J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Tahukah Kamu? 5 Diktator Terbaik Dunia Ini Bikin Perubahan Positif Buat Negaranya!

Senin, 12 Apr 2021, 10:00 WIB
Nggak selamanya diktator bikin masyarakat sengsara karena tangan besinya, geng. Diktator berikut malah bikin negara makmur, loh! Gak percaya? Baca dulu!

Apa yang muncul di benakmu saat mendengar kata "diktator"? Pasti mayoritas menjawab "jahat", "suka merenggut nyawa masyarakat tak bersalah", "menindas hak berpendapat", dan hal serupa lainnya.

Akan tetapi, kamu tahu nggak sih, bahwa di dunia ini juga ada diktator-diktator yang tercatat dalam sejarah telah melakukan hal baik bagi negaranya.

Walaupun sebagai seorang diktator mereka jelas-jelas punya rekam jejak memerintah dengan tangan besi, nyatanya mereka berhasil mengantarkan negaranya ke era baru.

Mungkin, mereka memang ditakdirkan untuk mengubah negara melalui gaya otoriternya demi kebaikan, geng. Hmmmm .... Cek daftarnya dulu, deh!

1. Mustafa Kemal Ataturk / Kemal Pasha

Mustafa Kemal Ataturk 507e5

Mustafa Kemal Ataturk atau Kemal Pasha mengambil alih kendali Turki sebagai perdana menteri dari tahun 1920 hingga tahun 1921. Kemudian ia naik menjadi seorang presiden dari tahun 1922 hingga meninggal pada tahun 1938.

Ia membentuk Republik Turki pada tahun 1923 dan menghapus kekhalifahan pada tahun 1924 serta mendirikan rezim partai tunggal. Diktator banget, deh.

Meskipun Kemal Pasha pada dasarnya adalah seorang pemimpin militer hingga tutup usia, dia adalah orang yang bertanggung jawab memodernisasi dan mensekulerkan Turki.

Diketahui, dirinya memberi perempuan hak yang sama dengan memberikan hak suara universal pada tahun 1934, memiliki anggota parlemen wanita, dan memberi hak atas warisan yang sama.

Era kepemimpinan Pasha juga menandai kebangkitan seni dan budaya yang telah dilarang selama pemerintahan Ottoman sehingga seni, arsitektur, sastra, musik, perpustakaan, dan pusat budaya tumbuh subur.

Dari segi ekonomi, ia mendorong industri skala kecil dan besar, membangun sistem perbankan, dan memperkenalkan reformasi pertanahan.

2. Simon Bolivar

Simon Bolivar B29bb

Presiden Kolombia Raya pertama, Simon Bolivar juga merupakan presiden Venezuela, Peru, dan Bolivia pada rentang tahun 1813 hingga tahun 1830.

Dia memimpin serangkaian perang dari tahun 1813, dan secara bertahap membebaskan enam negara Amerika Selatan, yaitu Venezuela, Bolivia, Kolombia, Ekuador, Panama dan Peru hingga warganya memanggilnya "Liberator" atau "Sang Pembebas".

Sebagian besar karirnya dihabiskan untuk memperkuat pemerintahannya, tetapi Bolivar juga berhasil meningkatkan angka melek huruf dengan membuka beberapa sekolah di biara dan biara di Lima.

Bolivar juga membuka universitas di Peru, Trujillo, dan Arequipa yang membuatnya banyak berkontribusi dalam bidang pendidikan.

Pemimpin berjuluk "George Washington dari Amerika Selatan" ini dulu sempat dibenci karena kecenderungan diktatornya menjelang akhir pemerintahan, geng.

Namun, orang Amerika Latin saat ini sangat mencintainya karena telah memerdekakan negara-negara Latin.

3. Paul Kagame

Paul Kagame 59810

Memimpin Rwanda selama 21 tahun dari tahun 2000 hingga hari ini membuat Paul Kagame malah membuat Rwanda, sebuah negara kecil di Afrika menjadi kuda hitam, geng.

Rwanda mulai berkembang pesat sejak ia memimpin, karena ia berhasil meningkatkan kemajuan ekonomi dan sosial negara melalui kebijakan ekonomi liberal.

Kagame bahkan melakukan denasionalisasi industri milik negara serta memotong birokrasi agar bisnis lebih mudah untuk berkembang.

Dia juga mengalihkan fokus dari pertanian ke ekonomi berbasis pengetahuan yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7% di Rwanda dan kemiskinan menurun drastis.

Kagame memupuk kesetaraan etnis dengan menghapus penyebutan etnis di kartu identitas masyarakat serta memasukkan pasal dalam konstitusi yang mencegah diskriminasi dengan alasan apapun.

Masih kurang? Diktator ini membuat warganya punya asuransi kesehatan, menjamin kesetaraan gender, meningkatkan angka melek huruf, dan menggiatkan akses jalan raya. Keren banget gak, sih?

4. Lee Kuan Yew

Lee Kuan Yew 1bebc

Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew memimpin Singapura dari tahun 1959 hingga tahun 1990, bahkan dirinya tetap menjadi tokoh politik berpengaruh setelah lengser.

Semasa hidupnya, Lee dipandang sebagai seorang pemimpin otoriter yang condong kepada kaum elit dan benar-benar menekan kaum oposisi serta kebebasan berpendapat.

Namun, diktator yang meninggal dunia pada tahun 2015 silam ini juga berhasil membawa Singapura dari negara berkembang menjadi negara maju dalam kurun waktu 30 tahun, geng.

Pengangguran dan kemiskinan berkurang drastis, perdagangan meningkat, harapan hidup naik menjadi 71 tahun, dan melek huruf meningkat menjadi 90% pada tahun 1990.

Lee bahkan mampu memberantas korupsi dan menggerakkan penduduk Singapura yang sedikit menjadi SDM unggul.

Di sisi lain, pria yang begitu dihormati oleh para lansia di Singapura ini mengaku lebih senang ditakuti daripada disayangi oleh rakyatnya. Bisa gitu, ya?

5. Josip Broz Tito

Josip Broz Tito C2a91

Masih ingat dengan negara Yugoslavia yang pernah ada hingga tahun 1992? Josip Broz Tito adalah salah satu orang penting di Yugoslavia, geng.

Ia adalah seorang revolusioner komunis sekaligus negarawan yang menyatukan Yugoslavia dengan menggabungkan enam negara berbeda yang dikuasainya sejak tahun 1945 hingga ia tutup usia pada tahun 1980.

Nama Tito terkenal lewat sepak terjangnya dalam memerangi pendudukan Nazi serta keberhasilannya membebaskan Yugoslavia dari Uni Soviet.

Hal positif dari Tito adalah langkahnya dalam menasionalisasi industri dan menyusun ekonomi terencana.

Tito bahkan tak memaksa petani untuk melakukan kolektivisasi dan bahkan memperhatikan petani kecil dengan menciptakan beberapa konsesi.

Uniknya, ia memerintah dengan bentuk komunisme yang lebih santai yang disebut "Titoisme", geng. Ia juga mendukung Gerakan Non-Blok, loh.

Akhir Kata

Setelah baca artikel ini, jangan-jangan kamu jadi berpikir pemerintahan otoriter bisa jadi ide bagus juga, geng? Hehe.

Soalnya, pencapaian-pencapaian diktator di atas memang patut diacungi jempol, karena bahkan pemimpin paling demokratis pun belum tentu bisa mencapai prestasi tersebut.

Mudah-mudahan sih, Indonesia juga bisa semakin jaya tanpa harus diduduki rezim diktator dulu ya, geng!

Baca juga artikel seputar Negara atau artikel menarik lainnya dari Ayu Kusumaning Dewi.

ARTIKEL TERKAIT
Untitled Design 2021 04 08t092253 103 95ca2
7 Megaproyek Paling Mahal di Dunia, Membentang Lintas Negara Hingga Luar Angkasa!
Untitled Design 2021 04 09t165102 776 D7488
7 Universitas Termewah dan Termahal di Indonesia 2021 | Kampus Para Sultan!
Untitled Design 2021 04 08t113917 744 F1688
Hobbit Ternyata Berasal dari Flores, Diduga Punya Hubungan dengan Manusia Modern!
7 Momen Paling Kontroversial Di Serial Tv Bikin Marah 1 Negara 0aa43
7 Momen Paling Kontroversial di Serial TV, Bikin Marah 1 Negara!
Film Dilarang Tayang Banner 47bde
7 Film Dilarang Tayang di Negara Lain | Nomor 3 Hampir Bikin Perang!
Film Yang Dilarang Tayang Di Dunia 00e1f
5 Film Thriller Banyak Bikin Kontroversi | Sampai Dilarang Tayang!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal