J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • FILM
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              7 Game Terkenal yang Mendapatkan Respon Negatif, Cuma Aji Mumpung?

              7 Game Terkenal yang Mendapatkan Respon Negatif, Cuma Aji Mumpung?

              00
              Rabu, 27 Nov 2019, 12:00 WIB
              Meskipun terkenal, nyatanya game-game yang ada di bawah ini mendapatkan review buruk. Hanya mengandalkan nama besar?

              Ketika sebuah game dirilis, akan muncul reviewer yang akan menilai game tersebut pantas untuk dimainkan atau tidak.

              Ada yang mendapatkan respon positif, ada yang harus rela menerima gamenya dicap buruk. Game-game dari waralaba terkenal pun cukup sering mendapatkan ulasan buruk.

              Nah, kali ini Jaka akan kasih kamu daftar game terkenal yang mendapatkan respon negatif dari kritikus game dan pemain!

              Game Terkenal dengan Rating Buruk

              Jika sebuah game sudah mendapatkan popularitasnya, akan muncul sekuelnya secara terus-menerus. Tak salah jika Mario memiliki judul game hinggga 400 lebih.

              Nah, di antara banyaknya sekuel, spinoff, remake, dan lain sebagainya, terselip game-game flop yang dianggap sangat buruk.

              Tidak hanya memanfaatkan nama besar waralaba, ada juga game yang memanfaatkan nama besar sang pembuat game atau serial televisi yang sedang populer.

              Dilansir dari berbagai sumber, inilah daftar game terkenal dengan repson negatif!

              1. Final Fantasy XIV (2010)

              Game Terkenal Respon Negatif 1 068eb
              Sumber foto: Instant Gaming

              Waralaba Final Fantasy sering dianggap sebagai salah satu yang tersukses sepanjang masa. Setidaknya ada 100 judul game Final Fantasy, di mana 15 di antaranya merupakan game utama.

              Tapi enggak semua game Final Fantasy mendapatkan respon positif, geng. Final Fantasy XIV harus menerima kenyataan buruk tersebut.

              Game bergenre MMORPG ini dirilis pada tahun 2010. Di awal perilisannya, game ini sudah mendapatkan ulasan yang buruk.

              Final Fantasy XIV dianggap memiliki gameplay yang berat, kontrol buruk, dan antarmuka permainan yang membingungkan.

              Ada yang beranggap hal tersebut bisa terjadi karena game ini terlalu berfokus pada kualitas grafisnya. Game ini hanya mendapatkan nilai 49/100 dari Metacritic.

              CEO Square Enix sampai mengeluarkan pernyataan minta maaf dan mematikan server game hingga membuat versi pembaruannya, Final Fantasy XIV: A Realm Reborn.

              2. Call of Duty: Black: Declassified (2012)

              Game Terkenal Respon Negatif 2 65a62
              Sumber foto: Polygon

              Game FPS Black Ops: Declassified merupakan bagian dari waralaba raksasa Call of Duty (CoD). Game ini dirilis untuk platform PlayStation Vita pada tahun 2012.

              Walaupun menyandang nama besar CoD, game ini dihujat habis-habisan. Kontrol permainannya yang berbasis sentuhan dianggap aneh dan buruk.

              Campaign utamanya terlalu singkat, musuh AI yang mengecewakan, dan mode jaringan yang tidak bisa diandalkan. Bahkan ada yang menganggap game ini sebagai aib waralaba CoD.

              Banyak situs yang memberikan nilai rendah, seperti GameRankings hanya memberikan 33,21% dan Metacritic hanya berkenan memberikan nilai 33/100.

              3. SimCity (2013)

              Game Terkenal Respon Negatif 3 Bca8e
              Sumber foto: Reddit

              Electronic Arts atau EA terkenal sebagai salah satu developer game terbesar di dunia. Salah satu ciptaannya adalah game SimCity yang dikembangkan bersama Maxis.

              Game membangun kota ini dilengkapi dengan fitur online yang memungkinkan kita untuk beinteraksi dengan pemain lain.

              Game ini tidak memiliki mode offline sehingga harus selalu terhubung dengan internet. Baik, banyak game yang seperti itu juga, bukan?

              Masalahnya, server game ini sering melebihi kapasitas sehingga pemain kesusahan untuk bisa login ke dalam game. Pihak Maxis pada akhirnya mampu menyelesaikan masalah server ini.

              Walaupun begitu, masih ada kekurangan lain dari game ini, seperti tidak adanya fitur AI yang sudah lama dijanjikan hingga kesusahan mendapatkan lahan yang tersedia untuk membangun.

              Pada akhirnya, pihak pengembang memutuskan untuk menambahkan mode offline yang awalnya dianggap tidak sesuai dengan visi mereka.

              Yang menyedihkan, kegagalan game ini membuat EA memutuskan untuk menutup studio utama Maxis.

              4. The Walking Dead: Survival Instinct (2013)

              Game Terkenal Respon Negatif 4 79722
              Sumber foto: GameStop

              The Walking Dead adalah salah satu serial televisi paling sukses yang mendapatkan banyak penggemar. Tak salah jika ada developer yang tertarik untuk mengadaptasinya menjadi sebuah game.

              Maka pada 2013, rilislah game The Walking Dead: Survival Instinct yang dikembangkan oleh Terminal Reality. Game ini bertindak sebagai prekuel dari serial televisinya.

              Sayangnya, game ini mendapatkan kritik karena mekanisme permainannya yang hancur, grafis yang buruk, alur cerita yang kurang, hingga tidak bisa memenuhi ekspetasi penggemar.

              Maka dari itu, game ini dianggap sebagai upaya setengah-matang yang berusaha menghadirkan kesan seram dari seri televisi. Pada Metacritic, game ini hanya mendapatkan skor 32/100.

              5. Umbrella Corps (2016)

              Game Terkenal Respon Negatif 5 8d118
              Sumber foto: PC Gamer

              Kalau kamu sering main game Resident Evil, pasti pernah mendengar yang namanya Umbrella Corps. Yups, game ini memang spinoff dari waralaba game terkenal tersebut.

              Dirilis untuk PlayStation 4 dan PC, game ini ternyata memiliki mekanisme permainan yang buruk. Bahkan, game ini dianggap tidak tahu apa yang diinginkannya.

              Seorang reviewer dari IGN memberikan nilai 3.8/10. Reviewer lain dari GameSpot hanya memberi nilai 3/10.

              Secara umum, game ini dianggap sebagai game dari waralaba Resident Evil yang akan mudah dilupakan.

              6. Fallout 76 (2018)

              Game Terkenal Respon Negatif 6 22b3c
              Sumber foto: Engadget

              Fallout 76 merupakan game action role-playing yang merupakan bagian dari seri Fallout yang terkenal dan dikembangkan oleh Bethesda Game Studios.

              Game ini pada awalnya disiapkan sebagai game Fallout pertama yang sepenuhnya online dan mendukung fitur multiplayer.

              Banyak kritikus dan pemain yang kecewa karena apa yang dipresentasikan ketika ajang E3 2018 benar-benar berbeda ketika game ini telah dirilis.

              Game ini dianggap memiliki narasi cerita yang lemah dan mode multiplayernya memiliki elemen kooperatif yang rendah.

              Tidak hanya itu, game ini juga memiliki banyak sekali bug dan glitch yang mengganggu. Keluhan lainnya adalah betapa mahalnya harga item yang ada di dalam permainan.

              7. Death Stranding (2019)

              Game Terkenal Respon Negatif 7 7abdd
              Sumber foto: GameSpot

              Game terakhir yang ada di daftar ini adalah Death Stranding yang baru saja dirilis tahun ini. Yang membuat game ini hype adalah perancang gamenya, Hideo Kojima.

              Ia terkenal karena banyak game buatannya menjadi favorit para pemain game dan yang paling terkenal tentu saja Metal Gear Solid.

              Karya terbarunya adalah Death Stranding. Sayang, tidak semua pihak merespon kehadiran game ini dengan positif.

              Seperti yang dilakukan oleh IGN yang memberi rating 6.8/10 karena game ini dianggap membosankan dan berjalan dengan sangat lambat.

              Hal ini memang sejalan dengan market pasar Amerika yang lebih menyukai game FPS dengan tempo yang cepat. Selain itu, Kojima dianggap terlalu berfokus pada sinematik game karena banyaknya cutscene yang bermunculan.

              Bahkan ada yang menuduh game ini hanya memanfaatkan reputasi Hideo Kojima beserta para fansnya yang dianggap terlalu berlebihan.

              Akhir Kata

              Tidak bisa dipungkiri bahwa developer game harus terus menghasilkan uang dengan terus memproduksi game-game baru.

              Banyak sekali waralaba game yang terlihat tidak akan pernah berakhir. Game-game tersebut menjadi sapi perah perusahaan demi mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya.

              Akibatnya, banyak game-game yang gagal dan mendapat kritikan tajam. Tak sedikit yang menganggap mereka hanya aji mumpung semata.

              Menurutmu gimana, geng? Tulis di kolom komentar, ya!

              Baca juga artikel seputar Game atau artikel menarik lainnya dari Fanandi Ratriansyah.

              Tunggu sebentar...

              Keluar dari JalanTikus

              Popup External Background JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal