J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Benarkah Hitler Wafat di Indonesia? Ini Fakta Sebenarnya!

Sabtu, 30 Jan 2021, 11:00 WIB
Hitler sendiri dikenal sebagai sosok penuh kontroversi. Salah satunya, ia diduga kabur dan bersembunyi di Indonesia hingga wafat!

Siapa sih yang nggak familiar dengan nama Adolf Hitler? Sebagai diktator Jerman Nazi yang kejam, ia bertanggung jawab atas terjadinya Perang Dunia II (PD II) yang menewaskan lebih dari jutaan tentara dan warga sipil di seluruh dunia.

Ia pun juga menjadi orang yang bertanggung jawab atas tragedi genosida bangsa Yahudi, atau yang kita kenal dengan nama Holocaust yang menewaskan hampir 21 juta jiwa menurut profesor emeritus ilmu politik di Universitas Hawaii, R.J. Rummel.

Hitler sendiri dikenal sebagai sosok penuh kontroversi. Bukan hanya penampilannya yang eksentrik dengan kumis kotaknya, akan tapi juga kehidupan pribadinya yang misterius. Dalam film, banyak aktor terkenal yang sudah memerankan dirinya sebagai sosok eksentrik dan jahat.

Salah satunya, sang diktator diduga nggak meninggal di Berlin, Jerman, di tahun 1945, melainkan di Indonesia sekitar tahun 1970-an. Teori konspirasi ini sudah lama banget ada namun selalu muncul tiap bulan Juli atau Agustus. Apakah benar Hitler wafat di Indonesia? Yuk, kita cari tahu bersama!

Kekalahan Jerman Nazi dalam Perang Dunia II

Hitler1 Custom 1c5e7
Sumber foto: The Independent

Seperti yang kamu baca dalam buku sejarah atau tersaji dalam deretan film perang terbaik, Jerman Nazi mulai kehilangan taringnya setelah tahun 1943.

Saat itu, sumber daya peperangan makin berkurang seiring kesalahan strategi yang diterapkan Nazi. Apalagi kombinasi teknologi perang yang kurang memadai hingga terlalu banyak tentara Nazi yang tewas membuat mereka makin terpojok.

Hitler sendiri memilih denial dengan realita yang ada dan memaksakan seluruh pasukannya untuk bertempur hingga titik darah penghabisan. Padahal di banyak pos peperangan, Nazi sudah sering mengalami kekalahan.

Puncaknya adalah saat Nazi kalah melawan Uni Soviet di Stalingrad, dan secara kejam, Soviet membalas invasi Nazi dengan Pertempuran Berlin pada akhir April sampai awal Mei 1945. Inilah perang terakhir dalam PD II sekaligus titik balik kehidupan Hitler.

Versi Sejarah: Hitler Bunuh Diri

Hitler2 Custom 2dcda
Sumber foto: Daily Mail

Berdasarkan temuan Uni Soviet sebagai pasukan pertama yang berhasil menembus pertahanan Berlin, Adolf Hitler bunuh diri pada tanggal 30 April 1945 di F hrerbunker-nya di Berlin.

Sehari sebelumnya, ia menikah dengan kekasihnya, Eva Braun, dengan upacara yang amat sederhana di bunker persembunyiannya, disaksikan oleh pejabat Nazi yang masih tersisa.

Pernikahan tersebut bertahan selama 40 jam. Seiring pertahanan mereka yang makin terdesak dan kabar bahwa pasukan Soviet hanya berjarak 600 meter dari bunker, Hitler pun memutuskan untuk bunuh diri bersama sang istri.

Eva Braun sendiri tewas setelah menenggak sianida dalam dosis tinggi, sementara Hitler tewas setelah menembakkan kepalanya dengan pistol Walther PPK 7.65.

Atas wasiat Hitler, jenazah Hitler dan Braun dibakar oleh ajudan pribadinya. Hitler nggak mau bernasib sama seperti rekannya, diktator Italia Benito Mussolini yang dieksekusi oleh rakyat Italia, kemudian jenazahnya dipamerkan di depan umum sebagai bahan ejekan.

Teori Konspirasi: Hitler Melarikan Diri

Hitler3 Custom 57b6d
Sumber foto: Historia Magazine

Meskipun Uni Soviet berhasil menemukan serta mengidentifikasi sisa jenazah Hitler dari struktur rahang serta giginya, tapi nggak semuanya percaya, loh.

Banyak yang menganggap bahwa Hitler sebenarnya masih hidup, hanya saja dia melarikan diri secara sembunyi-sembunyi, dan pengakuan Uni Soviet hanya bohong belaka demi kepentingan politik.

Lalu jika Hitler masih hidup saat itu, ke manakah ia? Aneka teori konspirasi menyebut beberapa lokasi, mulai dari Argentina, Uruguay, Brazil, hingga Indonesia.

Teori Hitler lari ke Amerika Selatan masih cukup masuk akal, mengingat pada saat itu, banyak sekali simpatisan maupun pejabat Nazi yang melarikan diri ke sana, khususnya Argentina yang secara terbuka mau menerima mereka.

Sementara Argentina saat itu dipimpin oleh rezim populis Juan Domingo Peron. Alasannya, ia ingin memiliki hal-hal yang pernah dimiliki Nazi Jerman, mulai dari kekuatan militer, parade kebesaran, hingga ilmuwan dan teknisi terbaik untuk memperbaiki negeri.

Hitler Wafat di Indonesia, Mungkinkah?

Hitler4 Custom 935c5
Sumber foto: Tribunnews.com

Lalu bagaimana dengan teori Hitler melarikan diri dan wafat di Indonesia? Nah, untuk yang satu ini, Jaka secara pribadi meragukannya, mengingat saat pasca kemerdekaan, Indonesia masih berada dalam bayang-bayang Sekutu.

Logika dari teori konspirasi tergila ini adalah amat sangat nggak mungkin buat Hitler lari ke sini kalau ia nggak mau ditangkap hidup-hidup oleh Sekutu.

Namun, temuan kapal selam Nazi Jerman di Laut Jawa pada tahun 2013 lalu sempat membuka spekulasi liar tentang keberadaan sang diktator tersebut di Indonesia, walau para peneliti kemudian mengatakan bahwa kapal selam tersebut sudah ada jauh sebelum tahun 1945.

Bersumber dari Artikel Publik

Hitler5 Custom 79a3b
Sumber foto: Bukalapak

Teori konspirasi mengenai keberadaan Hitler di Indonesia sudah ada sejak tahun 1983. Saat itu, KGPH Soeryo Goeritno menulis sebuah buku yang berjudul "Rahasia yang terkuak - Hitler mati di Indonesia".

Buku ini bersumber dari sebuah artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983 yang ditulis oleh dr. Sosrohusodo. Ia merupakan dokter yang sempat bertugas di Sumbawa Besar sekitar tahun 1960an.

Saat itu, ia bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Georg Poch. Ia menduga bahwa sang dokter tersebut adalah Hitler di masa tuanya. Buktinya, Poch nggak bisa berjalan normal serta selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Selain itu, tangan kirinya selalu bergetar seperti menunjukkan gejala parkinson, lengkap dengan penampilannya yang memiliki kumis kotak. Yap, persis seperti deskripsi fisik Hitler jelang tahun 1945.

Nggak hanya penampilan fisiknya, latar belakang sang dr. Poch juga misterius. Ia nggak memiliki lisensi kesehatan resmi, bahkan ia sama sekali nggak memiliki keahlian tentang kesehatan.

Adanya Perbedaan Ciri Fisik

Hitler6 Custom Afc01
Sumber foto: Netralnews

Meskipun buku tersebut nampak meyakinkan, tapi Jaka sendiri skeptis, mengingat jika melihat dari foto keduanya nampak berbeda satu sama lain.

Pertama, bentuk telinga Hitler lebih berisi dengan bentuk yang proposional, sementara telinga dr. Poch lebih memanjang dan kurus.

Selain itu, jika Hitler dikatakan memiliki tinggi 175 cm, sang dokter asal Jerman tersebut memiliki tinggi di atas 180 cm.

Tak hanya itu. Berdasarkan catatan kelahiran, dr. Poch lahir di Premissel, Jerman pada tahun 1895, sedangkan Hitler lahir di tahun 1889 di Braunau am Inn yang masih masuk wilayah Austria-Hungaria.

Hitler7 Custom 51709
Sumber foto: Liputan6.com

Pada akhirnya, tokoh yang jadi inspirasi pembuatan film sejarah terbaik ini tetap diragukan keberadaannya di Indonesia. Sang dokter sendiri wafat di tahun 1970 dan dimakamkan di TPU Ngagel, Surabaya.

Akhir Kata

Itulah tadi pembahasan khusus Jaka mengenai spekulasi kematian diktator Jerman Nazi Adolf Hitler di Indonesia. Gimana menurutmu, geng?

Jangan lupa tuliskan pendapat kamu pada kolom komentar di bawah. Sampai jumpa di artikel Jaka yang selanjutnya!

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Diptya.

ARTIKEL TERKAIT
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Page C784e
Viral Ikan Penis yang Sempat Bikin Geger Media Sosial, Ini 5 Fakta di Baliknya!
Page 92745
Percaya atau Tidak, 5 Hal Mengerikan Ini Bisa Kamu Alami saat Tidur!
4444 2a05c
5 Misteri Terbesar Alam Semesta yang Tak Terjawab, Hanya Tuhan yang Tahu!
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Banner Jadi B4d0a
7 Film Science Fiction yang Dibenci oleh Ilmuwan, Ngawur Parah?
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal