J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              5 Ilmuwan Muslim Paling Hebat di Dunia | No.2 Penemu Pesawat Terbang Sesungguhnya!

              5 Ilmuwan Muslim Paling Hebat di Dunia | No.2 Penemu Pesawat Terbang Sesungguhnya!

              00
              Kamis, 16 Mei 2019, 22:00 WIB
              Siapa sangka dibalik penemuan teknologi ada tangan-tangan orang Islam. Berikut 5 ilmuwan muslim paling berpengaruh di dunia teknologi.

              Dunia teknologi memiliki sejarah panjang yang diisi oleh banyak orang-orang pintar dan jenius di belakangnya.

              Siapa sangka di balik penemuan teknologi dan industri teknologi saat ini ada sentuhan ilmuwan islam di belakangnya.

              Sebagai sesama umat muslim, kita patut bangga dengan pencapaian yang diraih oleh orang-orang ini, geng. Berikut adalah 5 ilmuwan muslim di dunia teknologi yang paling berpengaruh menurut versi Jaka.

              5 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh di Dunia Teknologi

              Sejarah telah membuktikan betapa dunia Islam telah melahirkan banyak sarjana dan ilmuwan yang sangat hebat dalam berbagai bidang.

              Para ilmuwan Islam ini bahkan turut serta dalam pengembangan inovasi teknologi yang kini kita gunakan. Berikut adalah 5 ilmuwan Islam yang berpengaruh di dunia teknologi.

              1. Ibnu Al-Haitham

              ilmuwan-muslim-dunia-teknologi-1

              Abu Ali Muhammad al-Hasan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Haitham menjadi salah satu tokoh Islam yang berpengaruh di dunia teknologi.

              Ibnu merupakan seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat.

              Selain itu, ia juga menjadi seorang pencipta dari teknologi optik yang kini digunakan pada perangkat kamera.

              Teknologi temuannya ini menginspirasi Roger Bacon dan Kepler untuk menciptakan mikroskop dan teleskop.

              Tidak hanya itu saja, Ibnu Haitsam juga turut melakukan percobaan terhadap kaca yang dibakar, dan dari situ ditemukanlah teori lensa pembesar.

              Bahkan, teori itu telah digunakan oleh para ilmuwan di Italia untuk menghasilkan kaca pembesar pertama di dunia lho, geng. Hebat, kan?

              2. Abbas Bin Firnas

              ilmuwan-muslim-dunia-teknologi-2

              Abbas Bin Firnas atau yang juga dikenal dengan sebutan Abbas Abu al-Qasim adalah seorang ilmuwan muslim yang sangat cerdas dan mampu memparalelkan satu cabang ilmu yang ia kuasai dengan cabang ilmu lainnya.

              Selain menjadi ilmuwan, ia juga merupakan seorang fisikawan, kimiawan, teknisi, musisi Andalusia, dan penyiar berbahasa Arab.

              Abbas menjadi ilmuwan muslim pertama di dunia yang berhasil membuat konstruksi alat yang bisa terbang.

              Pada abad ke-9 ia menciptakan sebuah alat terbang bersayap menyerupai burung, dan berhasil menerbangkannya di Cordoba, Spanyol.

              Menariknya, penemuan konsep teknologi pesawat terbang ini ternyata terinspirasi setelah Abbas membaca surat Al-Mulk ayat 19 lho.

              Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya dia Maha Melihat segala sesuatu.

              Dari situlah Abbas berpikir untuk menciptakan konsep pesawat terbang dan berhasil membuktikan bahwa benda padat sekalipun bisa melayang di udara, geng.

              Siapa sangka ternyata seorang muslim lah yang pertama kali menemukan konsep pesawat terbang, geng!

              3. Al Battani

              ilmuwan-muslim-dunia-teknologi-3

              Al Battani adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan muslim dari Arab yang cukup berpengaruh pada abad pertengahan.

              Berkat salah satu pencapaiannya yang paling terkenal yaitu penentuan tahun matahari, akhirnya saat ini kita mengetahui bahwa dalam satu tahun terdiri dari 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik.

              Hasil penemuan Al Battani ini dianggap sangat akurat lho, geng. Bahkan, keakuratan penghitungan ini membuat seorang matematikawan asal Jerman bernama Christopher Clavius menggunakannya untuk memperbaiki kalender Julian.

              Ketertarikannya terhadap bidang astronomi sudah diasah sejak Al Battani kecil, ia dididik oleh ayahnya yang juga seorang ilmuwan astronomi.

              4. Anousheh Ansari

              ilmuwan-muslim-dunia-teknologi-4

              Anousheh Ansari sukses mencuri perhatian publik setelah dirinya dinobatkan sebagai perempuan muslim pertama yang melakukan penerbangan ke luar angkasa.

              Ansari adalah insinyur kelistrikan yang juga pendiri dari perusahaan teknologi Prodea Systems yang berfokus pada pengembangan Internet of Things.

              Perusahaan yang dibangun pada tahun 2006 tersebut membantu daerah terpencil di India agar bisa merasakan internet.

              Selain menjadi pendiri dari Prodea Systems, Ansari juga merupakan pendiri dan CEO dari Telecom Technologies.

              Dari serangkaian bisnis inilah yang akhirnya bisa membuat Ansari untuk melakukan perjalanan ke luar angkasa dengan dana pribadinya pada 18 September 2006 lalu.

              Sebelum keberangkatannya, Ansari menjalani persiapan selama enam bulan di Star City, Rusia. Persiapan tersebut meliputi latihan dalam kelas, simulasi, gravitasi nol, dan teknik bertahan hidup.

              5. Abdus Salam

              ilmuwan-muslim-dunia-teknologi-5

              Abdus Salam merupakan seorang fisikawan asal Pakistan yang menganut aliran Muslim Ahmadiyah Qadian. Sayangnya, aliran ini dianggap sebagai minoritas non-muslim di Pakistan.

              Hal tersebut membuat pemerintah Pakistan tidak pernah memberinya penghargaan meskipun ia telah berkontribusi luar biasa untuk pengembangan teknologi di negaranya.

              Walau begitu, hal ini tidak mematahkan semangat Salam yang dibuktikan dengan perolehan penghargaan paling bergengsi dalam bidang sains.

              Berkat kontribusinya dalam pengembangan teori penyatuan electroweak membuat Salam dianugerahi Penghargaan Nobel pada tahun 1979. Hal itu sekaligus membuat Salam menjadi orang Islam pertama yang mendapat penghargaan Nobel.

              Akhir Kata

              Itu dia, geng, 5 ilmuwan Islam yang berpengaruh di dunia teknologi.

              Dari kisah-kisah para ilmuwan di atas, kita bisa belajar bahwa apapun agama yang dianut oleh seseorang, hal itu tidak menghalangi kita untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi.

              Baca juga artikel seputar Out of Tech atau artikel menarik lainnya dari Chaeroni Fitri.

              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal