9 Jenis Kecerdasan Manusia, Karna IQ Tinggi Nggak Berarti Cerdas!

18 June 2017

Setiap orang memiliki tingkat kecerdasaan yang berbeda-beda. Biasanya hal ini diukur dari seberapa tinggi skor tes IQ yang mereka lakukan.

Tapi tahukah kamu, memiliki IQ yang tinggi tidak membuat segalanya lebih mudah. IQ tinggi tidak mengukur setiap jenis kecerdasan manusia, tidak setiap orang jenius adalah kutu buku.

Menurut developmental psychologist, Howard Gardner, ada 9 jenis kecerdasan manusia yang setiap intinya orang itu cerdas dalam bidang-bidang tertentu.

Berikut penjelasan 9 jenis kecerdasan manusia yang tidak bisa diukur dengan tingginya skor IQ tersebut:

Jenis Kecerdasan Manusia Tidak Bisa Diukur Dengan IQ

1. Naturalist Intelligence

Naturalist-Intelligence

Naturalist Intelligence ialah kecerdasan memahami dan menikmati alam. Buat kamu yang mencintai lingkungan, mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang, menyukai kegiatan di luar (alam).

Artinya kamu menonjol dalam kecerdasan naturalis, biasanya mereka memiliki kemampuan lebih baik dalam melatih diri secara otodidak. Contohnya pendaki gunung, pemburu, pemandu wisata, petani, nelayan, dan lainnya. 

2. Musical Intelligence

Musical-Intelligence

Kamu peka dengan nada, ritme, melodi, dan intonasi? Artinya kamu menonjol dalam kecerdasan musikal, sehingga kamu dapat menyanyikan lagu dengan tepat dan dapat mengikuti irama.

Mereka juga mampu untuk mengembangkan, mengekspresikan, dan menikmati bentuk–bentuk musik dan suara, serta kemampuan memainkan alat musik. Contohnya, para musisi, pencipta lagu, penyanyi, dan lainnya.  

3. Logical-Mathematical Intelligence

Logical-Mathematical-Intelligence

Kamu mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi, berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis, dan pandangan hidupnya bersifat rasional? Itu adalah ciri-ciri kamu memiliki kemampuan kecerdasan matematis-logis.

Kecerdasan ini terkait dalam hal angka dan logika. Mereka yang memiliki kecerdasan ini memiliki kemampuan berpikir yang sistematis deduktif dan induktif, mereka juga lebih cepat tanggap dengan masalah, dia bekerja secara berurutan atau sistematis. Contohnya seperti ilmuwan, akuntan, programmer.

4. Existential Intelligence

Existential-Intelligence

Kalau dalam hidup kamu memiliki banyak pertanyaan tentang hakekat segala sesuatu, mempertanyakaan tentang keberadaan diri sendiri seperti kenapa saya hidup di dunia ini. Artinya kamu memiliki kecerdasan eksistensial.

Mereka yang memiliki kecerdasan ini juga mampu menjawab persoalan-persoalan terdalam eksistensi atau keberadaan manusia, baik itu makna, tujuan. Cocok menjadi filsuf.

5. Interpersonal Intelligence

Interpersonal-Intelligence

Kalau kamu bisa membedakan berbagai macam emosi, mudah mengakses perasaan sendiri, menggunakan pemahamannya untuk memperkaya dan membimbing hidupnya, suka meditasi, dan lebih suka kerja sendiri. Artinya kamu memiliki kecerdasan intrapersonal.

Orang-orang dengan kecerdasan ini memiliki kemampuan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, motivasi, watak, dan temperamen orang lain. Kemampuan yang menonjol dalam berelasi dan berkomunikasi dengan berbagai orang. Contohnya komunikator, fasilitator, guru, dan politisi.

13 Game Terbaik Untuk Asah Otak dan Tingkatkan IQ
13 Game Terbaik Untuk Asah Otak dan Tingkatkan IQ
13 Game Terbaik Untuk Asah Otak dan Tingkatkan IQ
Baca

6. Bodily-Kinesthetic Intelligence

Bodily-Kinesthetic-Intelligence

Buat kamu yang menikmati kegiatan fisik (olahraga), cekatan dan tidak bisa tinggal diam, berminat dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan gerak dinamis. Artinya kamu memiliki kecerdasan kinestetik-jasmani.

Mereka yang punya kecerdasan ini memiliki kemampuan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan. Contohnya atlet, penari, ahli bedah, pengrajin, dan lainnya.

7. Linguistic Intelligence

Linguistic-Intelligence

Kalau kamu dapat berargumentasi, bisa meyakinkan orang lain, menghibur atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata, membaca dan dapat mengartikan bahasa tulisan dengan jelas, dan mampu mengolah kata–kata secara efektif baik secara lisan maupun secara tertulis. Artinya kamu menonjol dalam kecerdasan linguistik.

Mereka juga menikmati aktivitas seperti menulis, membaca, bercerita atau menjawab teka-teki silang. Contoh yang tepat pada kemampuan ini seperti editor, blogger, jurnalis, dramawan, sastrawan, dan lainnya.

8. Intra-personal Intelligence

Intra-personal-Intelligence

Jika kamu mampu menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, terbuka, menjalin kontak mata dengan baik, menunjukan empati pada orang lain, mendorong orang lain menyampaikan kisahnya. Artinya dalam diri kamu memiliki kecerdasan interpersonal yang lebih.

Kecerdasan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak, dan temperamen orang lain. Mereka cenderung memiliki kelebiah dalam gabungan antara perkembangan dan pertumbuhan tingkat kematangan dua sisi (pribadi dan kemampuan). Contohnya networker, negotiator, guru, dosen, psikolog, pemimpin spiritual, dan filsuf.

9. Spatial Intelligence

Spatial-Intelligence

Terakhir buat kamu yang memiliki kepekaan yang tajam untuk detail visual, keseimbangan, warna, garis, bentuk, dan ruang, mudah memperkirakan jarak dan ruang, serta mampu membuat sketsa ide dengan jelas. Artinya kecerdasan visual-spasial kamu sangat menonjol.

Kecerdasan yang mencakup berpikir dalam gambar, dan mampu untuk menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai macam aspek visual. Contohnya para arsitek, fotografer, designer, pilot, insinyur.

Kesimpulan

Itulah 9 jenis kecerdasan manusia yang tidak bisa diukur dari tingginya skor tes IQ. Pasti kamu memiliki satu atau bahkan beberapa yang menonjol dalam diri kamu. Sehingga kamu dapat mengambil langkah yang tepat untuk memilih karir, atau membantu perkembangan anak misalnya. Kamu yang mana? Share ya pendapat kamu!

Baca juga artikel seputar IQ atau tulisan dari Lukman Azis lainnya.

SUKA
0%
LUCU
0%
KAGET
0%
ANEH
0%
TAKJUB
0%
SEDIH
0%
MARAH
0%
TAKUT
0%

Tentang Penulis

Profile Picture
REPUTASI
KONTRIBUSI

Komentar