J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Cara Kerja Turnamen The International 2019, Kompetisi Dota 2 Terbesar di Dunia

              Cara Kerja Turnamen The International 2019, Kompetisi Dota 2 Terbesar di Dunia

              00
              Senin, 9 Sep 2019, 15:45 WIB
              The International 2019 merupakan turnamen Dota 2 terbesar sekaligus turnamen eSports terbesar di dunia. Artikel ini akan menjelaskan tentang cara kerja turnamen tersebut

              Menjadi seorang atlet eSports sepertinya sudah menjadi obsesi banyak anak muda zaman sekarang. Di samping popularitas dan uang, menghasilkan uang dari bermain game nampaknya sangat menyenangkan.

              Banyak banget kompetisi yang dipertandingkan di turnamen eSports. Salah satu game paling terkenal yang dipertandingkan adalah game Dota 2.

              Belum lama ini, Dota 2 telah mengadakan turnamen internasional tahunan, yakni The International 2019, yang dihelat pada tanggal 20 Agustus 2019 - 25 Agustus 2019, di Mercedes-Benz Arena, Shanghai.

              Sekilas Tentang The International 2019

              1 Jpg C2658

              The International 2019 (TI9) merupakan turnamen internasional Dota 2 ke-9 yang diadakan oleh Valve, pengembang Dota 2.

              Turnamen ini memecahkan rekor sebagai kompetisi dengan total hadiah terbesar di dunia.

              Event eSports terbesar sejagat ini diawali dengan babak kualifikasi yang dimulai pada tanggal 3 Juli 2019 dan ditutup dengan Grand Final pada tanggal 25 Agustus 2019.

              Sebagai turnamen paling elit, wajar kalau hadiahnya juga besar. Nggak main-main, total hadiah yang disiapkan untuk para peserta adalah sebesar US$ 34,3 juta atau sekitar Rp480 miliar!

              Mayoritas uang yang dihadiahkan pada turnamen tersebut didapatkan Valve dari hasil penjualan item-item in-game Dota 2, termasuk The International 2019 Battle Pass.

              Cara Kerja Turnamen The International 2019

              Setelah membaca informasi di atas, mungkin kamu sudah sedikit mengerti mengenai apa itu The International 2019 dan mengapa turnamen ini sangat prestisius.

              Dalam artikel ini, Jaka bakal menjelaskan sedikit mengenai tahapan-tahapan yang harus dilalui semua peserta untuk dapat berkompetisi dan menjadi juara turnamen.

              Daripada kamu makin penasaran, mendingan langsung saja simak artikel Jaka mengenai langkah-langkah yang harus dilewati pemenang turnamen The International 2019.

              1. Regional Qualifier

              2 0efca

              Sama seperti kompetisi atau turnamen lainnya, peserta The International 2019 juga harus melewati Regional Qualifier atau babak kualifikasi.

              Namun, nggak semua tim wajib mengikuti kualifikasi, geng. Ada juga beberapa tim yang langsung masuk ke fase grup, beberapa di antaranya Secret, Virtus Pro, Liquid, dan masih banyak lagi.

              Karena prestasi di turnamen sebelumnya, tim-tim tersebut diundang untuk langsung bertanding di fase grup tanpa melalui babak kualifikasi.

              Turnamen dibuka dengan Open Qualifier pada tanggal 3 - 7 Juli 2019. Semua tim yang telah mendaftarkan diri dan membeli The International 2019 Battle Pass boleh mengikuti turnamen ini.

              Terdapat 27 tim dari 6 region yang berhasil lolos ke babak kualifikasi utama. Kualifikasi utama yang berlangsung tanggal 8 - 14 Juli 2019 tersebut bertujuan untuk mencari 1 wakil dari tiap region.

              Terdapat total 6 region di Dota 2, yakni Eropa, Asia Tenggara, China, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Commonwealth of Independent States (Negara eks Uni Soviet).

              Tim EVOS asal Indonesia hanya mampu mencapai babak kualifikasi terbuka sehingga nggak bisa mewakili Asia Tenggara di babak kualifikasi utama.

              Setelah babak kualifikasi utama selesai, 6 tim terbaik dari tiap region tersebut berhak untuk masuk ke fase grup. Natus Vincere, juara di TI1 berhasil lolos untuk mewakili region CIS.

              2. Group Stage

              3 Jpg 0c1ee

              Setelah babak kualifikasi utama usai, para peserta yang lolos berhak mengikuti pertandingan Group Stage yang dilaksanakan pada tanggal 15 - 18 Agustus 2019.

              Dalam fase grup ini, terdapat total 18 tim yang akan bertanding di turnamen ini. 12 tim merupakan tim yang diundang, sedangkan 6 tim lainnya merupakan juara dari kualifikasi utama tiap region.

              Ke-18 tim tersebut kemudian dibagi menjadi 2 grup, masing-masing grup terdiri dari 9 tim. Fase grup TI9 menggunakan sistem Round Robin.

              Setiap tim di dalam grup akan bertanding satu sama lain dan berusaha mendapatkan poin terbanyak untuk memuncaki klasemen grup.

              Empat tim teratas di klasemen grup akan masuk ke Upper Bracket, sedangkan 4 tim di bawahnya akan bertanding di Lower Bracket. 1 tim terbawah di tiap grup akan langsung tereliminasi.

              3. Main Event

              4 Ed776

              Main Event atau Pertandingan Utama dibagi atas 2 kompetisi, yakni Upper Bracket dan Lower Bracket. Pertandingan awal Lower Bracket menggunakan sistem Best of 1, artinya tim yang kalah akan langsung gugur.

              Setelah pertandingan pertama Lower Bracket selesai, seluruh pertandingan menggunakan sistem Best of 3, artinya tim yang berhasil memenangkan 2 dari 3 pertandingan akan lolos ke tahap selanjutnya.

              Tim yang kalah ketika bertanding di Upper Bracket akan turun untuk melawan pemenang di Lower Bracket pada ronde yang sama.

              Sementara itu, tim yang lolos di Upper Bracket akan langsung bertanding dengan tim di Upper Bracket lainnya dengan menggunakan sistem Best of 3.

              Tim OG berhasil memenangkan pertandingan melawan PSG.LGD di babak final Upper Bracket sehingga berhak lolos ke Grand Final The International 2019.

              Untuk meraih kembali tempatnya di Grand Final, PSG.LGD harus berhadapan dengan Tim Liquid, pemenang turnamen sebelumnya di Lower Bracket.

              Sayangnya, PSG.LGD harus menelan pil kepahitan karena lagi-lagi harus kalah dengan skor 1-2. Dengan ini, Liquid berhasil meraih tempat di Grand Final untuk melawan OG.

              4. Grand Final

              5 A6737

              Babak final pun tiba. Kedua tim terbaik di ajang The International 2019, yaitu Liquid dan OG akhirnya bertanding di Grand Final.

              Babak akhir ini menggunakan sistem yang berbeda, yakni Best of 5. Pada babak Grand Final, keduanya harus meraih minimal 3 kemenangan untuk bisa menjadi juara tahun ini.

              OG berhasil mengalahkan Liquid dengan skor 3 - 1 dan berhak untuk menjadi juara The International 2019. Sebagai juara pertama, Liquid mendapatkan hadiah uang tunai dan piala Aegis of Champions.

              Nggak main-main, mereka berhak untuk mendapatkan 45,5% atau sekitar Rp219 miliar dari hadiah utama yang dikumpulkan oleh Valve.

              Sebagai juara turnamen The International 2018 & 2019, OG mungkin sekarang sedang kebingungan bagaimana cara menghabiskan uang tersebut. Hadiah tahun lalu saja mungkin belum habis, geng.

              Akhir Kata

              Demikian artikel Jaka mengenai cara kerja turnamen Dota 2 The International 2019. Semoga artikel Jaka ini berguna buat wawasanmu ya, geng.

              Sampai jumpa di artikel Jaka selanjutnya!

              Baca juga artikel seputar eSports atau artikel menarik lainnya dari Prameswara Padmanaba

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal