para pemain bertemu di universe game ini sangatlah kecil hingga fitur multiplayer dirasa nggak mungkin terjadi.

Kebohongan ini pun hanya menambah daftar panjang janji-janji yang nggak dipenuhi oleh pihak developer game.

7. Game yang Jauh Berbeda Dibanding Versi Filmnya

Aliens Colonial Marines 2995f

Film Alien (1979) bisa dibilang menjadi awal dari semua pop culture tentang alien. Meraih hasil yang sangat positif, nggak heran jika film ini dibuat dalam bentuk game.

Pada footage awalnya, game Aliens: Colonial Marines terlihat menjanjikan bagi para penggemar. Grafisnya dinamis, realistis, dan gamenya penuh adegan aksi.

Sayangnya, ketika game tersebut dirilis, kualitas grafisnya terlihat jauh lebih rendah, efek lighting-nya sangat kurang, dan karakter-karakternya yang sudah menggunakan teknologi AI hanya bisa memahami sedikit perintah.

Akhir Kata

Itu dia 7 kebohongan besar yang pernah terjadi di industri gaming. Kalau menurutmu, apakah sebenarnya fitur-fitur yang nggak jadi dirilis ini akibat pihak developer belum mampu membuatnya, atau mereka sengaja mengeluarkan statement heboh supaya banyak yang beli gamenya?

Baca juga artikel seputar Out Of Tech atau artikel menarik lainnya dari Sheila Aisya Firdausy.

ARTIKEL TERKAIT
61f090a7513a439457ae06839988991d

5 Game PC Klasik Terbaik Gratis yang Wajib Kamu Coba

Game Simulator Bus Banner 6a09e

15 Game Simulator Bus Terbaik di Semua Konsol | Bisa VR

Aplikasi Cheat 1a5e8

10 Aplikasi Cheat Game Android Terpopuler di 2020, Banyak yang Pakai!

Aplikasi Live Streaming C20f1

15 Aplikasi Live Streaming Terbaik & Terbaru 2020 | Mana Favoritmu?

Game Android Multiplayer

10 Game Multiplayer Android Terbaik yang Bisa Kamu Mainkan Tanpa Internet

Game Moba Offline Mirip Mobile Legends Banner 1ea6e

12 Game MOBA Offline Android Mirip Mobile Legends di 2019 | Gak Kalah Kompetitif!

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
7 Konsol Game Tiruan Paling Memalukan, Ada yang Mirip Android!

7 Konsol Game Tiruan Paling Memalukan, Ada yang Mirip Android!

7 Game Paling Buruk yang Rilis di Tahun 2019, No. 3 Padahal Banyak yang Main?

7 Game Paling Buruk yang Rilis di Tahun 2019, No. 3 Padahal Banyak yang Main?

7 Game Low-Budget Paling Sukses Sepanjang Masa, Minecraft Termasuk!

7 Game Low-Budget Paling Sukses Sepanjang Masa, Minecraft Termasuk!

10 Game PS3 Terbaik Sepanjang Masa, Main Sampai Ketagihan!

10 Game PS3 Terbaik Sepanjang Masa, Main Sampai Ketagihan!

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal