J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Arab Saudi Membatasi Akses Twitter

Rabu, 3 Apr 2013, 10:27 WIB
Arab Saudi Membatasi Akses Twitter bagi warganya dalam upaya menurunkan debat di twitter dan juga memonitor para warga yang menggunakan Twitter

Setelah diberitakan bahwa Arab Saudi akan melarang layanan WhatsApp, Skype dan Viber sekarang pemerintah Arab Saudi akan membatasi masyarakatnya dalam menggunakan Twitter. Menurut Reuters hal tersebut diakibatkan karena sering dijadikannya twitter sebagai media untuk debat mulai dari masalah agama hingga politik, dan pemerintah Arab Saudi menganggap hal itu tidak baik dan ilegal.

Awal bulan ini, Juru bicara kementrian dalam negeri Arab Saudi menjelaskan bahwa Twitter adalah alat yang digunakan oleh para militan untuk menimbulkan masalah sosial. Sudah ada dua aktivis HAM di Arab Saudi yang dipenjara karena menggunakan Twitter dan website lain untuk menyerang pemerintah. Keputusan untuk membatasi hak akses Twitter tersebut agar pemerintah Arab saudi dapat memantau tweet masyarakat.

Dua minggu lalu, ulama terkenal di Arab Saudi, Salman al-Awdah yang telah memiliki 2.4 juta pengikut di Twitternya menggunakan Twitter untuk menyerang kebijakan pemerintah. Tetapi di sisi lain, pangeran di monarki Arab Saudi hingga putra mahkota Salman, pewaris yang ditunjuk Raja Abdullah dan Menteri Pertahanan juga menggunakan Twitter. Jadi bagaimanakah sikap Arab Saudi berikutnya.

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
WhatsApp, Skype dan Viber akan dilarang di Arab Saudi

WhatsApp, Skype dan Viber akan dilarang di Arab Saudi

Viber, Skype dan WhatsApp akan Diblokir

Viber, Skype dan WhatsApp akan Diblokir

Setelah Twitter Music Akan Hadir Twitter TV?

Setelah Twitter Music Akan Hadir Twitter TV?

7 Alasan Menggunakan Twitter

7 Alasan Menggunakan Twitter

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal