J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Ini Alat Hacking yang Digunakan FBI untuk Membobol iPhone

              Ini Alat Hacking yang Digunakan FBI untuk Membobol iPhone

              00
              Sabtu, 25 Feb 2017, 18:00 WIB
              Singkat cerita, FBI meminta bantuan kepada Apple untuk membuka kunci layar iPhone 5C. Apple menolak dan ini alat hacking yang digunakan FBI untuk membobol iPhone.

              Kamu masih ingat kasusnya FBI vs Apple yang terjadi tahun lalu? Jika lupa, kamu bisa baca artikel Jaka berikut, Apple vs FBI: Siapa yang Benar dan Salah? Nah, kasus tersebut memang menyita perhatian lebih, terkhusus pengguna smartphone yang menyadari pentingnya keamanan privasi mereka.

              Singkat cerita, FBI meminta bantuan kepada Apple untuk membuka kunci layar iPhone 5C yang dipakai oleh salah satu tersangka teroris penembakan di San Bernandino tahun 2015 lalu. Seperti yang kamu ketahui iOS memiliki fitur keamanan yang tergolong tinggi. Apa jawaban Apple?

              BACA JUGA
              • 7 Situs Belajar Hacking Secara Gratis
              • Mengenal Teknik Hacking Eavesdropping Dan Cara Mencegahnya
              • Waspada Teknik Hacking Social Engineering! Ini 4 Tips Menghindarinya

              Tool Hacking yang Digunakan FBI untuk Membobol iPhone

              Dengan tegas Apple menolak permintaan tersebut. Karena menurut CEO Apple - Tim Cook, perintah itu akan mengancam keamanan para pengguna produk Apple. Apple tidak akan melakukannya karena bisa mengancam kepercayaan antara Apple dan pelanggannya yang secara substansial menodai merek Apple.

              FBI Cari Jalan Lain

              FBI Cari Jalan Lain

              Setelah ditolak oleh Apple, Federal Bureau of Investigation (FBI) tidak menyerah begitu saja dan tetap bersikukuh ingin membobol smartphone miliki pelaku penembakan San Bernardino.

              FBI diduga meminta bantuan Cellbrite, sebuah perusahaan teknologi di Israel yang bergerak dalam bidang penjualan data forensik dan alat hacking untuk membobol smartphone sang pelaku. Lebih lanjut, kamu bisa baca artikel di bawah ini.

              AWAS! Teknologi ini Mampu Curi Data Smartphone Terkunci dalam Hitungan Detik
              Perusahaan keamanan Cellebrite mengungkap teknologi yang bisa membantu aparat mendapatkan akses data di smartphone tersangka kejahatan. Teknologi ini dapat mencuri semua informasi pada smartphone terkunci hanya dalam beberapa detik.
              LIHAT ARTIKEL

              Cellbrite Juga Kena Hack

              foto-cnn-hackdihack

              Salah satu yang ditawarkan Cellebrite ialah jasa untuk melakukan hacking pada smartphone. Kabarnya kemampuannya sudah dibuktikan saat berhasil membantu FBI untuk membuka sebuah iPhone milik teroris pelaku penembakan San Bernardino.

              Namun setelah membantu FBI, sekelompok hacker berhasil meng-hack Cellbrite dan mencuri data perusahaan hingga sebesar 900 GB. Sialnya, seperti dikutip dari Motherboard, data yang dicuri termasuk di dalamnya beragam software dan alat _hacking_yang dipakai Cellbrite untuk membobol smartphone.

              Perusahaan Jasa Hacking Smartphone Ini Kena Hack! Kok Bisa?
              Kantor berisi para hacker bertopi putih rupanya bukan jaminan kebal dari serangan hacking. Buktinya, ada perusahaan jasa hacking yang justru kena hack. Penasaran? simak yuk!
              LIHAT ARTIKEL

              Hacker Ungkap Software Pembobol di Internet

              apple-vs-fbi-2

              Sumber foto: Foto: Thehacktoday.com

              Tidak berhenti sampai disitu saja, sang hacker pun mempublikasikan software yang berhasil membobol keamanan Apple di internet.

              Menurut sang hacker, tool pembobol smartphone milik Cellbrite sekilas mirip dengan perangkat lunak jailbreak, namun dengan beberapa modifikasi untuk keperluan forensik, seperti penambahan kemampuan brute force PIN. Script Python berfungsi penuh untuk menjebol celah keamanan juga tercantum di dalamnya.

              Mereka juga mengklaim sejumlah besar data yang dicuri tersebut berasal dari remote server milik Cellbrite. Bentuk awalnya berupa image dari Universal Forensic Extraction Device (UFED).

              Akhir Kata

              Namun menurut juru bicara Cellbrite mengatakan, data yang dicuri hacker tidak mengandung source code apapun. Beragam file yang disebutkan adalah bagian dari paket distribusi dan tersedia untuk konsumen.

              Mengenai siapa hacker yang melakukannya belum terungkap. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Share pendapat kamu! Baca juga artikel seputar Apple atau tulisan dari Lukman Azis lainnya.

              APPS TERKAIT
              Capsa Royale 3.1.1
              Games 88 Entertaiment
              JalanTikus 2.5.2
              Apps JalanTikus.com
              Babe - Baca Berita 7.6.2
              Apps Mainspring
              Dress Up Diary 1.3.43
              Games Maingames
              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal