IP Address Adalah: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Jenisnya

Default

IP Address adalah salah satu istilah dalam dunia teknologi yang mungkin sering kita dengar. Tapi, sebagian besar dari kita belum memahami fungsi alamat IP ini.

Makna IP address merujuk pada identitas suatu perangkat untuk bisa terhubung dengan perangkat lain melalui internet. Tiap perangkat punya alamat IP yang berbeda-beda.

Tanpa alamat IP, pengguna internet tidak bisa mengakses data dengan mudah dan cepat. Di sisi lain alamat IP juga rentan terkena peretasan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Jaka akan mengulas tentang IP address secara lengkap, mulai dari definisi, fungsi, hingga jenisnya. Simak artikel berikut hingga tuntas, ya!

Apa itu IP Address dan Apa Fungsinya?

Moz Explains Ipaddress Blog Header 1400x770
Sumber foto: Hostinger - Apa itu IP Address

IP Address adalah singkatan dari protokol internet (IP), yaitu alamat suatu perangkat yang digunakan untuk menghubungkan perangkat tersebut dengan perangkat lain di jaringan internet.

Wujud alamat IP ini berupa deretan angka dengan simbol tanda baca titik, mulai dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255. IP address adalah alamat jaringan yang mempunyai sifat unik, artinya tiap perangkat punya alamat IP yang berbeda.

Apa fungsi IP address? Fungsinya kurang lebih hampir sama seperti nomor rumah. Kalau kamu pernah belanja di toko online, kamu pasti tidak hanya menyebutkan alamat rumahmu, tapi sekaligus nomor rumah dan bloknya.

Nah, sama seperti perumpamaan di atas. Link atau tautan suatu website bisa diibaratkan alamat rumah, sedangkan IP address adalah nomor rumah dan bloknya. Dengan alamat IP, informasi di dalam internet bisa dikirim dan diterima perangkat dengan mudah.

Cara Kerja Alamat IP

718845121
Sumber foto: Hostinger - Cara Kerja IP Address

Kamu mungkin penasaran, bagaimana alamat IP bisa menghubungkan satu perangkat ke perangkat lain hingga informasi bisa dikirim dan diterima dengan tepat. Begini cara kerjanya.

Komputer harus terhubungan dengan jaringan tertentu. Biasanya, jaringan ini disediakan oleh penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) seperti Indihome, Biznet, dan lainnya melalui router.

Router ini akan berkomunikasi dengan server tempat website disimpan untuk mengakses file tertentu. File inilah yang nantinya dikirim kembali ke komputer kamu. Komputermu sendiri juga akan melakukan hal yang sama.

Tiap perangkat bisa mengenali alamat IP perangkat lainnya. Melalui alamat ini, masing-masing perangkat dapat terhubung dan berkomunikasi.

Berapa IP Address Saya? Apakah Alamat IP Bisa Berubah?

Untuk mengecek alamat IP perangkat kamu, caranya sangat mudah. Untuk PC, kamu bisa mengakses bagian Jaringan dan Internet dan mengecek Properti. Untuk HP, kamu perlu mengakses Tentang Perangkat/About Phone.

Apakah alamat IP bisa berubah? Alamat protokol internet ini bisa berubah, tergantung kondisinya. Kalau perangkatmu terhubung ke Wi-Fi, maka IP-mu ditetapkan oleh ISP.

Kalau perangkatmu terhubung ke data seluler, maka IP-nya ditetapkan oleh operator telekomunikasimu. Begitu juga kalau kamu menggunakan browsing menggunakan VPN (Virtual Private Network).

Ada Berapa Jenis IP Address?

Ip Address
Sumber foto: Investopedia - Jenis IP Address

Perlu kamu ketahui, jenis-jenis IP address terbagi menjadi 8 kelompok. Berdasarkan elemennya, ada IPv4 dan IPv6. Jaka akan menjelaskan dua kategori ini terlebih dahulu.

1. IPv4

IPv4 merupakan alamat IP yang digunakan sejak internet mulai beroperasi secara komersil. IP ini juga paling banyak digunakan, dengan panjang 32 bit dan terdiri dari 4 kumpulan angka yang dipisahkan 4 titik.

Contoh IP address IPv4 misalnya - **169.89.131.246 atau 192.0. 2.146.

2. IPv6

IPv6 adalah alamat IP versi lebih baru dengan kapasitas angka dan huruf yang lebih banyak. Panjangnya 128 bit dan terdiri dari 8 kumpulan angka yang dipisahkan 2 titik.

Contoh IPv6 misalnya - 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:733 dan 2001:db8:3333:4444:CCCC:DDDD:EEEE:FFFF.

Selain itu, alamat IP juga dapat dibagi berdasarkan tujuan penggunaannya. Ada Private IP dan Public IP. Simak penjelasannya di bawah.

3. Private IP

IP ini biasanya hanya digunakan dalam jaringan lokal seperti Bluetooth atau LAN. Biasanya, PC, laptop, dan HP memiliki IP ini. Namun, alamat IP ini tidak bisa terhubung dengan internet.

4. Public IP

Seperti namanya, alamat IP publik bisa diakses lewat jaringan internet. Contoh perangkat yang memiliki alamat IP publik ialah server website, server email, dan router Wi-Fi.

Kemudian, berdasarkan sifatnya, alamat IP terbagi menjadi alamat IP dinamis dan statis. Yuk, kita bahas perbedaannya.

5. Dynamic IP

Dynamic IP alias alamat IP dinamis punya karakterisitik yang berubah-ubah. Alasannya untuk membuat peretas kesulitan mengakses antarmuka jaringan dan meningkatkan keamanan data pengguna.

6. Static IP

Kalau ini adalah kebalikan dari IP dinamis. Deretan angka yang dimiliki IP statis cenderung tetap dan tidak berubah, kecuali jika ada perubahan pada administrasi jaringan.

Biasanya, IP ini digunakan untuk perangkat yang sering terhubung ke perangkat atau jaringan secara rutin.

Nah, terakhir, ada dua jenis IP berdasarkan fitur berbaginya. Ada yang shared IP address dan dedicated IP address. Ini penjelasannya.

7. Shared IP Address

IP address ini biasanya digunakan bersama-sama di antara beberapa nama domain. Biasanya, dipakai bagi pengguna dari sumber jaringan dan server perangkat keras yang sama seperti orang lain.

8. Dedicated IP Address

Kebalikannya, dedicated IP address digunakan oleh satu domain saja. Biasanya, situs web yang menggunakan alamat IP ini akan memperoleh sertifikat SSL (Secure Sockets Layer) yang berguna untuk enkripsi serta keamanan dan juga dapat menjalankan FTP (File Transfer Protocol) sendiri.

Alasan Kamu Harus Menyembunyikan Alamat IP-mu

Kamu pasti nggak mau informasi privat seperti alamat rumah diberikan ke sembarang orang. Bisa-bisa, informasi ini malah dimanfaatkan untuk tindakan jahat. Sama seperti alamat rumah, alamat IP juga harus kamu jaga supaya nggak mudah dibobol hacker.

Caranya dengan menyembunyikan deretan angka ini dan tidak memberi tahunya ke siapapun. Ada juga yang menggunakan VPN. Ada beragam alasan kenapa kamu harus melakukan hal ini.

  1. Mencegah pelacakan web dari ISP, yang mungkin saja menjual data tanpa sepengetahuanmu
  2. Mencegah jaringan periklanan melacak riwayat browsing-mu untuk tujuan targeting iklan
  3. Menjaga kerahasiaan riset yang sensitif
  4. Mencegah kamu agar tidak meninggalkan jejak digital
  5. Menyembunyikan lokasi geografis dari pihak yang tidak diinginkan

Akhir Kata

IP address adalah alamat vital bagi perangkat agar bisa mengirim dan menerima data. Tanpa alamat IP, kamu mungkin nggak bisa internetan dengan mudah seperti sekarang.

Karena penting, makanya alamat IP ini harus dijaga. Jaka sarankan kamu untuk menyembunyikan alamat IPmu dari siapapun. Soalnya, jika terekspos, risikonya sangat tinggi.

Kamu juga bisa memanfaatkan VPN untuk mengakses internet agar datamu lebih terlindungi. Soalnya, dengan VPN, kamu bisa mengunjungi situs tertentu melalui server jaringan lain, sehingga servermu aman dan terlindungi.

Baca juga artikel , atau artikel menarik lainnya dari Athika Rahma

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal