Virus Autorun Masih Ada Hingga Sekarang

Default

Program buruk yang memanfaatkan fungsi autorun pada Windows masih terus berkembang hingga sekarang. Virus Autorun tersebut juga menyebarkan diri hingga melalui Facebook. Pada bahasan mengenai virus autorun sebelumnya telah dibahas oleh Jalan Tikus cara menghapus virus autorun.inf.

Dimulai sekitar tahun 2008, banyak program jahat yang menyusup ke dalam Windows melalui fungsi Autorun. Fungsi ini sebenarnya dibuat agar memudahkan pengguna saat menggunakan DVD/CD, atau USB ke dalam komputer sehingga tidak perlu lagi untuk membuka explorer. Tapi justru hal ini justru dimanfaatkan orang-orang iseng.

Saat itu peredaran virus lewat Autorun sudah tidak lagi dapat ditolerir dan banyaknya sampai pada akhirnya U.S. Computer Emergency Readiness Team (US-CERT) turun tangan, dan meminta Microsoft untuk menghilangkan fungsi yang mengeksekusi file autorun.inf tersebut.

Sampai saat ini ternyata masih banyak virus yang menggunakan celah tersebut. Hal itu terjadi karena banyak pengguna komputer yang belum melakukan update sistem operasi mereka, terutama pada Windows XP.

Sejumlah produsen antivirus seperti McAfee, Symantec dan Sophos percaya bahwa hingga kini celah Autorun masih dimanfaatkan penjahat cyber. Bahkan Trend Micro mengklaim ada virus 'autorun' yang sudah menyebar melalui Facebook.

Jadi, para pengguna disarankan untuk melakukan update terhadap sistem operasi mereka, terutama Windows XP. Sebab secara default Windows 7 dan Windows 8 tidak lagi mengeksekusi file autorun.inf untuk menjalankan fungsi Autorun.

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal