J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              7 AI yang Lebih Hebat Dibandingkan Gamer Profesional, Dunia Dikuasai Robot?

              7 AI yang Lebih Hebat Dibandingkan Gamer Profesional, Dunia Dikuasai Robot?

              00
              Jumat, 8 Nov 2019, 20:00 WIB
              AI atau bot biasanya payah dalam main game, tapi yang ini berbeda. Di sini, Jaka mau share 7 AI yang lebih hebat dibandingkan pemain profesional.

              Kisah robot yang akhirnya berbalik melawan manusia itu sudah banyak, geng, dan salah satunya bisa kalian lihat di film Terminator: Dark Fate yang baru saja keluar.

              Robot dengan kemampuan dan teknologi canggih seperti Rev-9 di film Terminator mungkin masih sangat jauh di masa depan, geng, tapi mereka sudah di atas kita kalau soal kepintaran.

              Perkembangan Artifical Intelligence atau AI memang sangat pesat di beberapa tahun terakhir dan mereka sudah bisa mengalahkan manusia di beberapa tipe permainan.

              7 AI yang Lebih Hebat Dibandingkan Pemain Profesional

              Jaka sendiri kalau lagi sedang frustrasi, sering banget, geng, melampiaskan kemarahan dengan main game Counter-Strike dan melawan bot yang bodoh.

              Makanya, Jaka sudah terbiasa menganggap AI sebagai bulan-bulanan tapi ternyata sudah banyak, geng, AI yang sebenarnya memiliki kemampuan setara atau bahkan di atas pemain profesional.

              Buat kalian yang sudah penasaran, Jaka di sini mau share 7 AI yang lebih hebat dibandingkan pemain profesional yang telah dilansir dari berbagai sumber, geng!

              1. Deep Blue (Catur)

              Deep Blue D54e5

              Deep Blue adalah sebuah komputer buatan IBM yang dirancang khusus untuk bermain catur yang sempat menggemparkan dunia di tahun 1996.

              Di tahun 1996, Deep Blue berhasil memenangkan satu permainan melawan Garry Kasparov, Grandmaster catur yang dianggap sebagai salah satu pemain catur terbaik sepanjang masa.

              Tapi Garry berhasil membalik kekalahan pertamanya dan pertandingan berakhir dengan skor akhir 4-2 untuk Garry.

              Di tahun 1997, Deep Blue dan Garry bertemu kembali dan di sini, Deep Blue keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3,5 - 2,5 untuk Deep Blue.

              2. AlphaGo (Igo)

              AlphaGo 31042

              Igo dianggap sebagai permainan yang jauh lebih kompleks dibandingkan catur biasa karena memiliki variasi langkah yang jauh lebih tinggi dibandingkan catur.

              Tapi, AI AlphaGo buatan DeepMind yang sekarang sudah dibeli oleh Google dan telah berhasil membuktikan kemampuannya, geng!

              Di tahun 2016, AlphaGo berhasil mengalahkan Lee Sedol, pemain asal Korea Selatan yang memiliki gelar tertinggi di Igo, Dan 9, dengan skor akhir 4-1.

              Hasil ini sempat menggemparkan dunia, geng, karena banyak yang memprediksi kalau Igo masih terlalu sulit untuk AI dan Lee sendiri juga memprediksi kalau dia akan menang telak.

              Perlu dicatat, kalau di sini, Alpha Go membutuhkan total 1.920 CPU dan 280 GPU untuk beroperasi yang tentunya membutuhkan sumber daya yang sangat besar.

              3. AlphaZero (Catur, Shogi, dan Igo)

              AlphaZero 59fb8

              Setelah sukses dengan AlphaGo, AI ini dikembangkan lagi oleh DeepMind menjadi AlphaZero yang tidak hanya terpaku di satu jenis permainan saja.

              AlphaZero dirancang untuk menguasai permainan catur, Shogi, dan Igo menggunakan prosesor khusus AI yang disebut sebagai tensor processing unit (TPU).

              AlphaZero sendiri tidak pernah digunakan untuk melawan pemain manusia lain, geng, tapi untuk melawan AI lainnya seperti Stockfish di catur dan AlphaGo.

              Di jurnal yang dipublikasikan di arXiv, DeepMind menyatakan bahwa AI buatan mereka telah berhasil mengalahkan program lainnya di ketiga permainan tersebut.

              4. OpenAI Five (Dota 2)

              OpenAI Five 80399

              Catur, Shogi, dan Igo masih relatif simpel, geng, karena semuanya adalah permainan individual yang menggunakan sistem turn-based dan Dota 2 bisa dibilang jauh lebih kompleks, geng.

              Tapi hal ini nggak bisa menghentikan OpenAI Five buatan perusahaan OpenAI yang didirikan oleh pendiri Tesla, Elon Musk, untuk menguasai game populer Dota 2.

              OpenAI Five berhasil mengalahkan tim e-sports OG, pemenang turnamen Dota 2 The International di tahun 2018 dan 2019, di bulan April kemarin, geng.

              Memang pertandingan ini dibatasi dengan hanya 17 hero dari 100 hero lebih yang ada di Dota 2 tapi pencapaian OpenAI Five tetap luar biasa, geng!

              5. AlphaStar (StarCraft II)

              AlphaStar 6bc39

              Setelah sukses dengan board game, DeepMind pindah ke game real-time strategy, geng, dengan AlphaStar yang berfokus di game StarCraft II.

              Berbeda dengan MOBA seperti Dota 2 di mana kamu cuma mengendalikan 1 hero, di game penuh strategi ini kamu harus mengendalikan puluhan unit, geng, beserta variabel lainnya.

              Tapi, di awal 2019, di sebuah video yang disiarkan di YouTube dan Twitch, AlphaStar berhasil memenangkan pertandingan dengan 10 pemain pro berbeda.

              Untungnya, geng, salah satu pemain manusia, Grzegorz MaNa Komincz, berhasil mengalahkan AlphaStar sekali, yang menunjukkan kalau manusia masih punya harapan, geng!

              6. Pluribus (Poker)

              Pluribus 69011

              Poker merupakan game yang sangat berbeda, geng, karena di sini kamu sama sekali nggak tahu kartu apa yang dipegang pemain lain dan harus bisa membohongi lawan.

              Selain itu, konsep menang dan kalah di poker itu jauh lebih ambigu, geng, yang membuat game ini jadi tantangan sendiri buat AI.

              Tapi, Pluribus yang dibuat oleh sebuah tim dari Facebook berhasil menguasai permainan ini, geng, ketika melawan pemain pro lainnya di game poker dengan 6 pemain.

              AI Pluribus berhasil memenangkan rata-rata 1,000 dollar per jam atau sekitar Rp14 juta dan bisa dianggap sebagai kemenangan di dunia poker.

              7. Watson (Acara Kuis Jeopardy!)

              Watson 0acc7

              Setelah Deep Blue, IBM kembali lagi di tahun 2011 dengan Watson, komputer yang dirancang untuk menguasai acara kuis Jeopardy! di Amerika Serikat.

              Berbeda dengan permainan lainnya yang menunjukkan kemampuan strategis AI, Watson lebih mengutamakan kemampuan bahasa dalam pemahaman pertanyaan yang diajukan.

              Di Jeopardy!, pertanyaan yang diajukan menggunakan bahasa sehari-hari dan terkait dengan fakta-fakta di pop culture yang merupakan sebuah tantangan unik bagi sebuah AI.

              Tapi Watson terbukti sukses karena berhasil mengalahkan Brad Rutter dan Ken Jennings, dua kontestan tersukses dalam sejarah Jeopardy!.

              Akhir Kata

              Itulah, geng, daftar 7 AI yang lebih hebat dibandingkan pemain profesional. Tapi perlu dicatat bahwa AI di sini hanya handal di satu jenis permainan saja, terkecuali AlphaZero.

              Seperti yang Jaka sebut di atas, kebanyakan AI ini membutuhkan banyak sumber daya dan pastinya nggak bisa berfungsi kalau hanya menggunakan HP atau komputer kamu saja.

              Bagaimana, geng, pendapat kalian tentang perkembangan AI ini? Menarik atau justru menakutkan? Share di kolom komentar ya!

              Baca juga artikel seputar Teknologi atau artikel menarik lainnya dari Fikri Harish

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal