J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              5 Ilmuwan yang Menyesali Hasil Temuannya Sendiri | Einstein Menyesali Bom Atom!

              5 Ilmuwan yang Menyesali Hasil Temuannya Sendiri | Einstein Menyesali Bom Atom!

              00
              Minggu, 19 Mei 2019, 20:00 WIB
              Menjadi seorang penemu benda atau teknologi canggih yang belum pernah ada sebelumnya tentunya sangat membanggakan. Tapi, hal itu nggak berlaku untuk beberapa ilmuwan berikut ini.

              Apa rasanya jika kamu berhasil menemukan suatu penemuan yang belum pernah ada sebelumnya?

              Umumnya hasil penemuan sangatlah membuat bangga para penemunya karena bisa memberikan kontribusi terhadap kehidupan manusia.

              Namun, sayangnya ada beberapa ilmuwan yang justru merasa menyesal dengan hasil temuannya sendiri meskipun hasil temuannya itu sangat terkenal di dunia.

              Hal itu lantaran hasil temuannya malah memberikan dampak buruk bagi manusia dan bahkan bisa menyebabkan kematian lho, geng.

              Penasaran? Yuk, disimak penjelasan selengkapnya mengenai 5 ilmuwan yang menyesali hasil temuannya sendiri berikut ini.

              5 Ilmuwan yang Menyesali Hasil Penemuannya Sendiri

              Percaya atau nggak penyesalan bisa terjadi kepada siapapun termasuk para ilmuwan jenius yang berhasil menemukan suatu penemuan berikut ini, geng.

              1. Alfred Bernhard Nobel - Penemu Dinamit

              Alfred_Bernhard_Nobel

              Alfred Bernhard Nobel merupakan seorang kimiawan, insinyur, dan pebisnis asal Swedia yang berhasil menemukan dinamit.

              Sebelum berhasil menciptakan dinamit, pada tahun 1847 Nobel terlibat dalam sebuah proyek penelitian dengan seorang ahli kimia asal Italia bernama Ascanio Sobrero.

              Dari proyeknya tersebut Nobel berhasil menemukan nitrogliserin, yaitu bahan peledak cair berminyak yang diramu dengan menggabungkan gliserin, asam nitrat, dan asam sulfat.

              Pada tahun 1867 ia berhasil menemukan racikan yang dianggap menghasilkan ledakan yang lebih stabil yaitu campuran nitrogliserin dengan tanah diatom.

              Hasil temuannya itu kemudian dipatenkan dan diberi nama dinamit yang dalam bahasa Yunani artinya kekuatan.

              Seketika itu dinamit menjadi sangat populer dan merevolusi dunia pertambangan dan konstruksi. Namun, seiring perkembangannya itu dinamit justru dipakai di dunia militer untuk berperang.

              Bahkan, beberapa surat kabar Perancis menggambarkan Nobel sebagai pria kaya pencabut nyawa.

              Walaupun Nobel nggak secara eksplisit mengungkapkan penyesalannya itu, tapi ia berharap bisa menemukan bahan berdaya ledak tinggi untuk mengakhiri peperangan.

              2. Ethan Zuckerman - Penemu Pop-up

              Ethan_Zuckerman

              Pernah nggak ketika sedang berinternet lalu muncul pop-up iklan yang mengganggu pandangan?

              Ethan Zukckerman adalah orang dibalik penemu teknologi ini, geng.

              Jika kamu merasa sebal dengan pop-up iklan yang suka tiba-tiba muncul dan menutupi konten utama, hal ini juga lho yang dirasakan oleh penemunya.

              Penemuan teknologi pop-up tersebut bermula ketika bisnis di tempat kerja Ethan mulai bangkrut dan dari situlah ia menemukan pop-up.

              Awalnya Ethan menciptakan teknologi pop-up untuk kebutuhan konten iklan, namun lama-kelamaan teknologi ini justru disalahgunakan oleh beberpa pihak.

              Saking menyesalnya, bahkan dalam sebuah wawancara Ethan meminta maaf karena telah menciptakan teknologi ini.

              Dimaafkan nggak nih, geng?

              3. Mikhail Kalashnikov - Penemu Senjata AK-47

              Mikhail_Kalashnikov

              Senapan serbu otomatis AK-47 ciptaan Mikhail Kalashnikov merupakan senjata yang paling populer di abad ke-20.

              Senjata berbahaya tersebut didesain oleh Kalashnikov dengan tujuan untuk memperkuat sistem pertahanan Uni Soviet dan muncul pertama kali pada tahun 1945.

              Saat menciptakan senapan itu, Kalashnikov nggak pernah menyangka kalau AK-47 menjadi senjata populer di kalangan geng, teroris, dan bahkan diktator di seluruh dunia, geng.

              Namun, biaya produksi yang murah dan desain yang sederhana membuat benda yang satu ini banyak digunakan dalam perang dan kejahatan di berbagai belahan dunia.

              Hal itulah yang membuat Kalashnikov merasa menyesal dengan hasil temuannya.

              Bahkan, di saat terakhirnya ia mengirimkan surat ke kepala Gereja Ortodoks Rusia dan bertanya apakah dirinya patut disalahkan atas jutaan kematian yang diakibatkan oleh senajata ciptaannya itu.

              Mengharukan ceritanya, ya, geng.

              4. Albert Einstein dan J. Robert Oppenheimer - Penemu Bom Atom

              Alfred_Einstein_dan_J_Robert_Oppenheimer

              Dua fisikawan jenius Albert Einstein dan J. Robert Oppenheimer mungkin tak pernah menyangka jika ledakan besar di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945 tersebut terjadi setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ciptaannya.

              Bom Atom pertama kali diciptakan oleh Oppenheimer yang saat itu menjabat sebagai direktur proyek Manhattan yang dibentuk untuk melakukan riset dan pengembangan senjata nuklir saat Perang Dunia II.

              Namun, penemuan itu juga nggak lepas dari campur tangan Einstein yang membantu tim pengembangan dengan teori-teori hebatnya.

              Dalam kasus ledakan tersebut, Oppenheimer lah yang paling merasa menyesal karena telah menciptakan senjata mengerikan itu.

              Ia juga menyesali kenapa pemerintah Amerika Serikat nggak memberikan peringatan terlebih dahulu kepada Jepang ataupun dunia akan mengerikannya ledakan bom nuklir.

              Nggak cuma Oppenheime, Einstein juga merasakan penyesalan yang sama beberapa tahun setelah Hiroshima dan Nagasaki akhirnya mengalami lumpuh total.

              5. Tim Berners-Lee - Penemu HTML dan WWw

              Tim_Berners_Lee

              Siapa sangka jika penemuan teknologi komunikasi Word Wide Web menjadi sebuah gebrakan besar yang mengubah peradaban manusia saat ini.

              Kamu tahu nggak kalau ternyata Tim Barners-Lee lah orang di balik teknologi komunikasi yang paling banyak digunakan di dunia saat ini.

              Kebayang, kan, seperti apa kehidupan manusia saat ini jika dulu Barners-Lee nggak menemukan teknologi canggih ini, geng.

              Namun, di balik canggih dan bermanfaatnya teknologi ini ada sedikit penyesalan yang dirasakan oleh Barners- Lee lho.

              Penyesalan itu ada pada penggunaan karakter (//) yang terdapat sebelum alamat web yang dianggapnya nggak perlu ada.

              Saat pertama kali menciptakan HTML, karakter ini awalnya digunakan sebagai pemisah protokol dengan alamat web.

              Namun, seiring berkembangnya zaman dan teknologi, protokol (http) dan karakter (//) pun sudah nggak dibutuhkan lagi, geng.

              Akhir kata

              Itu dia beberapa hasil temuan yang justru disesali oleh penemunya sendiri, geng.

              Wajar saja, sih, jika mereka merasa menyesal karena hasil temuannya itu ternyata justru memberikan efek negatif pada kehidupan manusia.

              Baca juga artikel seputar Out of Tech menarik lainnya dari Shelda Audita.

              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal