7 Kontroversi Piala Dunia Terheboh: Mulai dari Isu Politik, Pengaturan Skor, hingga LGBT!

Default

Piala Dunia tampaknya tak akan pernah terlepas dari yang namanya kontroversi. Bahkan, kontroversi Piala Dunia juga terjadi di Qatar sebagai tuan rumah pertama dari negara timur tengah.

Misalnya saja seperti yang baru terjadi pada laga pembuka grup E Piala Dunia 2022 antara Jerman vs Jepang. Sebelum kick off dimulai, pemain Jerman terlihat kompak memakai pose "tutup mulut" pada sesi foto tim.

Menurut beberapa sumber, aksi itu merupakan bentuk protes dari tim Jerman karena dilarang menggunakan ban kapten pelangi bertuliskan "One Love". Sebagai informasi, One Love sendiri merupakan simbol solidaritas terhadap kaum LGBTQ+.

Nah, insiden kontroversial yang menyangkut isu sosial semacam ini sebenarnya bukanlah yang pertama kali di Piala Dunia. Pada beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya pun kerap diwarnai kontroversi, bahkan menyangkut isu politik dan penyuapan, loh.

Apa saja kontroversi yang dimaksud? Cek ulasannya berikut ini!

Pelarangan Miras dan Simbol LGBTQ+ (2022)

Piala Dunia 2022 Qatar Bddc0
Sumber foto: IST - Kontroversi Piala Dunia

Perilaku LGBTQ+ dan hubungan seks di luar pernikahan dianggap sebagai sebuah kejahatan di Qatar. Bahkan, pelakunya bisa dikenakan hukuman pidana. Tentu saja, hal ini bertentangan dengan kebiasaan komunitas di Eropa yang lantang menyuarakan hak-hak kelompok LGBTQ+.

Oleh karena itu, FIFA pun memutuskan untuk melarang rencana penggunaan ban kapten dengan logo One Love setelah berdiskusi dengan pemerintah Qatar. Hingga akhirnya, timnas Jerman tidak menggubris seruan itu dan melakukan pose tutup mulut karena merasa dibungkam.

Tidak hanya itu, minuman beralkohol juga tidak boleh dijual di semua stadion, loh. Qatar sendiri sebagai tuan rumah memang memiliki aturan yang ketat terkait alkohol. Larangan ini pun mendapat banyak protes dari fans yang datang ke Qatar.

Invasi Anti-Putin (2018)

Invasi Anti Putin 82007
Sumber foto: IST - Kontroversi Piala Dunia

Laga final Piala Dunia 2018 di Rusia yang mempertemukan timnas Prancis melawan Kroasia ternyata menjadi ajang protes, setidaknya bagi kelompok aktivis Pussy Riot yang mana juga merupakan grup musik punk rock asal Moskow.

Saat pertandingan final yang berlangsung di Luzhniki Stadium itu, seorang wanita yang tergabung dalam kelompok tersebut berhasil masuk ke tengah lapangan untuk menyuarakan protes terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Tujuannya, mereka ingin menyerukan pembatasan kekuasaan kepolisian dan reformasi lainnya yang saat itu menjadi isu penting di Rusia.

Isu Pengaturan Skor Korea Selatan (2002)

Korea Selatan
Sumber foto: IST - Kontroversi Piala Dunia

Saat Jepang dan Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama pada Piala Dunia 2002, muncul dugaan kuat adanya pengaturan skor di setiap pertandingan yang dimainkan oleh Korea Selatan.

Salah satu yang paling diingat adalah kontroversi di babak 16 besar yang mempertemukan Italia melawan Korea Selatan. Pada laga tersebut, Korsel memang berhasil menang dengan skor 2-1 atas tim kuat seperti Italia.

Namun, beberapa keputusan wasit dianggap keliru seperti saat memberi kartu merah pada Fransesco Totti di babak perpanjangan waktu, menganulir gol Damiano Tomassi yang dianggap offside, hingga penalti kontroversial Korsel yang berhasil diselamatkan Gianluigi Buffon.

Langkah Italia sendiri harus terhenti di babak 16 besar, sementara tuan rumah Korsel mampu terus melaju hingga babak semifinal.

Diego Maradona Pakai Obat Terlarang (1994)

Maradona 84ed8
Sumber foto: IST - Kontroversi Piala Dunia

Diego Maradona memang pernah mencetak gol kontroversi "tangan Tuhan" pada Piala Dunia edisi tahun 1986. Namun, yang tak kalah kontroversial lagi, ia kedapatan mengkonsumsi narkotika pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Gol yang dicetak melalui tangan mungkin bisa terjadi karena faktor humanis dari pengadil lapangan, tapi untuk yang satu ini benar-benar mencoreng dunia sepak bola dan nama besar Maradona sendiri.

Kala itu, FIFA terpaksa mendepak Maradona karena terbukti mengonsumsi obat terlarang efedrin. Dirinya bahkan pernah di-ban selama 15 bulan di Liga Italia pada 1991 karena kasus yang sama.

Akhirnya, timnas Argentina yang tidak diperkuat Maradona pun hanya bisa bertahan hingga babak 16 besar. Ini merupakan prestasi terburuk Argentina karena pada dua edisi sebelumnya mereka menjadi juara dan runner-up.

Skandal Timnas Portugal di Saltillo (1986)

Portugal 0b1dc
Sumber foto: IST - Kontroversi Piala Dunia

Buat yang belum tahu, Saltillo adalah nama kota markas Portugal selama melakoni Piala Dunia 1986 yang digelar di Meksiko. Ketika itu, Portugal melakukan protes besar karena banyaknya skandal di sana.

Salah satu yang menjadi objek protes Portugal ada pada fasilitas di Saltillo yang dinilai sangat tidak layak. Parahnya lagi, mereka mengaku tidak dibayar untuk iklan sehingga terjadi konflik antara pemain dan federasi.

Skandal ini pun harus dibayar mahal karena Portugal tidak mampu lolos dari fase grup dan finish di dasar klasemen. Mereka bahkan butuh satu dekade untuk pulih dari skandal ini.

Aksi Boikot 31 Negara Afrika (1966)

Negara Afrika 5c0c8
Sumber foto: IST - Kontroversi Piala Dunia

Piala Dunia 1966 pernah diboikot oleh 31 negara Afrika setelah FIFA merilis kebijakan yang dinilai kontroversial. Kebijakan itu menyebutkan bahwa tiga pemenang putaran kedua dari kualifikasi Afrika harus melakoni babak play-off melawan pemenang kualifikasi Asia untuk mendapat tiket ke Piala Dunia.

Konfederasi Sepak Bola Afrika marah karena semestinya tiket lolos ke Piala Dunia bisa dihasikan dari kualifikasi di antara negara-negara Afrika, tanpa harus diadu dengan negara dari konfederasi lain.

Akibatnya, sebanyak 31 negara Afrika dalam anggota FIFA memilih memboikot Piala Dunia 1966. Lalu pada 1970, tim dari negara Afrika pun mendapat satu jatah tampil di Piala Dunia 1970.

Boikot Uruguay Terhadap Negara Eropa (1934)

Uruguay 4b405
Sumber foto: IST - Kontroversi Piala Dunia

Sang juara bertahan, Uruguay, memilih memboikot turnamen yang diadakan di Italia. Alasannya, Uruguay masih kecewa dengan minimnya tim-tim Eropa yang tampil di Piala Dunia edisi pertama yang digelar di negaranya.

Adapun negara Eropa yang tampil di Piala Dunia 1930 di Uruguay hanya terdiri dari Prancis, Yugoslavia, Rumania, dan Belgia. Uruguay lantas menolak untuk melakukan perjalanan ke Eropa dan kehilangan kans untuk mempertahankan gelar juara mereka.

Akhir Kata

Itulah tadi pembahasan dari Jaka mengenai beragam aksi protes kontroversi Piala Dunia paling heboh sepanjang sejarah. Bahkan, jadwal Piala Dunia Qatar 2022 yang berlangsung saat ini pun juga tak terlepas dari kontroversi.

Terlepas dari hal tersebut, sepak bola sendiri memang tak bisa dilepaskan dari berbagai aspek. Pasalnya, olahraga paling populer ini memang begitu diminati banyak orang sehingga berpotensi besar untuk "ditunggangi" banyak isu.

Sementara bagi kamu yang ingin mengetahui hasil Piala Dunia 2022 di Qatar, kamu bisa cek update Piala Dunia 2022 hari ini melalui artikel berikut:

Live Score Piala Dunia 2022 B29ea
Live Score Piala Dunia 2022 + Hasil Pertandingan, Jadwal, & Top Skor: Jepang Sikut Jerman!
Live score Piala Dunia 2022 banyak dicari, nih. Cek di sini kalau mau tahu update seputar hasil, klasemen, jadwal, hingga daftar top skor sementara!
LIHAT ARTIKEL

Baca juga artikel seputar Sport atau artikel menarik lainnya dari Muhammad Irsyad.

ARTIKEL TERKAIT
Situs Nonton Anime B7d73
14 Situs Nonton Anime Sub Indo Terbaik & Terbaru 2022 Resmi, Bukan Anoboy atau Oploverz
Aplikasi Live Streaming Game 73976
10 Aplikasi Live Streaming Game Terbaik 2022, Jalan Terbaik Jadi Streamer Beken!
Situs Nonton Film Indonesia Online Streaming Terbaik 2020 Koleksinya Lengkap 6de6f
11+ Situs Nonton Streaming Film Indonesia Terbaik 2022, Koleksi Lengkap!
Situs Nonton Drama Korea 83eaa 69bb6
15+ Situs Nonton Drama Korea Sub Indo Terbaik 2021, Gratis!
Situs Nonton Film Streaming Gratis Terbaik 8d0e4
17 Situs Nonton Film Gratis & Terbaik 2022, Paling Update dan Aman!
Aplikasi Tv Online 86551
22 Aplikasi Nonton TV Online di Android & PC Terbaik 2022, Gratis & Kualitas HD
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal