Kanjuruhan Berduka, Inilah 10 Tragedi Pertandingan Sepak Bola Paling Mematikan di Dunia

Default

Tidak satupun pertandingan sepak bola yang sebanding dengan nyawa manusia. Namun faktanya, sepak bola Indonesia kini harus berduka karena kembali memakan korban. Bukan satu atau dua, melainkan lebih dari 120 nyawa harus melayang.

Usai kekalahan Arema FC 2-3 atas Persebaya Surabaya pada laga Derby Jatim di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/22) malam, para suporter Aremania merangsek masuk ke dalam lapangan untuk meluapkan kekecewaannya.

Pihak keamanan langsung mengambil laga tegas, tapi kericuhan kadung meluas. Hingga akhirnya, gas air mata pun ditembakkan oleh petugas keamanan. Situasi semakin kacau karena banyak penonton yang sesak napas dan berdesakan mencari pintu keluar.

Dengan adanya tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut, Indonesia kini masuk dalam urutan tiga besar korban jiwa terbanyak dalam insiden pertandingan sepak bola sepanjang sejarah. Berikut Jaka rangkum beberapa tragedi serupa lainnya.

1. Estadio Nacional, Peru: 328 Korban Jiwa (1964)

Pertandingan Sepak Bola Mematikan 1
Sumber foto: BBC

Urutan pertama korban tewas akibat kerusuhan di stadion sepak bola terjadi pada 24 Mei 1964. Berlokasi di Estadio Nacional, Peru, ketika itu tuan Peru sedang menjamu Argentina dalam babak kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Kejadian bermula saat Peru yang tertinggal 0-1 dari Argentina berhasil menyamakan kedudukan, namun wasit asal Urugay Angel Eduardo Pazos justru menganulir gol tersebut. Alhasil, para penggemar Peru pun marah dan menyerbu lapangan.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata ke arah kerumunan demi mencegah lebih banyak fans Peru yang masuk ke lapangan. Tapi sayang, tindakan itu malah membuat 53 ribu penonton yang hadir di stadion jadi panik.

Akibatnya, sebanyak 328 orang dinyatakan meninggal. Kebanyakan korban meninggal karena menderita pendarahan internal atau sesak napas akibat berdesakan saat berusaha keluar dari stadion. Sementara itu, pintu stadion masih dalam kondisi tertutup.

Dalam beberapa sumber lain, jumlah korban jiwa dalam insiden ini diyakini lebih dari 328 orang. Sebab, jumlah kematian akibat tembakan polisi tidak dihitung dalam perkiraan resmi.

2. Accra Sports, Ghana: 126 Korban Jiwa (2001)

Pertandingan Sepak Bola Mematikan 2
Sumber foto: AFP

Sejarah kelam juga pernah terjadi di benua Afrika, lebih tepatnya di Stadion Accra Sports, Ghana, pada 9 Mei 2001. Tragedi ini menjadi bencana terburuk di Afrika yang berhubungan dengan dunia olahraga.

Ketika itu, sebanyak 126 penonton yang sedang menonton pertandingan derby lokal antara Hearts of Oak vs Asante Kotoko harus meregang nyawa secara sia-sia.

Kericuhan dimulai saat Heats of Oak berhasil membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan yang awalnya 0-1 menjadi 2-1. Para fans Asante Kotoko pun tidak terima. Mereka kemudian merusak kursi stadion dan melemparkannya ke lapangan saat laga tersisa lima menit.

Aparat kepolisian lalu meresponnya dengan tembakan gas air mata ke arah kerumunan penonton yang anarkis. Namun, penonton jadi berhamburan dan berdesak-desakan hingga menimbulkan 126 korban jiwa.

Menurut hasil investigasi, kebanyakan korban harus meninggal karena terjepit dengan penonton lain hingga tak bisa bernapas. Diperparah lagi, pintu keluar stadion ternyata terkunci sehingga banyak yang tak bisa melepaskan diri.

3. Stadion Kanjuruhan, Indonesia: 125 Korban Jiwa (2022)

Tragedi Kanjuruhan Malang 2
Sumber foto: AP/Yudha Prabowo

Kapolri Listyo Sigit telah mengonfirmasi bahwa korban insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, berjumlah 125 orang. Dengan total tersebut, insiden ini masuk ke dalam urutan ketiga di bawah Estadio Nacional dan hanya selisih satu korban jiwa dengan Accra Sports.

Seperti diketahui, kericuhan bermula saat sejumlah suporter berusaha turun ke area lapangan dan mengejar para pemain untuk meluapkan kekecewaannya. Petugas keamanan lalu melakukan pencegahan dengan tembakan gas air mata agar suporter yang masuk ke lapangan tidak semakin banyak.

Sama seperti sebelumnya, tindakan itu juga membuat para suporter yang hadir di stadion panik karena sesak napas. Ratusan orang terinjak-injak, ratusan pingsan, ratusan pula meninggal dunia; dan semua itu terjadi di Stadion Kanjuruhan pada malam tersebut.

4. Hillsborough, Inggris: 96 Korban Jiwa (1989)

Pertandingan Sepak Bola Mematikan 4
Sumber foto: IST

Tragedi Hillsboroug meninggalkan luka yang teramat dalam bagi wajah sepak bola Inggris. Pada kerusuhan yang terjadi di tanggal 15 Maret 1989 di Stadion Hillsborough, Sheffield itu, sebanyak 96 orang pendukung Liverpool dinyatakan meninggal dunia.

Kala itu, harusnya diselenggarakan laga semifinal Piala FA yang mempertemukan Liverpool dan Nottingham Forest. Namun, pihak kepolisian dianggap lalai dalam merespons situasi massa yang tak terkendali hingga mengakibatkan banyak korban jiwa.

5. Kathmandu Hailstorm, Nepal: 93 Korban Jiwa (1988)

Pertandingan Sepak Bola Mematikan 5
Sumber foto: Wikipedia

Pertandingan sepak bola paling mematikan selanjutnya terjadi di Stadion Nasional Kathmandu, Nepal. Insiden mengerikan ini terjadi pada laga sepak bola lokal antara Janakpur Cigarette Factory vs Liberation Army.

Bukan karena kerusuhan suporter, tapi insiden ini berawal dari hujan es yang berakhir mematikan. Karena kencangnya tiupan angin yang membawa hujan es tersebut, para penonton berusaha menyelamatkan diri lantaran sebagian besar stadion tidak memiliki atap.

Alhasil, ratusan orang terinjak-injak saat berusaha menyelamatkan diri hingga menelan korban sebanyak 93 jiwa.

Daftar Tragedi Mematikan di Pertandingan Sepak Bola Lainnya

  1. 16 Oktober 1996: Mateo Flores National Disaster, Guatemala City, Guatemala, 80 Korban Jiwa

  2. 1 Februari 2012: Port Said Stadium Riot, Port Said, Mesir, 70 Korban Jiwa

  3. 23 Juni 1968: Puerta 12, Estadion Monumental, Buenos Aires, Argentina, 71 Korban Jiwa

  4. 2 Januari 1971: Second Ibrox Stadium DIsasterm Glasgow, Skotlandia, 66 Korban Jiwa

  5. 20 Oktober 1982: Luzhniki Disaster, Leni Stadium, Moskow, Uni Soviet, 66 Korban Jiwa

Akhir Kata

Itulah tadi daftar tragedi di pertandingan sepak bola paling banyak memakan korban jiwa sepanjang sejarah. Siapa sangka, di tahun 2022 ini, Indonesia justru masuk ke dalam urutan tiga besar akibat insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu.

Sekali lagi, tak ada satu pun alasan yang tepat untuk menghilangkan nyawa orang lain. Apalagi pada pertandingan sepak bola yang harusnya menjadi hiburan bagi semua kalangan, hal seperti ini harusnya tidak boleh terjadi sama sekali.

Semoga keluarga para korban diberikan ketabahan dan banyak pihak bisa mengambil pelajaran dari kejadian memilukan ini, ya.

Baca juga artikel seputar Sport, Sepak Bola, Streaming atau artikel menarik lainnya dari Muhammad Irsyad.

BACA JUGA

Menguak Tragedi Kanjuruhan Malang Hingga Ancaman Sanksi FIFA, Siapa yang Salah?

Sombong & Emosian! Sifat Asli Rizky Billar Dibongkar Psikolog dan Sahabat Sendiri

Lagi Panas! Inilah 7 Perlakuan Dugaan KDRT Rizky Billar Terhadap Lesti Kejora, Kejam?

Perubahan Wajah Wanita Gemuk Jadi Super Cantik Ini Bikin Heboh, Sampai Dikira Beda Orang!

Ahmad Dhani Sekarang Ngojek? Bikin Kaget, Ini Potret 8 Driver Ojek Online yang Mirip sama Artis

Kriss Hatta Blak-blakan Ngaku Pacari Remaja Usia 14 Tahun, Dituding Pedofil sampai Dikecam KPAI!

ARTIKEL TERKAIT
Situs Nonton Anime B7d73
14 Situs Nonton Anime Sub Indo Terbaik & Terbaru 2022 Resmi, Bukan Anoboy atau Oploverz
Aplikasi Live Streaming Game 73976
10 Aplikasi Live Streaming Game Terbaik 2022, Jalan Terbaik Jadi Streamer Beken!
Situs Nonton Film Indonesia Online Streaming Terbaik 2020 Koleksinya Lengkap 6de6f
11+ Situs Nonton Streaming Film Indonesia Terbaik 2022, Koleksi Lengkap!
Situs Nonton Drama Korea 83eaa 69bb6
15+ Situs Nonton Drama Korea Sub Indo Terbaik 2021, Gratis!
Situs Nonton Film Streaming Gratis Terbaik 8d0e4
17 Situs Nonton Film Gratis & Terbaik 2022, Paling Update dan Aman!
Aplikasi Tv Online 86551
22 Aplikasi Nonton TV Online di Android & PC Terbaik 2022, Gratis & Kualitas HD
Tags Terkait: sportsepakbola
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal