7 Fakta Ciburuy, Kampung Albino di Garut | Jumat dan Sabtu Dilarang ke Sini!

Default

Apa yang pertama terlintas di benakmu ketika mendengar atau membaca kata "kampung", geng?

Kehangatan keluarga atau aroma segar dari rerumputan dan embun pagi yang menyapamu sebelum beraktivitas?

Semua itu tentu saja tidak salah. Namun, tahukah kamu, bahwa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ada desa yang teramat unik?

Sebagian warga yang menempatinya memiliki kulit putih pucat dan rambut putih, lho.

Menurut warga sekitar, orang-orang dengan ciri seperti itu merupakan generasi Walanda atau generasi Belanda yang diturunkan sejak zaman nenek moyang dahulu kala.

Sebagian masyarakat di sana memang mempunyai ciri-ciri seperti di atas atau yang biasa disebut albino.

Menurut masyarakat setempat, pada zaman dahulu kampung itu memang ditempati oleh banyak warga Belanda.

Penasaran, geng? Berikut Jaka rangkum 7 fakta tentang kampung unik tersebut:

1. Dihuni Banyak Keturunan Belanda

Kampung yang bernama Ciburuy itu kini telah dikenal oleh masyarakat luas di Jawa Barat sebagai Kampung Bule atau Kampung Belanda.

Kehadiran penduduk berkulit dan berambut putih ini merupakan warisan dari nenek moyang mereka yang adalah keturunan Belanda.

Hal itu juga didukung pernyataan tokoh kampung setempat bahwa anak yang terlahir albino bukan lagi menjadi hal aneh bagi mereka, karena dulunya kampung ini memang dihuni orang-orang Belanda.

Anak-anak albino pun seolah menjadi titisan yang akan terus berlanjut sampai anak cucu mereka nanti.

2. Telah Ada Sejak Zaman Kerajaan Padjadjaran

Ujang Nana Suryana (33), pemangku adat di Kabuyutan Ciburuy menjelaskan bahwa keberadaan warga berkulit albino telah ada sejak berabad-abad silam, pada zaman Kerajaan Padjadjaran.

Hal itu diwariskan para nenek moyang mereka zaman dahulu yang konon juga mempunyai gen layaknya albino.

"Saya tidak tahu bagaimana asal muasalnya. Yang jelas, warga di kampung ini dulunya satu keturunan. Makanya, sampai sekarang keturunan albino di sini masih ada," ungkap Nana yang 2 anaknya juga berkulit albino, dikutip dari Merdeka.

3. Tidak Semuanya Albino

Menurut Nana, di keluarganya sendiri, hanya 2 anaknya yang berkulit albino, yaitu Dewi Resmana (13) dan Jajang Gunawan (2,5). Sedangkan, ia dan sang istri berkulit sawo matang.

Nana pun mengungkapkan bahwa ada nenek moyangnya yang berkulit albino. Meski begitu, Nana tidak tahu persis nenek moyang generasi keberapa yang memiliki kelainan gen itu.

"Tidak jelas eyang atau buyut saya keberapa yang seperti itu. Cuma yang saya tahu ini disebut masalah gen," terangnya.

4. Ada 9 Orang Albino

Di Kampung Ciburuy sekarang ini ada 9 orang yang memiliki pigmen kulit dan rambut albino, mulai dari balita sampai manula.

Jajang yang masih berusia 2,5 tahun menjadi penduduk albino paling muda. Sementara itu, Emak Entar yang berusia 60 tahun menjadi penduduk albino tertua.

Tujuh lainnya adalah Lukman Hakim (3), Dewi Resmana (13), Heri Agustin (15), Rosana (17), Firman (40), Isur Suryana (41), dan Asep (50).

5. Angka Preferensi Albino Tinggi

Warga Albino Di Kampung Ciburuy 0a660

Sumber foto: Merdeka

Berdasarkan data WHO, angka preferensi albino di dunia saat ini adalah 1:17.000, yang berarti hanya ada 1 albino di antara 17.000 orang.

Jumlah penduduk Kampung Ciburuy yang saat ini mencapai sekitar 1.600 orang. Preferensi albinonya pun terhitung 1:178, yang berarti ada 1 albino di antara 178 orang normal.

Itu berarti angka preferensi albino di kampung tersebut cukup tinggi.

Di kampung lainnya (yang masih berlokasi di Kabupaten Garut) , sebenarnya juga terdapat penduduk albino, tetapi umumnya hanya ada 1 atau 2 orang, seperti di Desa Pamalayan dan Siderang Datar.

"Di sini (Ciburuy) paling banyak. Sampai ada yang menyebut kampung kami ini kampung bule," ujarnya.

6. Pertanda Khusus

Menurut pengakuan Siti, Istri Nana, sebelum melahirkan Jajang, ia memperoleh pertanda dari alam berupa bulan yang bersinar sangat terang.

Sejak itu, Siti yakin bahwa ia akan melahirkan keturunan Albino.

7. Terlarang Dikunjungi Saat Jumat dan Sabtu

Kampung Ciburuy merupakan kampung dengan nuansa adat yang cukup kental, sehingga memiliki pantangan khusus yang harus dipatuhi.

Salah satunya adalah tidak boleh dikunjungi pada hari Jumat dan Sabtu. Pantangan itu ternyata sudah berlaku sejak zaman dahulu kala dan tidak pernah dilanggar oleh masyarakat.

Akhir Kata

Demikianlah 7 fakta mengenai Kampung Ciburuy yang sering disebut sebagai Kampung Belanda. Apakah kamu tertarik untuk mengunjunginya, geng?

Baca juga artikel Ragam atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Waduh, Gunung Es Raksasa Berukuran 7 Kali Kota Jakarta Terlepas dari Antartika!

300+ Caption Instagram Keren & Kekinian 2021 | Auto Banyak Likes!

Sosok 3 Anak Dono Warkop yang Berprestasi | Dekat dengan Indro dan Ada yang Jadi Ahli Nuklir!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.7.2 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

7 Aktris Hollywood yang Menolak Beradegan Seksi di Film, Patut Dicontoh!

ARTIKEL TERKAIT
Fakta Kampung Janda Di Bogor Yang Misterius Banner 7dee9
4 Fakta Kampung Janda di Bogor yang Misterius, Warganya Beneran Janda Semua!
Page D6309
7 Film Bertemakan Mudik, Bikin Kangen Keluarga & Kampung Halaman!
Lulusan Smp Pulang Kampung Bawa Lamborghini Banner 32e06
Lulusan SMP Pulang Kampung Bawa Lamborghini, Bikin Tetangga Heboh!
Kampung Miliarder 3 270a3
Tak Mau Diganggu, Kampung Miliarder di Tuban Larang Sales hingga Pengemis Masuk
Internet Di Dunia Nyata Banner
10+ Foto Keren Desa yang Disulap Menjadi Desa Internet
Page F351e
5 Cerita Horor di Internet yang Harus Diadatapsi Jadi Film, Ada Desa Penari!
Tags Terkait: Viral
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal