J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Apakah Game Bajakan Membunuh Industri Game? Ternyata ....

              Apakah Game Bajakan Membunuh Industri Game? Ternyata ....

              00
              Rabu, 1 Mar 2017, 19:00 WIB
              Sebuah game baru harganya cukup lumayan mahal, biasa solusinya Jaka membeli yang bekas. Namun ada juga beberapa orang yang memilih bajakan. Hmm, namun bukannya bajakan itu membunuh industri game ya? Simak pembahasannya yuk!

              Saat ini kita sedang kehadiran sebuah game baru di PS4, yaitu Horizon Zero Dawn. Setelah melihat trailer-nya, Jaka sih sudah yakin kalau game ini sangat seru. Dan benar saja, rupanya rata-rata nilai ulasannya adalah 9 dari 10.

              Namun sayang harga sebuah game baru cukup lumayan mahal, biasa solusinya Jaka membeli yang bekas. Namun ada juga beberapa orang yang memilih bajakan. Hmm, namun bukannya bajakan itu membunuh industri game ya?

              BACA JUGA
              • Jangan Download Game Battlefield 1 Bajakan! Ini 5 Alasannya
              • 6 Fakta Kenapa Game Original Lebih Baik Daripada Yang Bajakan
              • Seminggu Rilis, Bajakan Game Resident Evil 7 Sudah Tersedia!

              Apakah Game Bajakan Membunuh Industri Game?

              foto-segaraidgames-bajakanindustri1
              Sumber foto: Gambar: Segara ID Games

              Dilansir melalui forum diskusi Quora. Yang namanya bajakan dari dulu memang selalu pro dan kontra. Jadi apakah game bajakan membunuh industri game? Jawabannya sudah pasti iya. Secara kasar, bajakan dikatakan membunuh kreativitas para pembuat game.

              Meski utamanya seperti itu, namun game bajakan juga dapat difungsikan secara positif. Contohnya sebagai berikut.

              • Dipakai untuk mengulas game. Dengan adanya ulasan game, meski pakai bajakan ini akan mendongkrak pemasaran dari game tersebut. Tentu hal ini akan berimbas pada naiknya penjualan game yang dibajak. Oh ya ini mengulas ya, bukan bermain full story.

              • Dipakai untuk benchmark game. Apabila kamu pakai sebuah PC, apalagi dengan spesifikasi pas-pasan. Pasti kamu harus tahu dulu, apakah PC kamu mampu untuk memainkan game tersebut sebelum membelinya. Nah kamu bisa pakai game bajakan untuk mengujinya.

              Itulah dia barusan dua contoh positif memanfaatkan game bajakan. Memang baiknya kita membeli sebuah game original. Karena untuk membuat sebuah game baru, pihak industri game membutuhkan dana dari penjualan game-nya. Jika semua pakai bajakan, maka artinya sudah tidak ada lagi game baru.

              Bagaimana Dengan Game Bekas, Apakah Merugikan Industri Game?

              foto-ign-bajakanindustri2
              Sumber foto: Gambar: IGN

              Untuk game bekas sama sekali tidak merugikan industri game. Banyak digrup-grup gaming yang menyamakan game bekas dengan game bajakan, ini jelas sangat salah. Karena bahkan penjualan game bekas didukung oleh pihak industri game.

              Untuk lebih jelasnya mengapa game bekas tidak merugikan industri game, kamu bisa menyimak simulasi skenarionya sebagai berikut ini.

              Skenario 1: Apabila Game Bekas Ditiadakan

              Ada A dan B. Si A memiliki uang sebesar Rp 700 ribu, ia membeli sebuah game baru. Sementara si B hanya punya uang sebesar Rp 500 ribu, jadi ia tidak membeli game baru. Artinya di sini hanya terjual satu buah game.

              Di bulan depan. Si A mendapat uang sebesar Rp 300 ribu, sementara si B tidak sama sekali. Karena sebuah game baru harganya Rp 700 ribu. Maka bulan ini tidak ada satu pun game yang dijual oleh industri game.

              Kesimpulan: Terjual satu buah game baru.

              Skenario 2: Game Bekas Diperbolehkan

              Ada A dan B. Si A memiliki uang sebesar Rp 700 ribu, ia membeli sebuah game baru. Sementara si B hanya punya uang sebesar Rp 500 ribu, jadi ia tidak membeli game baru. Artinya di sini hanya terjual satu buah game.

              Di bulan depan. Si A mendapat uang sebesar Rp 300 ribu, sementara si B tidak sama sekali. Lalu si B membeli game milik si A yang sebelumnya, sebesar Rp 500 ribu. sehingga si A memiliki jumlah uang Rp 800 ribu. Nah dengan jumlah uang sebesar itu, si A bisa membeli lagi sebuah game baru.

              Kesimpulan: Terjual dua buah game baru.

              Itulah dia barusan simulasi skenarionya. Terlihat bahwa game bekas membantu pihak industri game untuk menjual game lebih banyak lagi. Jadinya jelas ini tidak merugikan pengembang, justru membantu. Yang tidak boleh hanyalah bajakan.

              Modal 100 Ribu Bisa Dapat Game Terbaru Yang Original Dari Steam!
              Daripada kamu mempergunakan game bajakan, rupanya ada cara lain untuk mendapatkan game baru dengan harga yang lebih murah. Bahkan kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 100 ribu saja. Mau tahu caranya?
              LIHAT ARTIKEL

              Nah, itulah dia barusan pembahasan Jaka mengenai dampak game bajakan terhadap industri game. Bagaimana pendapat kamu terkait hal ini, apakah ada dampak lainnya? Jika ada, kamu bisa tinggalkan melalui kolom komentar ya. Terima kasih.

              Pastikan juga kamu membaca artikel terkait Game atau tulisan menarik lain dari Putra Andalas.

              Banner: CNBC

              APPS TERKAIT
              Capsa Royale 3.1.1
              Games 88 Entertaiment
              JalanTikus 2.5.2
              Apps JalanTikus.com
              Babe - Baca Berita 7.6.2
              Apps Mainspring
              Dress Up Diary 1.3.43
              Games Maingames
              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal