J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Kominfo Blokir Situs Raid Forum Usai 279 Juta Data Penduduk Bocor, Telat Ditindak?

Senin, 24 Mei 2021, 15:50 WIB
Kemkominfo blokir situs Raid Forums menyusul adanya kasus dugaan kebocoran data 279 juta data penduduk Indonesia. Simak selengkapnya.

Baru-baru ini netizen Indonesia dibikin heboh lagi dengan kebocoran data lebih dari 279 juta data penduduk di Indonesia yang tengah dijual di situs RaidForums.

Situs tersebut dapat diakses oleh siapa saja dengan mudah, lantaran bukan merupakan situs gelap ataupun situs rahasia mirip dengan deep web.

Ratusan data ini dijual oleh salah seorang anggota forum dengan nama akun "Kotz". Pada keterangannya, Kotz menyebut data ini berisi NIK, nomor ponsel, e-mail, alamat, bahkan gaji!

Data itu termasuk dengan data para penduduk Indonesia yang sudah meninggal dunia. Dari data 279 juta orang itu, tidak kurang dari 20 juta di antaranya disebut memuat foto pribadi!

Kemkominfo Blokir Situs Raid Forums

Data Penduduk Indonesia Dijual A1d85

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyebut bakal memblokir situs Raid Forums yang sejumlah kali mengungkap kasus kebocoran data yang terjadi di Indonesia.

Salah satunya merupakan kasus kebocoran data 279 juta penduduk di Indonesia yang diduga bersumber dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang ramai belakangan ini.

Mengutip dari KompasTekno, dalam situs trustpositif.kominfo.go.id, sejak Sabtu (22/5/2021), situs Raid Forums telah masuk daftar laman yang diblokir.

Akses ke situs itu pun kini telah tidak dapat lagi dilakukan. Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi mengatakan, pemblokiran dilakukan lantaran forum online itu banyak menyebar konten yang melanggar undang-undang di Indonesia.

"Raid Forums teridentifikasi sebagai forum yang banyak menyebarkan konten yang melanggar perundang-undangan di Indonesia, sehingga website tersebut, termasuk akun bernama Kotz, sedang dilakukan proses pemblokiran," ujar Dedy dalam keterangan resminya.

Dedy turut menyebutkan kalau tiga tautan yang berisi sampel data yang diduga berisi 279 juta penduduk di Indonesia sudah diputus aksesnya.

Adapun ketiga tautan itu ialah bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com. Sebelumnya, tautan tersebut dapat diakses juga diunduh secara gratis oleh siapa pun.

Dedy menambahkan, Kemkominfo sudah mengidentifikasi jumlah data yang lebih besar juga memperluas investigasi sekitar satu juta data sampel yang diklaim penjual.

"Dari hasil investigasi secara acak terhadap sekitar satu juta data tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kominfo dan BSSN perlu melakukan investigasi lebih mendalam bersama dengan BPJS Kesehatan," terang Dedy.

Sebelumnya, Kemkominfo memanggil Direksi BPJS Kesehatan sebagai pengelola data pribadi yang diduga telah bocor, pada Jumat (21/5/2021) lalu.

Dari temuan menghasilkan tiga poin utama, yakni BPJS Kesehatan bakal segera memastikan juga menguji ulang data pribadi yang diduga bocor.

Investigasi yang dilaksanakan oleh tim internal BPJS Kesehatan akan dikoordinasikan bersama Kominfo dan BSSN.

Kemudian, BPJS Kesehatan turut melakukan langkah pengamanan data demi memitigasi risiko kebocoran data pribadi itu.

Kasus kebocoran data yang terungkap di Raid Forums

Data Penduduk Indonesia Bocor Ebca6

Bisa dikatakan, Raid Forums merupakan "marketplace" bagi para penjual juga pemburu data. Pada situs ini, para anggotanya juga gemar untuk mendiskusikan kegiatan pembobolan dalam dunia maya (raid).

Domain Raidforums.com sendiri terdaftar dalam registrar CloudFlare, dengan lokasi server pada kota San Francisco, California, Amerika Serikat.

Sebelum adanya kasus kebocoran data yang diduga didapat dari data BPJS Kesehatan, sejumlah kasus kebocoran data Indonesia sempat terkuak dalam Raid Forums.

Seperti kasus kebocoran data pengguna Tokopedia yang terjadi pada bulan Mei 2020 lalu. Waktu itu seorang penjual dengan akun "whysodank" mengaku punya 15 juta data pengguna Tokopedia dan kemudian dijual dalam Raid Forums.

Dalam bulan yang sama, penjual lain di Raid Forums berakun "Startexmislead" mengeklaim memiliki juga menjual 13 juta akun pengguna Bukalapak.

Selanjutnya, pada Juni 2020, penjual lainnya berakun "Database Shopping" mengeklaim punya 231.636 data pribadi database pasien Covid-19 di Indonesia.

Selanjutnya, di Agustus 2020, firma keamanan siber asal Amerika Serikat, Cyble, mengatakan kalau data pribadi milik 890.000 nasabah KreditPlus bocor selanjutnya dijual dalam situs Raid Forums.

Kemudian November 2020, pendiri komunitas Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto menyebut terdapat 5,8 juta data pengguna RedDoorz dijual seharga 2.000 dollar AS dalam Raid Forums.

Baca juga artikel seputar Viral atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

BACA JUGA

7 Artis Indonesia yang Ciuman Dalam Film, Totalitas Banget!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.7.2 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

Sosok Ega Prayudi, Anak Adopsi Tukul Arwana yang Jadi Polisi dengan Jabatan Mentereng

Jarang Muncul, Penampilan Anak Ariel NOAH di Lebaran Curi Perhatian

17 Aplikasi Penghasil Uang 2021 Terbukti Membayar Cepat, Langsung Cair & Terpercaya!

ARTIKEL TERKAIT
Page2 E1359
Merantau ke Luar Negeri, 5 Orang Indonesia ini Malah Jadi Pejabat Hingga Presiden!
Page1 B2ba0
5 Pemakaman Termewah & Termahal di Indonesia | Sultan Sampai Akhir Hayat!
Page1 E9223
7 Suku Paling Berbahaya di Dunia, Ada yang Kanibal!
Page5 573a1
4 Tokoh Indonesia yang Dikagumi dan Ditakuti Dunia, Berani Lawan Auto Hancur!
Page2 66cd6
7 Jembatan Terpanjang di Dunia, Ada yang Sampai Ratusan Kilometer!
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal